Laporan : Tim Palakat Minsel dan Ditulis : Alvi_Diskominfo

MINAHASA SELATAN memang memiliki banyak sekali area wisata yang lokasinya tersembunyi dan belum dikenal luas oleh para wisatawan. Mulai dari keindahan pantai yang bisa memikat hati hingga pengunungan yang akan memanjakan mata. Panorama alam ini, memang tersebar di setiap Desa/Kelurahan yang ada di 17 Kecamatan kabupaten Minahasa Selatan.

Daya tarik keindahan alam itu turut dirasakan oleh orang Nomor Satu di Minsel yaitu Bupati Franky D Wongkar, SH. Bukitnya, objek wisata Batu Dinding yang terletak di Kelurahan Buyungon-Amurang telah di kunjungi oleh mantan ketua LBH Manado pada pekan lalu.

Kini, obyek wisata yang menarik untuk disinggahi oleh penggila air terjun Tu’unan dan Kulung-kulung Desa Wiau Lapi Kecamatan Tareran, nekat disusuri oleh Suami tercinta Anggota Dekab Minsel Elsye Sumual. “Objek wisata ini memang belum dikenal luas oleh para wisatawan. Padahal objek wisata Tu’unan dan Kulung-kulung ini menampilkan panoma alam yang indah. Ini sangat luar biasa untuk memanjakan hati dan mata bagi wisatawan,” kata Wongkar dengan kagum.
Wisatawan Akan Merasakan ‘Saguer’ Minuman Para Leluhur Minahasa

UNTUK menyusuri lokasi wisata lanjut Wongkar, kita akan disuguhkan oleh minuman tradisional seperti saguer atau minuman para dotu, leluhur atau orang-orang tua jaman dulu di Minahasa. Kita akan menikmati Saguer dengan kadar alkohol rendah yang berasal dari fermentasi air seho (Pohon Aren).
Minuman saguer yang dahulu menarik daya tarik tersendiri bagi para Missionaris Penginjilan ini, menjadi minuman khas bagi para tamu atau wisatawan yang berkunjung. “Dari jaman dulu sampai sekarang, para tamu yang masuk desa Wiau Lapi, tetap akan ditawarkan untuk menikmati aroma Saguer ini,” tokoh Ventje Pronk tokoh masyarakat Tareran.

Setahu kami, hal ini dilakukan sejak misionaris pnginjilan masuk tanah Minahasa. Lihat saja pengakuan Misionaris N. Graafland dari Nederlandsch Zendeling Genootschap (NZG) atau Serikat Misonaris Negeri Belanda dalam bukunya berjudul “De Minahasa“, Graafland menuliskan “Het is de drank der Empung en Kasuruan, een godendrank, die bijna voor heilig gehouden wordt, de saguwer” (Ini adalah minuman Empung dan Kasuruan, saguer minuman para leluhur dan dewa yang hampir dianggap suci), tambah beberapa tokoh masyarakat.
Walaupun, para missionaris jaman dulu mengakui bahwa minuman ini tidak boleh diperdagangkan. Namun pada abad ke-18 minuman ini boleh diperdagangkan sebagai tambahan penghasilan para petani. Sehingga bagi Wongkar, minuman ini sebagai minuman pelepas dahaga. “Rasanya manis, enak ditelan dan memanjakan lidah dan melemaskan ketegangan saraf saat menyusuri lokasi wisata. Apalagi, wadah tempat minumnya memakai potongan bambu nasi jaha (bulu nasi jaha) dan batok tempurung yang memberi aroma khas Saguer dan bambu serta batok kelama menyatu,” ucap lelaki yang dikenal akrab sebagai mantan wakil Bupati Minsel Periode 2016-2021 ini.
FDW : Mari Jo ke Wiau Lapi Tareran

Anda tertarik dengan panorama alam di Minsel ?. Mari jo ke Desa Wiau Lapi kecamatan Tareran kabupaten Minahasa Selatan. Anda akan menikmati keindahan alam yang luar biasa. Penduduknya sopan dan ramah, lokasi mudah dikunjungi, arealnya tidak direkayasa tetapi dibuat dan dibentuk oleh alam.
“Saya Bupati Minahasa Selatan Franky D Wongkar, SH mengajak warga dan masyarakat serta para pecinta alam untuk mengunjungi wisata di Tu’unan dan Kulung-kulung desa Wiau Lapi kecamatan Tareran. Mari Jo ke Tareran Wiau Lapi,” ajak Wongkar.
Kali ini, lanjut Wongkar dirinya bersama Sekda Denny Kaawoan, SE, MSi, Asisten I Setdakab Minsel Frangky Tangkere, SPt, MSi dan Asisten II Setdakab Minsel Drs James Tombokan yang juga Plt Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Minsel, Camat Fibry Tumiwa, SE serta Hukum Tua Christian D. Karamoy, SE, telah melakukan kunjungan wisata di Tu’unan dan Kulung-kulung. Dan terakhir kami melihat tempat penyulingan Cap Tikus, dan sejak masa pandemi Covid19, Desa Wiau Lapi ini tercatat sebagai desa yang tidak memiliki kasus Covid19, ungkap Wongkar. (***) (foto: Palakat)
Jadilah yang pertama memberikan komentar.