Upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA) ke-21 yang dirangkaikan dengan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Selasa (2/5) dikabupaten Minahasa Selatan berlangsung ukses. Tampil sebagai Inspektur Upacara (IRUP) Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu.SE dengan Pemimpin Upacara Naomi Lampus sebagai Kabid di Dikpora Minahasa Selatan. Dalam sambutannya, Tetty sapaan akrab Bupati Minsel mengatakan bahwa peringatan hari otonomi daerah yang kita laksanakan setiap tahun merupakan momentum untuk mengevaluasi perkembangan kinerja pelaksanaan otonomi daerah di kabupaten Minsel secara khusus.Apalagi, tema dalam peringatan Hari Otda tahun 2017 Dengan semangat OTDA, kita tingkatkan kinerja pelayanan publik melalui e-Government ;. Hal ini lanjut Paruntu, memiliki 4 (empat) makna pokok.Pertama : pelaksanaan Otda harus mampu meningkatkan kinerja pelayanan publik sesuai dengan kepentingan masyarakat.Kedua : upaya peningkatan kinerja pelayanan publik, harus dikelola berbasis teknologi informasi dan komunikasi atau electronic government, agar masyarakat dapat memperoleh informasi secara mudah, cepat, dan tepat tentang prosedur pelayanan publik yang disediakan pemerintah daerah.Sedangkan yang : Ketigaadalah ketepatan penyediaan pelayanan publik berbasis electronic-government, membutuhkan kemampuan dan integritas yang tinggi dari setiap aparatur pemerintah daerah; danKeempat : upaya peningkatan kinerja pelayanan publik berbasis electronic-government, akan dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang baik (atau good local governance) dan aparatur pemerintah daerah yang bersih (atau clean local government). Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam rangka pelayanan publik, telah diatur di dalam undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, yang menegaskan bahwa pemerintah daerah dapat memanfaatkan teknologi informasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik.Oleh karena itu, sejalan dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, saya berharap, setiap Pemerintah Daerah senantiasa berinisiatif untuk mengelola pelayanan publik berbasis e-goverment. Saat ini kementerian dalam negeri sedang mengembangkan ;program smart city atau kota pintar ;, untuk mendorong setiap pemerintah daerah agar mengembangkan e-government dalam penyediaan pelayanan publik.Sejalan dengan itu tambah Tetty, dalam rangka peringatan Hardiknas tahun 2017 yang mengusung tema ;Percepat Pendidikan Yang Merata Dan Berkualitas ; mengajar kita meresapi dan merenungkan layanan pendidikan yang berkualitas. Sosok Ki Hadjar Dewantara selalu dikenang setiap peringatan Hardiknas apalagi, gagasan ;panca dharma ; yaitu pendidikan perlu beralaskan lima dasar yaitu kemerdekaan, kodrat alam, kebudayaan, kebangsaan, dan kemanusiaan. Apalagi, konsep ;Laku Telu ; atau tiga peran yang dirumuskan dalam frasa bahasa jawa : ;Ing Ngarso Sung Tuladha (apabila di depan memberi teladan), Ing Madya Mangun Karso (apabila di tengah memberi ilham atau inspirasi), Tut Wuri Handayani (apabila di belakang memberi dorongan) ; yang sampai saat ini masih tertaman dalam kehidupan kita sehari-hari. Saya berharap hal ini bisa dipertahankan dengan baik, tegasnya menutup sambutannya.Upacara ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Minsel Jenny Johana Tumbuan, SE, Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana SIK, MH, Ketua Pengadilan Amurang Rommel Fransiskus Tampubulon, SH, Wakil Ketua DPRD Frangky Lelengboto, ST, bersama para anggota DPRD, Sekretaris Daerah Drs. Danny Rindengan, MSi, Ketua PMI Minsel dr. Michaela Elsiana Paruntu, M.ARS serta seluruh pejabat Ess. II, III dan IV beserta segenap ASN yang ada di Pemkab Minsel.(alvi_kominfo)
Jadi Irup Otda Hardiknas, Tetty Tekankan E-Government dan Konsep “Laku Telu”
admin
Penulis Utama
01 January 2020
Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Terkait di Kategori Ini
Paruntu Serahkan LKPJ 2016 ke Tumbuan
01 Jan 2020
Wabup Buka Musrenbang RKPD Minsel
01 Jan 2020Newsletter
Dapatkan update berita terkini langsung ke email Anda setiap minggu.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.