Beranda/Post/Kondisi Demografis Minahasa Selatan

Kondisi Demografis Minahasa Selatan

17 April 2017 - 175 Kali Dilihat
Kondisi Demografis Minahasa Selatan

Keadaan dan kepadatan penduduk suatu wilayah sangat dipengaruhi oleh tersedianya berbagai fasilitas sarana dan prasarana yang dapat mendukung aktivitas ekonomi dan sosial budaya. Kecenderungan tersebut terlihat dalam kehidupan penduduk perkotaan, di mana fasilitas sarana dan prasarana selalu lebih lengkap dan kompleks daripada penduduk di pedesaan.  Hal ini disebabkan setiap manusia pada hakekatnya selalu ingin menikmati fasilitas hidup yang lebih baik dan lebih layak.

Penduduk Kabupaten Minahasa Selatan tersebar pada bentang wilayah dengan kepadatan yang cukup rendah dan sebagian besar terkonsentrasi di ibukota kecamatan. Kondisi tersebut mengisyaratkan bahwa Kabupaten Minahasa Selatan mempunyai potensi sumberdaya manusia yang dapat membangun dan mengembangkan daerahnya. 

Sebagai suatu kabupaten pemekaran, Minahasa Selatan tidak terlepas dari masalah kemiskinan.  Kemiskinan merupakan suatu fenomena masyarakat yang sudah lama terjadi dan dapat terjadi di mana saja tanpa memperhatikan lokasi, sehingga sifatnya global. Kemiskinan di suatu wilayah mempunyai hubungan dengan kondisi wilayah dan pembangunan ekonomi wilayah.   Tingkat kemiskinan Kabupaten Minahasa Selatan sejak tahun 2008 – 2014 mengalami penurunan sampai dengan 10,08% atau 20.400 jiwa. Namun pada tahun 2014 mengalami penurunanmenjadi 9,85% atau 20.070 jiwa. Selengkapnya  data kemiskinan Kabupaten Minahasa Selatan dari tahun 2005 - 2014.

Dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Minahasa Selatan, salah satu usaha yang dilakukan adalah meningkatkan penggunaan teknologi pada sektor - sektor ekonomi yang unggul, yaitu sektor pertanian, perkebunan dan perikanan. Dengan demikian, melalui sektor - sektor ekonomi tersebut memberikan nilai tambah terhadap pendapatan ekonomi masyarakat. Untuk dapat meningkatkan pendapatan rumah tangga yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian, salah satu kebijakan yang perlu dilakukan adalah peninjauan kembali harga komoditas pertanian dan pengaturan kembali kelembagaan sektor pertanian, terutama yang menyangkut hak - hak penduduk.  Dengan meningkatnya harga jual komoditas pertanian, maka pendapatan petani (rumah tangga pertanian) juga akan meningkat.

Pendekatan lain yang dapat dilakukan dalam rangka pengentasan kemiskinan adalah melalui pendekatan sosio - kultural, yaitu dengan membangun motivasi masyarakat untuk menghilangkan tradisi atau adat yang menjadi penghambat bagi kemajuan penduduk setempat.  Salah satu cara yang dilakukan adalah memotivasi kepada penduduk miskin bahwa untuk mencapai suatu kehidupan yang lebih baik dapat tercipta di dalam sanubari mereka. 

Dalam upaya mempercepat penanggulangan kemiskinan secara terpadu dan berkelanjutan, Pemerintah Pusat melaksanakan berbagai program penanggulangan kemiskinan yang dikenal dengan Program  Pro Rakyat,antara lain : 

 

  1. Pagu Alokasi Beras Bagi Rakyat Berpenghasilan Rendah (Pagu Raskin).

Setiap rumah tangga sasaran (RTS) diberikan 15 kg / RTS / bulan dengan harga Rp. 1.600/kg.   Kabupaten Minahasa Selatan pada tahun 2015 dan tahun 2016  dengan jumlah 19.517 RTS pada 17 kecamatan dan jumlah total 292.755 pagu.

  1. Program Keluarga Harapan (PKH) 

PKH merupakan salah satu strategi penanggulangan kemiskinan yang dirancang untuk membantu rumah tangga sangat miskin (RTSM) pada sisi beban pengeluaran, khususnya terkait dengan upaya peningkatan sumber daya manusia untuk jangka pendek dan memperbaiki pola pikir serta merubah perilaku yang dapat membawa pada pemutusan rantai kemiskinan rumah tangga tersebut untuk jangka yang lebih panjang.  Prinsip PKH adalah pemberian bantuan tunai kepada RTSM dengan syarat mereka bersedia mematuhi ketentuan dan persyaratan yang terkait dengan upaya peningkatan kualitas sumberdaya manusia, khususnya bidang kesehatan dan pendidikan.  PKH diberikan kepada RTSM yang memiliki ibu hamil/nifas dan anak usia 0 (nol) tahun sampai dengan usia SMP.RTSM berkewajiban untuk menyekolahkan anaknya, melakukan pemeriksaan kesehatan, termasuk pemeriksaan gizi dan imunisasi balita, serta memeriksakan kandungan bagi ibu hamil.  Kabupaten Minahasa Selatan merupakan salah satu kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Utara yang mendapatkan bantuan PKH sejak tahun 2007.  

  1. Pendidikan Gratis berupa Bantuan Operasional Sekolah (BOS)

Setiap  siswa SD Rp. 50 ribu per tahun dan siswa SMP Rp. 710 ribu per tahun.   Kabupaten Minahasa Selatan pada tahun 2010 memperoleh dana sebesar Rp. 10.414.500.000 untuk 26.233 siswa SD dan Rp. 6.154.290.000 untuk 10.797 siswa SMP.   Sedangkan tahun 2011 memperoleh dana sebesar Rp. 10.299.768.000 untuk 25.944 siswa SD dan Rp. 6.113.250.000 untuk 10.725 siswa SMP.

  1. Berobat Gratis di Puskesmas dan Rumah Sakit Kelas III Milik Pemerintah.Program ini berupa jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) dan jaminan persalinan (Jampersal).  Kabupaten Minahasa Selatan pada tahun 2010 dan tahun 2011 memperoleh anggaran Jamkesmas yang sama, yaitu sebesar Rp. 438.396.000 untuk 36.533 peserta. Sedangkan Jampersal pada tahun 2011 terealisasi anggaran sebesar Rp. 811.677.000 dengan jumlah pelayanan 1.718 persalinan.
  2. Bantuan Untuk Penyandang Cacat Berat

Setiap penyandang cacat berat diberikan Rp. 300 ribu / orang / bulan selama satu tahun.  Kabupaten Minahasa Selatan pada tahun 2010 dan tahun 2011 memperoleh anggaran  yang  sama, yaitu sebesar Rp. 68.400.000 untuk 19 orang melalui program Orang Dengan Kecacatan Berat (ODKB).

  1. Bantuan Untuk Lanjut Usia (Lansia)

Setiap Lansia diberikan Rp. 200 ribu / orang / bulan selama satu tahun.  Kabupaten Minahasa Selatan pada tahun 2015 memperoleh anggaran sebesar Rp. 177.000.000 dan tahun 2016 memperoleh anggaran yang sebesar Rp. 148.000.000 untuk 74 orang melalui program Jaminan Sosial Lanjut Usia (JSLU).

  1.   Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM Mandiri)

PNPM Mandiri adalah program strategis yang menjadi wadah dari berbagai kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan.  Tujuan PNPM Mandiri adalah meningkatkan pendapatan bagi rumah tangga miskin (RTM) dan pada sisi lain membuka serta perluasan lapangan kerja, sehingga dapat menyerap tenaga kerja dan pengangguran yang umumnya bersifat sementara.   Setiap kecamatan per tahun memperoleh Rp. 1,5 miliar sampai dengan Rp. 3 miliar untuk pembangunan desa / kelurahan yang direncanakan dan dilaksanakan oleh masyarakat.  

Untuk Dana PNPM Mandiri pada tahun 2015 dan 2016 sudah tidak ada, karena sudah di closing tahun 2015.

 

Saat ini di Kabupaten Minahasa Selatan memiliki sejumlah penyandang masalah kesejahteraan sosial  (PMKS) dan potensi sumber kesejahteraan sosial (PSKS). 

No

P  M  K  S

Jumlah

1.

Fakir Miskin

93.836 Orang

2.

Rumah Tidak Layak Huni

2.335 KK

3.

Lanjut Usia

7.606 Orang

4.

Pekerja Migran

242Orang

5.

Daerah Rawan Bencana

3.652 KK

6.

Korban Bencana Alam

400 KK

7.

Eks Korban Bencana Sosial / Pengungsi

237 Orang

8.

Wanita Rawan Sosial Ekonomi

1.213 Orang

9.

Balita Terlantar

106 Orang

10.

Anak Terlantar

1.562 Orang

11.

Korban Tindak Kekerasan

125 Orang

12.

Anak Nakal

347 Orang

13.

Anak Cacat

247 Orang

14.

Penyandang Cacat

1.085 Orang

15.

Tuna Susila

25 Orang

16.

Eks Narapidana

451 Orang

17.

Korban Penyalahgunaan Napza

401 Orang

18.

Bekas Penderita Penyakit Kronis

495 Orang

19.

Keluarga Bermasalah Sosial Psikologis

942 KK

20.

Pengidap HIV / AIDS

16 Orang   

Sumber : Data November 2016, Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab. Minahasa Selatan

 

No

P  S  K  S

Jumlah

1.

Organisasi Sosial (Orsos)

18 Orsos

2.

Karang Taruna

156 KT

3.

Pekerja Sosial Masyarakat (PSM)

81 PSM

4.

Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan

17 Orang

 

 Sumber :  Data November 2016, Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab. Minahasa Selatan

 



Post Terkait


Penerimaan Berkas Beasiswa Cita Emaan Pande Kabupaten Minahasa Selatan Tahun 2017

Penerimaan Berkas Beasiswa Cit...

22 Agustus 2017 0 PENGUMUMAN Penerimaan Berkas Beasiswa "Cita Emaan Pande" Kabupaten...



Lantik 80 Kepsek, Tetty Ingatkan Jangan Coba-coba Korupsi

Lantik 80 Kepsek, Tetty Ingatk...

11 Juli 2017 0 minselkab.go.id- Keseriusan Bupati Minahasa Selatan Christiany...


Kabupaten Minahasa Selatan

Our adress

Jl. Trans Sulawesi Kelurahan Pondang Kecamatan Amurang Timur

Our Fax and phone

Telp : (-) Fax : (-)

Tautan