MINSELKAB.GO.ID
Website Resmi Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan

Berita & Artikel

Tetap terinformasi dengan berita terbaru seputar kebijakan, pembangunan, dan kegiatan kemasyarakatan di Kabupaten Minahasa Selatan.

Pasca Puting Beliung, Wongkar Salurkan Bantuan bagi 127 KK di Tumaluntung
Berita
26 Jun 2021
Pasca Puting Beliung, Wongkar Salurkan Bantuan bagi 127 KK di Tumaluntung

PALAKAT MINSEL – Bencana Angin Puting Beliung yang melanda Desa Tumaluntung dan Desa Tumaluntung Satu, Kecamatan Tareran, Kamis (24/06/2021), langsung mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Sealatan (Minsel). Perhatian tersebut ditunjunkkan lewat bantuan Pemprov Sulut dibawah pimpinan Gubernur Olly Dondokambey, SE., dan Wakil Gubernur Drs. Steven O. E. Kandow, melalui Dinas Sosial dr. Rini Tamuntuan, yang juga didampingi Anggota Komisi III DPRD Sulut Bidang Pembangunan dan Infrastruktur Boy Tumiwa, yang telah menyatakan kepedulian dengan turun langsung meninjau lokasi sekaligus menyerahkan bantuan logistik untuk masyarakat yang terdampak, Jumat (25/06/2021). Bersamaan dengan itu, Pemkab Minsel, Bupati Franky Donny Wongkar, SH., dan Wakil Bupati Pdt. Petra Yani Rembang, juga langsung menyatakan kepedulian dan dukungan dengan bertatap muka serta memberikan motivasi dan penguatan kepada masyarakat di kedua desa tersebut. Tak hanya itu saja, perhatian Pemkab Minsel, Bupati Franky Wongkar dan Wabup Petra Rembang, dinyatakan lewat penyerahan bantuan berupa sembako dan uang tunai sejumlah 1 juta rupiah per kepala keluaraga (KK) kepada 127 KK pemilik rumah rusak usai terkena musibah. Bupati Franky Wongkar dan Wabup Petra Rembang saat menyerahkan bantuan, turut didampingi Kadis Sosial Sofie Sumampow dan Staf khusus Bupati Willem Pasla. Polres dan Bhayangkari Minsel pun turut andil lewat Kapolres AKBP Norman Sitindaon, SIK., dan Ketua Bhayangkari, yang juga turun langsung ke lokasi dan menyerahkan bantuan berupa logistik kepada masyarakat yang terdampak, didampingi Ibu Kapolsek Tareran Ipda Lumy Betsy dan Danramil Peltu Edy Santoso. Perhatian dan solidaritas pun di tunjukkan seluruh Pemerintah Desa, Hukum Tua dan Prangkat Desa, serta masyarakat se Kecamatan Tareran, terdiri dari 11 desa yang telah menyatakan kepedulian dan kebersamaan dengan memberikan bantuan uang tunai sejumlah 37.406.000, 104 lembar seng, 12 totara, 3 kg paku dan seng. Bantuan juga turut Pemerintah dan masyarakat Desa Ranolambot Kabupaten Minahasa yang telah menyatakan kepedulian dan kebersamaan dengan memberikan bantuan sejumlah 5 juta rupiah kepada masyarakat yang terdampak. Komunitas Mobil Wulling juga turut turunlangsung ke lokasi dan menyerahkan bantuan berupa logistik buat masyarakat yang terdampak, dan bantuan dari Toko Rian Lansot, Kel. Najoan Rembe. Tak hanya bantuan uang dan peralatan serta bahan bangunan yang diterima oleh Desa Tumaluntung dan Tumaluntung Satu, bantuan lainnya berupa tenaga membersihkan dan memperbaiki rumah rusak yang disumbangkan TNI dan Polri, Satpol PP Minsel dan BPBD Minsel. (Tim Palakat Minsel).

FDW Dampingi OD Serahkan Bantuan Bibit di Modoinding
Tak Berkategori
26 Jun 2021
FDW Dampingi OD Serahkan Bantuan Bibit di Modoinding

PALAKAT MINSEL – Desa Makaaruyen yang terletak di Kecamatan Modoinding, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), dinobatkan sebagai Desa Holtikultura, Jumat (25/06/2021). Penobatan Desa Makaaruyen sebagai Desa Holtikultura tersebut, dilaksanakan bertepatan dengan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Tahun 2021 Tingkat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan pelaporan kegiatan oleh ketua Pokja III TP PKK Sulut Dr.Ir. Ny. Henny Berhimpon Dien,MSi. Dikesempatan tersebut, Bupati Franky Donny Wongkar, SH, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan kepada Kabupaten Minahasa Selatan, Kecamatan Modoinding, terlebih kepada Desa Makaaruyen, yang boleh dinobatkan sebagai Desa Holtikultura, yang tentunya nanti mengemban tugas dan tanggungjawab sesuai gelar pencanangan yang diterima. Tak hanya menerima penobatan sebagai Desa Holtikultura, dikesempatan yang sama juga dilaksanakan penyerahan bantuan bibit, benih, serta penanaman bibit secara simbolis oleh Gubernur Olly Dondokambey, SE, kepada keempat peserta kegiatan yaitu Pertama PKK Desa Makaaroyen, Kedua Kelompok Tani Tandri Makaaroyen, Ketiga Pangan lestari Kelompok Tani Ester Torout Tompaso Baru dan Keempat KTNA Kecamatan Modoinding. Informasi dirangkum, bantuan yang disalurkan berasal dari Dinas Pertanian dan Peternakan Pemprov Sulur dan Pemkab Minsel berupa 500 Polybag Bibit Rica, 50 sachet Benih Sayuran dan 40 sachet Benih Tomat. Dinas Pangan Pemprov Sulut dan Pemkab Minsel, 1500 Bibit SayuranPekarangan Pangan Lestari (P2L) dan uang sejumlah 60 juta Rupiah. Dinas Perkebunan Pemrov Sulut dan Pemkab Minsel, 500 botol Handsanitizer, 458 kantong Minyak Kelapa isi 500ml dan bibit Sefia. Ditempat terpisah, dalam rangka kegiatan yang sama yaitu Hari Kesatuan Gerak PKK, Gubernur Olly Dondokambey didampingi Bupati Franky Wongkar, menghadiri acara Pencanangan Desa Keluarga Gagah Bencana di Desa Ranoyapo, Kecamatan Ranoyapo. Dalam acara tersebut, juga dilaksanakan pelaporan kegiatan oleh Ketua Pokja IV TPP PKK Sulut dr. Ny. Greity Ingrit Walukouw Girot MKes. Turut hadir pada dua kegiatan berbeda tersebut, Wabup Pdt. Petra Yani Rembang, Ketua TP PKK Sulut Ny Rita Dondokambey-Tamuntuan, Skretaris TP PKK Sulut Ny. Devi Kartika Kandouw-Tanos, dan Ketua TP PKK Minsel Ny. Elsje Rosje Wongkar – Sumual. (Tim Palakat Minsel).

superadmin Baca Selengkapnya
FDW Dampingi OD Serahkan Bantuan Bibit di Modoinding
Berita
26 Jun 2021
FDW Dampingi OD Serahkan Bantuan Bibit di Modoinding

PALAKAT MINSEL – Desa Makaaruyen yang terletak di Kecamatan Modoinding, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), dinobatkan sebagai Desa Holtikultura, Jumat (25/06/2021). Penobatan Desa Makaaruyen sebagai Desa Holtikultura tersebut, dilaksanakan bertepatan dengan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Tahun 2021 Tingkat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan pelaporan kegiatan oleh ketua Pokja III TP PKK Sulut Dr.Ir. Ny. Henny Berhimpon Dien,MSi. Dikesempatan tersebut, Bupati Franky Donny Wongkar, SH, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan kepada Kabupaten Minahasa Selatan, Kecamatan Modoinding, terlebih kepada Desa Makaaruyen, yang boleh dinobatkan sebagai Desa Holtikultura, yang tentunya nanti mengemban tugas dan tanggungjawab sesuai gelar pencanangan yang diterima. Tak hanya menerima penobatan sebagai Desa Holtikultura, dikesempatan yang sama juga dilaksanakan penyerahan bantuan bibit, benih, serta penanaman bibit secara simbolis oleh Gubernur Olly Dondokambey, SE, kepada keempat peserta kegiatan yaitu Pertama PKK Desa Makaaroyen, Kedua Kelompok Tani Tandri Makaaroyen, Ketiga Pangan lestari Kelompok Tani Ester Torout Tompaso Baru dan Keempat KTNA Kecamatan Modoinding. Informasi dirangkum, bantuan yang disalurkan berasal dari Dinas Pertanian dan Peternakan Pemprov Sulur dan Pemkab Minsel berupa 500 Polybag Bibit Rica, 50 sachet Benih Sayuran dan 40 sachet Benih Tomat. Dinas Pangan Pemprov Sulut dan Pemkab Minsel, 1500 Bibit SayuranPekarangan Pangan Lestari (P2L) dan uang sejumlah 60 juta Rupiah. Dinas Perkebunan Pemrov Sulut dan Pemkab Minsel, 500 botol Handsanitizer, 458 kantong Minyak Kelapa isi 500ml dan bibit Sefia. Ditempat terpisah, dalam rangka kegiatan yang sama yaitu Hari Kesatuan Gerak PKK, Gubernur Olly Dondokambey didampingi Bupati Franky Wongkar, menghadiri acara Pencanangan Desa Keluarga Gagah Bencana di Desa Ranoyapo, Kecamatan Ranoyapo. Dalam acara tersebut, juga dilaksanakan pelaporan kegiatan oleh Ketua Pokja IV TPP PKK Sulut dr. Ny. Greity Ingrit Walukouw Girot MKes. Turut hadir pada dua kegiatan berbeda tersebut, Wabup Pdt. Petra Yani Rembang, Ketua TP PKK Sulut Ny Rita Dondokambey-Tamuntuan, Skretaris TP PKK Sulut Ny. Devi Kartika Kandouw-Tanos, dan Ketua TP PKK Minsel Ny. Elsje Rosje Wongkar – Sumual. (Tim Palakat Minsel).

FDW-PYR : Ingat Minsel Miliki 14 Target Capaian di RPMJD
Tak Berkategori
25 Jun 2021
FDW-PYR : Ingat Minsel Miliki 14 Target Capaian di RPMJD

PALAKAT MINSEL – Demi mewujudkan Visi Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Maju, Berkepribadian dan Sejahtera, Bupati Franky Wongkar, SH, dan Wakil Bupati Petra Yani Rembang, genjot perencanaan pembangunan daerah. Hal ini ditunjukkan lewat dilaksanakannya kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Minahasa Selatan Tahun 2021 – 2026, Kamis (24/06/2021). Minsel adalah rumah kita, Minsel merupakan tempat kita untuk hidup rukun dan damai. Minsel adalah tempat kita bekerja dan berjuang untuk masa depan yang lebih baik, dan masa depan itu adalah Minsel Maju Berkepribadian dan Sejahtera. “Bagaimana cara kita menuju kesana, ada lima yang harus kita kerjakan, dengan kata kunci manusia, ekonomi, infrastruktur, keadilan dan good governmen. Kelima aspek ini dikemas menjadi misi Minsel,” ujar Bupati Franky Wongkar saat menyampaikan sambutan. Dikesempatan tersebut, Bupati Franky Wongkar, mengingatkan komitmennya kepada seluruh peserta Musrenbang untuk membawa Minsel pada cita-cita mulia yang telah di tuangkan dalam visi dan misi. “Cita-cita mulia ini harus diraih bersama. Apa, kapan, dimana dan bagaimana cita-cita besar ini ? Pada prinsipnya harus dapat diukur pencapaiannya,” tuturnya. Dilanjutkan Bupati Franky Wongkar, oleh karena itu RPJMD menetapkan target yang harus dicapai. “Pertama pertumbuhan ekonomi harus mencapai 6.3 hingga 7.5 persen, Kedua Gini Ratio dirunkan hingga 0.32, Ketiga tekan inflasi hingga 3 – 5 persen, Keempat angka IPM naik mencapai 75, Kelima angka kemiskinan dapat diturunkan mencapai 8 persen, Keenam angka pengangguran harus ditekan mencapai 3 – 4 persen, Ketuju usia harapan hidup naik hingga 73 tahun, Kedelapas Stunting diturunkan jadi 8.5 persen, Kesembilan rata² lama sekolah menjadi 10 atau 11 tahun, Kesepuluh jalan kabupaten dalam kondisi mantap mencapai 90 persen, Kesebelal Luas irigasi kabupaten dalam kondisi mantap 8 persen, Kedua belas membangun 2000 rumah layak huni, Ketiga evaluasi kinerja penyelenggaraan pemerintah tiap tahun mencapai kategori baik dan sangat baik, dan Keempatbelas tetap memperhatikan manajemen keuangan daerah yang baik sebagai karya WTP smabil berupaya mempercepat pencapaian wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani,” tuturnya. Ditambahkan Bupati Franky Wongkar, kita harus pastikan semua aspek ini dikelolah dengan baik dan benar untuk menuju pencapaian pembangunan yang lebih hebat. “Dari aspek kemampuan keuangan daerah, kita memang masih punya pekerjaan rumah yang cukup berat tapi kami tetap optimis dan yakin bahwa kita masih bisa berjuang bersama, bekerja bersama untuk mendanai pembangunan yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan,” tandasnya. Tak hanya itu saja, dikesempatan tersebut Bupati Franky Wongkar, juga menyampaikan kondisi dan target keuangan daerah. “Jika ditinjau dari keuangan daerah dari sisi pendapatan, saat ini kita sudah mencapai sekira 933 miliar dan diharapkan pada akhir RPJMD bisa menjadi sekira 982 miliar. Pendatapan Asli Daerah (PAD) saat yang ini mencapai sekira 34 miliar yang pada akhir RPJMD kita targetkan mencapai sekira 37 miliar. Pendapatan transfer saat ini mencapa sekirai 878 miliar, yang kita targetkan dapat naik menjadi sekira 923 miliar. Pendapatan lain yang sah saat ini mecapai sekira 20 miliar diharapkan dapat naik sekira 21 miliar,” jelas Bupati sembari menambahkan, untuk belanja, ditargetkan dapat berimbang dengan pendapatan daerah. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kementrian PUPR Balai Jalan Nasional Sulawesi Utara diwamili Frans Harahap, Sekretaris Bappeda Provinsi Sulawesei Utara Aldrin Anis ST MT, Akademisi Dr. Max Rembang, dan Anggota DPRD Sulwasei Utara Sandra Rondonuwu, SH. Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dan penandatanganan Berita Acara Musrenbang. Informasi dirangkum Minsel merupakan Kabupaten pertama yang melaksanakan Musrenbang di wilayah Sulawesi Utara dan masuk 10 Besar se Indonesia untuk KLHS RPJMD. (Tim Pakakat Minsel).

superadmin Baca Selengkapnya
FDW-PYR : Ingat Minsel Miliki 14 Target Capaian di RPMJD
Berita
25 Jun 2021
FDW-PYR : Ingat Minsel Miliki 14 Target Capaian di RPMJD

PALAKAT MINSEL – Demi mewujudkan Visi Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Maju, Berkepribadian dan Sejahtera, Bupati Franky Wongkar, SH, dan Wakil Bupati Petra Yani Rembang, genjot perencanaan pembangunan daerah. Hal ini ditunjukkan lewat dilaksanakannya kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Minahasa Selatan Tahun 2021 – 2026, Kamis (24/06/2021). Minsel adalah rumah kita, Minsel merupakan tempat kita untuk hidup rukun dan damai. Minsel adalah tempat kita bekerja dan berjuang untuk masa depan yang lebih baik, dan masa depan itu adalah Minsel Maju Berkepribadian dan Sejahtera. “Bagaimana cara kita menuju kesana, ada lima yang harus kita kerjakan, dengan kata kunci manusia, ekonomi, infrastruktur, keadilan dan good governmen. Kelima aspek ini dikemas menjadi misi Minsel,” ujar Bupati Franky Wongkar saat menyampaikan sambutan. Dikesempatan tersebut, Bupati Franky Wongkar, mengingatkan komitmennya kepada seluruh peserta Musrenbang untuk membawa Minsel pada cita-cita mulia yang telah di tuangkan dalam visi dan misi. “Cita-cita mulia ini harus diraih bersama. Apa, kapan, dimana dan bagaimana cita-cita besar ini ? Pada prinsipnya harus dapat diukur pencapaiannya,” tuturnya. Dilanjutkan Bupati Franky Wongkar, oleh karena itu RPJMD menetapkan target yang harus dicapai. “Pertama pertumbuhan ekonomi harus mencapai 6.3 hingga 7.5 persen, Kedua Gini Ratio dirunkan hingga 0.32, Ketiga tekan inflasi hingga 3 – 5 persen, Keempat angka IPM naik mencapai 75, Kelima angka kemiskinan dapat diturunkan mencapai 8 persen, Keenam angka pengangguran harus ditekan mencapai 3 – 4 persen, Ketuju usia harapan hidup naik hingga 73 tahun, Kedelapas Stunting diturunkan jadi 8.5 persen, Kesembilan rata² lama sekolah menjadi 10 atau 11 tahun, Kesepuluh jalan kabupaten dalam kondisi mantap mencapai 90 persen, Kesebelal Luas irigasi kabupaten dalam kondisi mantap 8 persen, Kedua belas membangun 2000 rumah layak huni, Ketiga evaluasi kinerja penyelenggaraan pemerintah tiap tahun mencapai kategori baik dan sangat baik, dan Keempatbelas tetap memperhatikan manajemen keuangan daerah yang baik sebagai karya WTP smabil berupaya mempercepat pencapaian wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani,” tuturnya. Ditambahkan Bupati Franky Wongkar, kita harus pastikan semua aspek ini dikelolah dengan baik dan benar untuk menuju pencapaian pembangunan yang lebih hebat. “Dari aspek kemampuan keuangan daerah, kita memang masih punya pekerjaan rumah yang cukup berat tapi kami tetap optimis dan yakin bahwa kita masih bisa berjuang bersama, bekerja bersama untuk mendanai pembangunan yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan,” tandasnya. Tak hanya itu saja, dikesempatan tersebut Bupati Franky Wongkar, juga menyampaikan kondisi dan target keuangan daerah. “Jika ditinjau dari keuangan daerah dari sisi pendapatan, saat ini kita sudah mencapai sekira 933 miliar dan diharapkan pada akhir RPJMD bisa menjadi sekira 982 miliar. Pendatapan Asli Daerah (PAD) saat yang ini mencapai sekira 34 miliar yang pada akhir RPJMD kita targetkan mencapai sekira 37 miliar. Pendapatan transfer saat ini mencapa sekirai 878 miliar, yang kita targetkan dapat naik menjadi sekira 923 miliar. Pendapatan lain yang sah saat ini mecapai sekira 20 miliar diharapkan dapat naik sekira 21 miliar,” jelas Bupati sembari menambahkan, untuk belanja, ditargetkan dapat berimbang dengan pendapatan daerah. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kementrian PUPR Balai Jalan Nasional Sulawesi Utara diwamili Frans Harahap, Sekretaris Bappeda Provinsi Sulawesei Utara Aldrin Anis ST MT, Akademisi Dr. Max Rembang, dan Anggota DPRD Sulwasei Utara Sandra Rondonuwu, SH. Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dan penandatanganan Berita Acara Musrenbang. Informasi dirangkum Minsel merupakan Kabupaten pertama yang melaksanakan Musrenbang di wilayah Sulawesi Utara dan masuk 10 Besar se Indonesia untuk KLHS RPJMD. (Tim Pakakat Minsel).

KASN Kunjungi Minsel, FDW Akui Pansel JPTP Sudah Dibentuk
Tak Berkategori
24 Jun 2021
KASN Kunjungi Minsel, FDW Akui Pansel JPTP Sudah Dibentuk

PALAKAT MINSEL – Didepan Komisioner KASN Bidang Pengisian JPT Dr. Rudiarto Sumarwono, Asisten KASN Bidang Pengisian JPT John Ferianto, MM, Staf KASN Tenaga Substansi Bidang Pengisian JPT Shahrun S. Kurniawan, S.Kom, dan Staf KASN Tenaga Substansi Bidang Pengisian JPT Pandu Wibowo, Bupati Minsel Franky D Wongkar SH melaporkan bahwa ada 42 jabatan struktural Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel) berstatus lowong. “Ada 42 jabatan struktural yang kosong di Minsel pak. Kami akan berupaya untuk menata ini agar tata kelolah pemerintah di Minsel akan menjadi lebih baik,” ucap Bupati Franky Donny Wongkar, SH, saat membawakan sambutan dalam kegiatan Pembinaan dan Sosialisasi Penerapan Manajemen Kinerja, Tata Cara Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi dan Penegakan Disiplin ASN di Kabupaten Minahasa Selatan Tahun 2021, Rabu (23/06/2021). “Dapat kami informasikan bahwa di Kabupaten Minahasa Selatan saat ini terdapat 674 jabatan yang terdiri dari, 1 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Eselon IIa, 35 JPTP Eselon IIb, 62 Jabatan Administrator Eselon IIIa, 106 Jabatan Pimpinan Administrator Eselon IIIb, 396 Jabatan Pengawas Eselon IVa dan 74 Jabatan Pengawas Eselon IVb,” tutur Bupati Franky Wongkar. Dilanjutkannya, dari jabatan struktural tersebut, terdapat 42 jabatan yang lowong. “Sehingga melalui Badan Pegawas dan Diklat telah membentuk panitia seleksi JPTP Kabupaten Minahasa Selatan, yang sejatinya akan dilaksanakan setelah adanya surat rekomendasi dari Komisi Apartur Negara (KASN) Republik Indonesia (RI),” ungkap Wakil Bupati masa jabatan 2015-2020 tersebut. Terkait penerapan manajemen kinerja dan disiplin ASN, lanjut Bupati Franky Wongkar, kami sudah melaksanakan penerapan E-Kinerja sejak Tahun 2020 yang lalu, namun dalam pelaksanaannya belum berjalan maksimal. “Hal ini dikarenakan aplkasi E-Kinerja masih dalam tahap pengembangan dan penyesuaian dengan aturan-aturan kepegawaian yang baru,” tuturnya kepada peserta kegiatan yang dilaksanakan di Lantai 4 Kantor Bupati tersebut.. Ditambahkan Bupati Franky Wongkar, beberapa bulan yang lalu telah diterima surat dari KASN RI tentang urgensi pengelolaan manajemen ASN berbasis Meritokrasi dalam penyelenggaraan pemerintah daerah, sehingga untuk pelaksanaan pengisisan jabatan pimpinan tinggi pasca Pilkada harus tetap memperhatikan imparsialitas, kesuaian, kualifikasi, kompetensi. “Serta fokus kepada pencapaian kerja untuk mewujudkan sumberdaya manusia yang berbudaya, sehat dan berdaya saing,” tutur Bupati kelahiran Amurang tersebut. Terkait jalannya kegiatan tersebut, Bupati Franky Wongkar, meminta agar seluruh ASN Pemkab Minsel beserta panitia seleksi memberikan respon yang baik. “Serta tetap memperhatikan protokol Kesehatan 5M yaitu Mencuci Tangan, Memakai Masker, Menjaga Jarak, Membatasi , Mobilitas dan Interaksi Serta Menjauhi Kerumunan,” tutupnya. Turut hadir hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Pdt. Petra Yani Rembang, Sekretaris Daerah Denny Kaawoan MSi, para Asisten Pemerintahan dan Seluruh Kepala OPD di Kabupaten Minahasa Selatan, (Tim Palakat Minsel).

superadmin Baca Selengkapnya
KASN Kunjungi Minsel, FDW Akui Pansel JPTP Sudah Dibentuk
Berita
24 Jun 2021
KASN Kunjungi Minsel, FDW Akui Pansel JPTP Sudah Dibentuk

PALAKAT MINSEL – Didepan Komisioner KASN Bidang Pengisian JPT Dr. Rudiarto Sumarwono, Asisten KASN Bidang Pengisian JPT John Ferianto, MM, Staf KASN Tenaga Substansi Bidang Pengisian JPT Shahrun S. Kurniawan, S.Kom, dan Staf KASN Tenaga Substansi Bidang Pengisian JPT Pandu Wibowo, Bupati Minsel Franky D Wongkar SH melaporkan bahwa ada 42 jabatan struktural Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel) berstatus lowong. “Ada 42 jabatan struktural yang kosong di Minsel pak. Kami akan berupaya untuk menata ini agar tata kelolah pemerintah di Minsel akan menjadi lebih baik,” ucap Bupati Franky Donny Wongkar, SH, saat membawakan sambutan dalam kegiatan Pembinaan dan Sosialisasi Penerapan Manajemen Kinerja, Tata Cara Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi dan Penegakan Disiplin ASN di Kabupaten Minahasa Selatan Tahun 2021, Rabu (23/06/2021). “Dapat kami informasikan bahwa di Kabupaten Minahasa Selatan saat ini terdapat 674 jabatan yang terdiri dari, 1 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Eselon IIa, 35 JPTP Eselon IIb, 62 Jabatan Administrator Eselon IIIa, 106 Jabatan Pimpinan Administrator Eselon IIIb, 396 Jabatan Pengawas Eselon IVa dan 74 Jabatan Pengawas Eselon IVb,” tutur Bupati Franky Wongkar. Dilanjutkannya, dari jabatan struktural tersebut, terdapat 42 jabatan yang lowong. “Sehingga melalui Badan Pegawas dan Diklat telah membentuk panitia seleksi JPTP Kabupaten Minahasa Selatan, yang sejatinya akan dilaksanakan setelah adanya surat rekomendasi dari Komisi Apartur Negara (KASN) Republik Indonesia (RI),” ungkap Wakil Bupati masa jabatan 2015-2020 tersebut. Terkait penerapan manajemen kinerja dan disiplin ASN, lanjut Bupati Franky Wongkar, kami sudah melaksanakan penerapan E-Kinerja sejak Tahun 2020 yang lalu, namun dalam pelaksanaannya belum berjalan maksimal. “Hal ini dikarenakan aplkasi E-Kinerja masih dalam tahap pengembangan dan penyesuaian dengan aturan-aturan kepegawaian yang baru,” tuturnya kepada peserta kegiatan yang dilaksanakan di Lantai 4 Kantor Bupati tersebut.. Ditambahkan Bupati Franky Wongkar, beberapa bulan yang lalu telah diterima surat dari KASN RI tentang urgensi pengelolaan manajemen ASN berbasis Meritokrasi dalam penyelenggaraan pemerintah daerah, sehingga untuk pelaksanaan pengisisan jabatan pimpinan tinggi pasca Pilkada harus tetap memperhatikan imparsialitas, kesuaian, kualifikasi, kompetensi. “Serta fokus kepada pencapaian kerja untuk mewujudkan sumberdaya manusia yang berbudaya, sehat dan berdaya saing,” tutur Bupati kelahiran Amurang tersebut. Terkait jalannya kegiatan tersebut, Bupati Franky Wongkar, meminta agar seluruh ASN Pemkab Minsel beserta panitia seleksi memberikan respon yang baik. “Serta tetap memperhatikan protokol Kesehatan 5M yaitu Mencuci Tangan, Memakai Masker, Menjaga Jarak, Membatasi , Mobilitas dan Interaksi Serta Menjauhi Kerumunan,” tutupnya. Turut hadir hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Pdt. Petra Yani Rembang, Sekretaris Daerah Denny Kaawoan MSi, para Asisten Pemerintahan dan Seluruh Kepala OPD di Kabupaten Minahasa Selatan, (Tim Palakat Minsel).

Pasca Pilkada Serentak, Minsel Terima LHP BPK Sulut
Tak Berkategori
22 Jun 2021
Pasca Pilkada Serentak, Minsel Terima LHP BPK Sulut

PALAKAT MINSEL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel), terima “Kategori Sesuai” dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) atas Pertanggungjawaban Penerimaan dan Pengeluaran Dana Bantuan Partai Politik dari Anggaran Pembelanjaan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2020. Kategori tersebut diserahkan Kepala Kantor (Kakan) BPK Sulut, Karyadi, S.E., M.M., Ak., CA., CFrA., CSFA., Senin (21/06/2021), yang diterima Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, SH, diwakili Wakil Bupati Pdt. Perta Yani Rembang, didampingi Kepala Badan (Kaban) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Drs. Benny Lumingkewas, Sekretaris Daerah Denny Kaawoan, SE, MSi., dan Kepala Inspektorat Daerah Hendra Pandeynuwu, SE. Menurut Kakan BPK Sulut, Karyadi, Pemkab Minsel mendapat Kategori Sesuai karena telah memenuhi empat kriteria, yaitu Pertama kesesuaian rekening, Kedua kesuaian jumlah, Ketiga kelengkapan, dan Keempat kesesuaian penggunaan dana untuk pendidikan politik. Ditambahkan Karyadi, ada empat kategori pemberian LHP. Pertama Sesuai, Kedua Sesuai dengan pengecualian, ketiga Tidak sesuai, dan Keempat tidak memasukkan LPJ, dan Pemkab Minsel diberikan katergori Sesuai. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor BPK RI Perwakilan Sulut tersebut, turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven O. E. Kandouw, didampingi Kepala Inspektorat Daerah Drs. Meiki M. Onibala, M.Si, dan Kaban Kesbangpol Daerah Evans Steven Liow, S.Sos, MM, serta para Wakil Bupati dan Wakil Walikota dari 15 Kabupaten dan Kota yang terdiri dari beberapa unsur partai politik, didalamnya juga Bupati Franky Donny Wongkar, SH, yang merupakan Sekretaris DPD PDIP Sulut, serta para Utusan Partai Politik Lainya. (Tim Palakat Minsel)

superadmin Baca Selengkapnya
Pasca Pilkada Serentak, Minsel Terima LHP BPK Sulut
Berita
22 Jun 2021
Pasca Pilkada Serentak, Minsel Terima LHP BPK Sulut

PALAKAT MINSEL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel), terima “Kategori Sesuai” dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) atas Pertanggungjawaban Penerimaan dan Pengeluaran Dana Bantuan Partai Politik dari Anggaran Pembelanjaan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2020. Kategori tersebut diserahkan Kepala Kantor (Kakan) BPK Sulut, Karyadi, S.E., M.M., Ak., CA., CFrA., CSFA., Senin (21/06/2021), yang diterima Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, SH, diwakili Wakil Bupati Pdt. Perta Yani Rembang, didampingi Kepala Badan (Kaban) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Drs. Benny Lumingkewas, Sekretaris Daerah Denny Kaawoan, SE, MSi., dan Kepala Inspektorat Daerah Hendra Pandeynuwu, SE. Menurut Kakan BPK Sulut, Karyadi, Pemkab Minsel mendapat Kategori Sesuai karena telah memenuhi empat kriteria, yaitu Pertama kesesuaian rekening, Kedua kesuaian jumlah, Ketiga kelengkapan, dan Keempat kesesuaian penggunaan dana untuk pendidikan politik. Ditambahkan Karyadi, ada empat kategori pemberian LHP. Pertama Sesuai, Kedua Sesuai dengan pengecualian, ketiga Tidak sesuai, dan Keempat tidak memasukkan LPJ, dan Pemkab Minsel diberikan katergori Sesuai. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor BPK RI Perwakilan Sulut tersebut, turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven O. E. Kandouw, didampingi Kepala Inspektorat Daerah Drs. Meiki M. Onibala, M.Si, dan Kaban Kesbangpol Daerah Evans Steven Liow, S.Sos, MM, serta para Wakil Bupati dan Wakil Walikota dari 15 Kabupaten dan Kota yang terdiri dari beberapa unsur partai politik, didalamnya juga Bupati Franky Donny Wongkar, SH, yang merupakan Sekretaris DPD PDIP Sulut, serta para Utusan Partai Politik Lainya. (Tim Palakat Minsel)