Beranda/Post/Pendidikan di Minahasa Selatan

Pendidikan di Minahasa Selatan

17 April 2017 - 105 Kali Dilihat
Pendidikan di Minahasa Selatan

Pada hakikatnya, pendidikan merupakan upaya membangun budaya dan peradaban bangsa. Oleh karena itu, UUD 1945 secara tegas mengamanatkan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan.  Pemerintah terus - menerus memberikan perhatian yang besar pada pembangunan pendidikan dalam rangka mencapai tujuan negara, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa yang pada gilirannya sangat mempengaruhi kesejahteraan umum dan pelaksanaan ketertiban dunia. Namun sampai dengan pertengahan tahun 2015 pelayanan pendidikan belum dapat sepenuhnya disediakan dan dijangkau oleh seluruh warga negara.  Selain karena fasilitas pendidikan belum mampu disediakan di seluruh pelosok tanah air termasuk di daerah terpencil dan kepulauan, biaya pendidikan masih dinilai mahal oleh sebagian besar masyarakat serta masih banyaknya penduduk Indonesia yang hidup di bawah garis kemiskinan sehingga terbatasnya partisipasi pendidikan di Indonesia. 

 

Keadaan pendidikan suatu wilayah dapat menjadi indikator kesiapan penduduk dalam menerima perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.  Langkah kebijakan yang ditempuh dalam upaya meningkatkan taraf pendidikan penduduk Indonesia adalah sebagai berikut :

  1. Peningkatan perluasan dan pemerataan pelayanan pendidikan dasar yang berkualitas sebagai bentuk pemenuhan hak warga negara untuk mengikuti Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun sebagaimana diamanatkan dalam Undang - Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional; 
  2. Peningkatan pendidikan bagi anak usia dini yang lebih merata dan bermutu sehingga mereka memiliki kesiapan untuk memasuki pendidikan selanjutnya; 
  3. Peningkatan perluasan dan pemerataan pendidikan menengah, baik umum maupun kejuruan untuk mengantisipasi meningkatnya lulusan sekolah menengah pertama sebagai dampak keberhasilan Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun dan penyediaan tenaga kerja lulusan pendidikan menengah yang berkualitas; 
  4. Pemberian perhatian yang lebih besar pada kelompok masyarakat yang kurang beruntung, yaitu penduduk miskin, tinggal di daerah terpencil, kepulauan dan daerah konflik untuk menjangkau layanan pendidikan, baik formal maupun nonformal sesuai dengan potensi dan kebutuhannya; 
  5. Peningkatan perluasan layanan pendidikan tinggi untuk menghasilkan lulusan yang memenuhi kebutuhan pasar kerja serta mampu menciptakan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi; 
  6. Peningkatan pendidikan nonformal yang merata dan bermutu untuk memberikan pelayanan pendidikan kepada warga masyarakat yang tidak mungkin terpenuhi kebutuhan pendidikannya melalui jalur formal, terutama bagi masyarakat yang tidak pernah sekolah atau buta aksara dan putus sekolah.

 

Di samping itu, dalam rangka meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan ditempuh langkah kebijakan sebagai berikut :

  1. Peningkatan kualitas dan relevansi semua jalur, jenis dan jenjang pendidikan untuk memberikan kecakapan peserta didik sesuai dengan kompetensi yang diperlukan, termasuk kecakapan personel, sosial, intelektual, spiritual, emosi, dan vokasional untuk bekerja dan usaha mandiri sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan pembangunan ; 
  2. Peningkatan dan pemantapan peran perguruan tinggi sebagai ujung tombak peningkatan daya saing bangsa serta pengembang IPTEK dan seni, pelaksanaan otonomi keilmuan yang didukung dengan peningkatan kualitas penelitian dan pengembangan budaya baca.

Dalam upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi manajemen pelayanan pendidikan ditempuh langkah sebagai berikut : 

  1. Peningkatan otonomi dan desentralisasi pengelolaan pendidikan tinggi, dengan pemberian kewenangan dan tanggung jawab yang lebih besar kepada perguruan tinggi dalam mengelola pendidikan secara bertanggung jawab dan akuntabel; 
  2. Pelaksanaan manajemen berbasis sekolah/satuan pendidikan lainnya secara lebih optimal yang didukung oleh penerapan sistem kontrol dan jaminan kualitas pendidikan serta penilaian kinerja di tingkat satuan pendidikan melalui pelaksanaan evaluasi, akreditasi, sertifikasi, dan pengawasan yang didasarkan pada hasil, termasuk kompetensi lulusan dan tingkat kesehatan manajemennya; 
  3. Peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pendidikan untuk semua anak, baik laki-laki maupun perempuan yang didukung dengan ketersediaan informasi mengenai layanan pendidikan secara transparan; 
  4. Peningkatan efektivitas peran serta masyarakat dalam pembangunan pendidikan, baik dalam penyelenggaraan, penyediaan biaya, maupun pengelolaan pendidikan dari tingkat pusat sampai satuan pendidikan, termasuk Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah / Madrasah serta komite satuan pendidikan yang lain.

Untuk Kabupaten Minahasa Selatan, sektor pendidikan merupakan salah satu program prioritas pembangunan daerah.  Berbagai program dan kegiatan dilakukan oleh  Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dalam menjangkau seluruh pelosok desa agar dapat memperoleh pendidikan, walaupun diperhadapkan dengan berbagai permasalahan.  Selain permasalahan akses, pemerataan pelayanan pendidikan, mutu pendidikan maupun manajemen pelayanan pendidikan. Namun Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan tetap berupaya mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut.Saat ini, sarana pendidikan di wilayah Kabupaten Minahasa Selatan cukup memadai dan telah menjangkau di semua desa/kelurahan melalui lembaga pendidikan formal Sekolah Dasar (SD) sertadi setiap kecamatan terdapat Sekolah Menengah Pertama (SMP).  Keadaan sekolah dan siswa di Kabupaten Minahasa Selatan sampai dengan November 2016

Keadaan Sekolah dan Siswa di Kabupaten Minahasa Selatan

No

Jenjang Pendidikan

Sekolah

Murid

1

TK/RA

164

3842

2

SD/MI

238

23349

3

SMP/MTs

85

11802

4

SMA/MA

20

4337

5

SMK

16

4162

Jumlah

523

47492

 Sumber : Data November 2016, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kab. Minahasa Selatan

 

Berdasarkan data tersebut jumlah siswa SMA / MA dan SMK sebanyak 8.499 siswa, sangat diperlukan adanya Perguruan Tinggi yang representatif sesuai dengan kondisi Kabupaten Minahasa Selatan untuk menampung para siswa yang telah lulus.   Saat ini banyak para siswa lulusan SMA / MA dan SMK Kabupaten Minahasa Selatan yang melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi yang berada di Kota Manado, Kota Tomohon dan di Tondano (Kabupaten Minahasa) dengan konsekuensi biaya hidup yang tinggi.  

Keadaan guru di Kabupaten Minahasa Selatan sampai dengan Juni 2015, baik guru PNS/CPNS maupun non PNS berjumlah 3.952 yang tersebar di semua jenjang pendidikan.  Sedangkan keadaan pendidikan guru daripendidikan SMAsampaidengan pendidikanstrata dua (S2) yang sebagian besar telah mengikuti sertifikasi guru. 

Data Keadaan Guru PNS/CPNS dan Non PNS di Kabupaten Minahasa Selatan

No Satuan Kerja / Jenjang Pendidikan G u r u 
PNS    CPNS    Non PNS  Total 
L P Jml L P Jml L P Jml
1 UPT Cabang Dinas 30 26 56 5 7 12 - - - 68
2 Pengawas 56 47 103 - - - - - - 103
3 Penilik 8 1 9 - - - - - - 9
4 TK 4 127 131 - 2 2 3 202 205 338
5 SD/MI 215 898 1.113 8 26 34 77 650 727 1.874
6 SMP/MTs 199 470 669 6 10 16 84 171 255 940
7 SMA/MA 96 155 251 1 2 3 26 39 65 319
8 SMK 71 104 175 3 3 6 54 60 114 295
9 SLB 1 5 6 - - - - - - 6
  Jumlah  680 1.833 2.513 23 50 73 244 1.122 1.366 3.952
                       
Sumber : Data November 2016, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kab. Minahasa Selatan

 

 

Data Keadaan Pendidikan Guru di Kabupaten Minahasa Selatan

No  Jenjang Pendidikan  SMA  D1  D2  D3  S1  S2  Total 
L P L P L P L P L P L P
1 TK 3 178 - 2 - 7 1 - 2 131 - - 324
2 SD/MI 82 385 2 7 23 107 3 14 177 1.01 - 8 1.82
3 SLB - - - - - - - - 1 6 - - 7
4 SMP/MTs 20 32 18 46 7 20 8 11 213 502 18 25 920
5 SMA 2 2 - - 1 - 2 7 107 165 5 17 308
6 SMK 1 3 - - 1 1 3 3 116 151 6 7 292
  Jumlah 108 600 20 55 32 135 17 35 616 1.97 29 57 3.67
                             
Sumber : Data November 2016, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kab. Minahasa Selatan

 

Data Keadaan Sertifikasi Guru di Kabupaten Minahasa Selatan    

 

No  Sekolah    2012   2013   2014   2015
Jlh  Jlh  Jlh  Jlh 
1 TK 1 63 64 2 88 90 3 113 116 4 215 219
2 SD 63 458 521 100 616 716 132 815 947 152 943 1.095
3 SMP 93 289 382 143 366 509 157 398 555 166 427 593
4 SMA 6 96 159 84 136 220 83 133 216 73 12 193
5 SMK 42 54 96 42 54 96 47 54 101 44 55 99
6 Pengaw as 19 27 46 23 32 55 29 42 71 36


Post Terkait


Penerimaan Berkas Beasiswa Cita Emaan Pande Kabupaten Minahasa Selatan Tahun 2017

Penerimaan Berkas Beasiswa Cit...

22 Agustus 2017 0 PENGUMUMAN Penerimaan Berkas Beasiswa "Cita Emaan Pande" Kabupaten...



Lantik 80 Kepsek, Tetty Ingatkan Jangan Coba-coba Korupsi

Lantik 80 Kepsek, Tetty Ingatk...

11 Juli 2017 0 minselkab.go.id- Keseriusan Bupati Minahasa Selatan Christiany...


Kabupaten Minahasa Selatan

Our adress

Jl. Trans Sulawesi Kelurahan Pondang Kecamatan Amurang Timur

Our Fax and phone

Telp : (-) Fax : (-)