Berita & Artikel
Tetap terinformasi dengan berita terbaru seputar kebijakan, pembangunan, dan kegiatan kemasyarakatan di Kabupaten Minahasa Selatan.
Pimpin Apel Perdana, Bupati Ingatkan ASN Minsel Wajib Miliki Empat Spirit
Bupati Minahasa Selatan DR. Christiany Eugenia Paruntu, SE Kamis, (03/1) memberikan peringatan keras bagi para ASN baik pelaksana maupun para pejabat yang memangku jabatan Eselon di lingkungan pemerintahan kabupaten Minahasa Selatan. Apa itu ?. Setiap pejabat maupun pelaksana wajib memiliki 4 (empat) Spirit dalam melayani warga dan masyarakat kabupaten Minahasa Selatan di tahun 2019 ini. Hal ini disampaikan oleh Tetty sapaan akrab Bupati Minsel, saat memimpin Apel Perdana bagi ribuan ASN dan Tenaga Harian Lepas (THL) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan di Gedung Waleta Kantor Bupati. Dikatakan Tetty, Empat Spirit itu, pertama adalah Spirit of Love , ini harus ada dalam diri kita ASN dan THL agar semangat saling mengasihi dan menyanyangi terus bertumbuh dalam kehidupan pelayanan kita. Kedua Spirit of Obedience adalah semangat ketaatan kita sebagai ASN dan THL untuk wajib dan taat terhadap aturan dalam rangka meningkatan kinerja apalagi sudah ada e-Kinerja dan e-Absen. Jangan hari ini hadir dan besok tidak masuk kerja. Kemudian Ketiga adalah Spirit of Responbility , yaitu memiliki rasa bertanggungjawab terhadap apa yang menjadi tugas kita, dan bertanggungjawab terhadap apa yang kita kerjakan. Dan yang Keempat atau yang terakhir adalah The Spirit of Hard Work semangat untuk bekerja keras dalam melayani warga dan masyarakat Minahasa Selatan, urai Tetty.Bahkan lanjut anak tertua mantan Rektor Unsrat Manado Alm. Prof. DR. Ir. Jopie Paruntu, MS, jika keempat spirit ini ada dalam diri kita sebagai ASN dan THL, maka pelayanan kita pasti akan membawa dampak yang baik bagi masyarakat Minahasa Selatan. Tahun 2018 kemarin, mungkin diantara kita masih ada sifat malas-malasan, mari kita yang buang jauh-jauh dan kita hadirkan empat spirit ini dalam hidup kita. Saya tadi sebelum pimpin apel perdana ini, baca alkitab dan Tuhan Kasih Hikmat kepada saya agar saya harus katakan empat spirit ini kepada saudara-saudari sekalian. Jadi sekali lagi saya ingatkan agar seluruh ASN dan THL untuk dapat memperhatikan empat spirit ini. Apalagi, tahun 2019 ini saya telah canangkan sebagai Tahun Hikmat dan Berkat, tegas peraih Penghargaan Bintang Tanda Jasa dari Presiden RI Jokowi Tahun 2015.(alvi _kominfo)
Rindengan Pensiun, Tetty Lantik Kaawoan Jadi Sekda Minsel
Jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Selatan yang pegang oleh Drs Danny Rindengan, MSi sejak 23 Juli 2013 yang silam. Akhirnya secara resmi diserahkan kepada Drs Denny Kaawoan, MSi (Kadis Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Minsel) melalui acara pelantikan di Lantai IV Kantor Bupati Minahasa Selatan Senin (15/10/2018). Dalam acara pelantikan tersebut, Kaawoan dilantik secara resmi oleh Bupati Minsel DR. Christiany Eugenia Paruntu, SE sesuai dengan Surat Keputusan No : 821/833/BKD/IX/2018 tertanggal 15 oktober yang disaksikan oleh Wakil Bupati Minsel Franky D Wongkar, SH, Ketua DPRD Minsel JJ. Tumbuan, SE dan Gubernur Sulut yang diwakili oleh staf ahli Gubernur Roy Tumiwa.Usai pengemabilan sumpah dan janji jabatan Sekretaris Dearah yang baru Denny Kaawoan, SE, MSi, Tetty sapaan akrab Bupati Minsel menyampaikan banyak selamat kepada Kaawoan. Banyak slamat untuk pak Denny. Dan selamat menjalan tugas yang baru, ucap Tetty yang juga dikenal sebagai anak tertua mantan Rektor Unsrat Manado Prof. DR. Ir. Jopie Paruntu, MS. Selain itu, lanjut Tetty dalam sambutannya, dirinya sangat berharap agar Sekda yang baru ini bisa bekerja lebih gesit untuk menjawab semua kebutuhan masyarakat Minahasa Selatan umumnya.Sedangkan, untuk mantan Sekda Drs. Danny Rindengan, MSi sendiri, Tetty yang juga Ketua DPD Golkar Sulut ini menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya buat pak Rindengan yang sudah mengabdikan diri untuk melayani masyarakat Minahasa Selatan sejak menjadi Kadis Perindagkop hingga jabatan terakhir sebagai Sekda. Memang saya melayani dan mengabdi bersama dengan pak Rindengan kurang lebih 8 Tahun. Sejak beliau menjadi Asisten Bidang KESRA (Asisten I) Setdakab Minsel hingga memangku jabatan Sekda. Kebersamaan yang sangat Panjang, beliau ini mendampingi saya dari periode pertama hingga kedua ini sebagai Bupati. Jadi wajarlah kalau saya harus merasa sedih, tutup Paruntu.Hadir juga dalam acara pelantikan, masing-masing Ketua KONI Minsel James A. Kojongian, ST.MT yang juga caleg Golkar Provinsi Dapil Minsel, Ketua PMI dr. Michaela Elsiana Paruntu, SE, Kapolres Minsel, Kepala Kejaksaan Negeri Amurang, Ketua Pengadilan murang, mantan Sekda Minsel Drs Danny Rindengan, MSi, Panitia Seleksi jabatan Sekda, Wakil Ketua DPRD Minsel Frangky Lelengboto, ST dan Rommy Pondaag, SH. MH serta seluruh pejabat teras pemkab Minsel mulai daera eselon II, III dan IV serta para Hukum Tua.(alvi)
Rindengan Pensiun, Tetty Lantik Kaawoan Jadi Sekda Minsel
Jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Selatan yang pegang oleh Drs Danny Rindengan, MSi sejak 23 Juli 2013 yang silam. Akhirnya secara resmi diserahkan kepada Drs Denny Kaawoan, MSi (Kadis Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Minsel) melalui acara pelantikan di Lantai IV Kantor Bupati Minahasa Selatan Senin (15/10/2018). Dalam acara pelantikan tersebut, Kaawoan dilantik secara resmi oleh Bupati Minsel DR. Christiany Eugenia Paruntu, SE sesuai dengan Surat Keputusan No : 821/833/BKD/IX/2018 tertanggal 15 oktober yang disaksikan oleh Wakil Bupati Minsel Franky D Wongkar, SH, Ketua DPRD Minsel JJ. Tumbuan, SE dan Gubernur Sulut yang diwakili oleh staf ahli Gubernur Roy Tumiwa.Usai pengemabilan sumpah dan janji jabatan Sekretaris Dearah yang baru Denny Kaawoan, SE, MSi, Tetty sapaan akrab Bupati Minsel menyampaikan banyak selamat kepada Kaawoan. Banyak slamat untuk pak Denny. Dan selamat menjalan tugas yang baru, ucap Tetty yang juga dikenal sebagai anak tertua mantan Rektor Unsrat Manado Prof. DR. Ir. Jopie Paruntu, MS. Selain itu, lanjut Tetty dalam sambutannya, dirinya sangat berharap agar Sekda yang baru ini bisa bekerja lebih gesit untuk menjawab semua kebutuhan masyarakat Minahasa Selatan umumnya.Sedangkan, untuk mantan Sekda Drs. Danny Rindengan, MSi sendiri, Tetty yang juga Ketua DPD Golkar Sulut ini menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya buat pak Rindengan yang sudah mengabdikan diri untuk melayani masyarakat Minahasa Selatan sejak menjadi Kadis Perindagkop hingga jabatan terakhir sebagai Sekda. Memang saya melayani dan mengabdi bersama dengan pak Rindengan kurang lebih 8 Tahun. Sejak beliau menjadi Asisten Bidang KESRA (Asisten I) Setdakab Minsel hingga memangku jabatan Sekda. Kebersamaan yang sangat Panjang, beliau ini mendampingi saya dari periode pertama hingga kedua ini sebagai Bupati. Jadi wajarlah kalau saya harus merasa sedih, tutup Paruntu.Hadir juga dalam acara pelantikan, masing-masing Ketua KONI Minsel James A. Kojongian, ST.MT yang juga caleg Golkar Provinsi Dapil Minsel, Ketua PMI dr. Michaela Elsiana Paruntu, SE, Kapolres Minsel, Kepala Kejaksaan Negeri Amurang, Ketua Pengadilan murang, mantan Sekda Minsel Drs Danny Rindengan, MSi, Panitia Seleksi jabatan Sekda, Wakil Ketua DPRD Minsel Frangky Lelengboto, ST dan Rommy Pondaag, SH. MH serta seluruh pejabat teras pemkab Minsel mulai daera eselon II, III dan IV serta para Hukum Tua.(alvi)
Negeri Di Atas Awan, Kaki Langit Di Minahasa Selatan
Kala itu waktu menunjukan jam 05.00 lewat 15 menit.Matahari mulai menampakan tanda-tanda kehadirannyaKabut malam tersingkapawan putih kuning keemasan terkapar cahaya sinar mentari , Saat dimana manusia menyadari bahwa Sang Khalik tetap menyertai bahkan menganugerahkan kehidupanGelap berganti Terang, Malam berganti Siang , Embun menetes, Bunga bermekaran, Burung berkicau, Keindahan yang luar biasaItulah khilas keindahan Negeri diatas awan di Desa Poopo Kecamatan Ranoyapo Kabupaten Minahasa Selatan. Gunung Payung atau Kuntung Payung adalah nama lokasi tersebut. Banyak orang yang telah berkunjung ditempat ini baik dari desa sekitar maupun berasal dari luar Minahasa Selatan bahkan jika cuaca bagus kita akan menemukan banyak warga bagaikan sebuah perkampungan kecil diatas gunung ini. Pengunjung mengakui kepenatan perjalanan telah ditebus keindahan yang luar biasa. Memang rute yang ditempuh sedikit ekstrim, kendaraan roda empat tidak bisa sampai kepuncak. Jarak tempuh dari pusat kota Amurang ke desa Poopo kurang lebih 30 menit. Dari desa Poopo tepatnya di sekitar Timbunan pengunjung menempuh perjalanan lagi kurang lebih 3,5 kilometer dengan waktu tempuh rata-rata 2,5 jam. Adapun medan yang akan dilewati berupa tanjakan naik sekitar 60 derajat berupa jalan kebun. Jika menggunakan kendaraan roda dua jenis trail maka tentu akan menghemat tenaga namun memerlukan keahlian mengendara yang baik juga. Saat ini Pemerintah Kabupaten bersama Desa Poopo dan Warga yang ada sementara berembuk untuk mengembangkan Potensi Wisata yang ada di daerah ini. Mulai dari Akses jalan hingga pengelolaan tempat menjadi sasaran utama pengembangan nantinya. DISKOMINFO-MINSEL (sumber : Altin S. / Pejabat Hukum Tua Poopo Barat )
Negeri Di Atas Awan, Kaki Langit Di Minahasa Selatan
Kala itu waktu menunjukan jam 05.00 lewat 15 menit.Matahari mulai menampakan tanda-tanda kehadirannyaKabut malam tersingkapawan putih kuning keemasan terkapar cahaya sinar mentari , Saat dimana manusia menyadari bahwa Sang Khalik tetap menyertai bahkan menganugerahkan kehidupanGelap berganti Terang, Malam berganti Siang , Embun menetes, Bunga bermekaran, Burung berkicau, Keindahan yang luar biasaItulah khilas keindahan Negeri diatas awan di Desa Poopo Kecamatan Ranoyapo Kabupaten Minahasa Selatan. Gunung Payung atau Kuntung Payung adalah nama lokasi tersebut. Banyak orang yang telah berkunjung ditempat ini baik dari desa sekitar maupun berasal dari luar Minahasa Selatan bahkan jika cuaca bagus kita akan menemukan banyak warga bagaikan sebuah perkampungan kecil diatas gunung ini. Pengunjung mengakui kepenatan perjalanan telah ditebus keindahan yang luar biasa. Memang rute yang ditempuh sedikit ekstrim, kendaraan roda empat tidak bisa sampai kepuncak. Jarak tempuh dari pusat kota Amurang ke desa Poopo kurang lebih 30 menit. Dari desa Poopo tepatnya di sekitar Timbunan pengunjung menempuh perjalanan lagi kurang lebih 3,5 kilometer dengan waktu tempuh rata-rata 2,5 jam. Adapun medan yang akan dilewati berupa tanjakan naik sekitar 60 derajat berupa jalan kebun. Jika menggunakan kendaraan roda dua jenis trail maka tentu akan menghemat tenaga namun memerlukan keahlian mengendara yang baik juga. Saat ini Pemerintah Kabupaten bersama Desa Poopo dan Warga yang ada sementara berembuk untuk mengembangkan Potensi Wisata yang ada di daerah ini. Mulai dari Akses jalan hingga pengelolaan tempat menjadi sasaran utama pengembangan nantinya. DISKOMINFO-MINSEL (sumber : Altin S. / Pejabat Hukum Tua Poopo Barat )
Satu-Satunya Di Indonesia, Kantor Desa Yang Memiliki ‘Identitas Unik’
Diam-diam ternyata Desa Ranoketang Tua Kecamatan Amurang Kabupaten Minahasa Selatan memiliki keunikan tersendiri. Buktinya, pagar Kantor Desa Ranoketang Tua, dirancang untuk menampilkan identitas desa dan bernuansa wisata. Inovasi ini, diprakarsai oleh Hukum Tua Desa Ranoketang Tua Alvi J. Ulaan, ST.Ini memang inovasi pak Kumtua Alvi J. Ulaan, ST. Karna bagi pak Kumtua, bangunan pagar kantor seperti ini akan menjadi bagunan pagar yang bisa menampilkan identitas yang unik untuk diingat oleh warga, diingat oleh pengunjung yang melintasi Desa Ranoketang Tua dan bangunan pagar yang bisa menjadi icon tersendiri di kecamatan Amurang, Minahasa Selatan, Provinsi Sulut bahkan Indonesia, ungkap Luther Unsong, Decky Tumaken, Frans Liwan, Bernat Tampongagoy, Johan Ottay dan Sartje Kading.Sementara itu, mantan Hukum Tua Yan Doros Kading dan Youke Mangagantung menambahkan, Pagar yang dirancang seperti ini akan mempermudah Desa Ranoketang Tua diingat oleh public. Apalagi, potensi pertanian dan perkebunan perkelapaan yang terbesar di Minahasa Selatan. Pagar dengan Indentitas unik ini akan mempermudah untuk mempromosikan Desa Ranoketang Tua, Amurang dan Minsel, tambah keduanya.Di tempat terpisah Hukum Tua Alvi J. Ulaan, ST mengatakan bahwa konsep pembangunan ini, sebagai bentuk keterpanggilan warga dan masyarakat Desa Ranoketang Tua untuk mengintegrasi Pembangunan Desa sesuai dengan Visi dan Misi Bupati Minahasa Selatan DR. Christiany Eugenia Paruntu, SE dalam bidang Keperawisataan.Pokoknya semua perencanaan Pembangunan Desa harus terintegrasi dengan perencanaan Pembangunan Kabupaten Minahasa Selatan, Provisi Sulawesi Utara bahkan Nasional, jelas Ulaan yang juga sebagai Kepala Bidang Komunikasi dan Informatika di Dinas KOMINFO Minahasa Selatan.(Alno)
Satu-Satunya Di Indonesia, Kantor Desa Yang Memiliki ‘Identitas Unik’
Diam-diam ternyata Desa Ranoketang Tua Kecamatan Amurang Kabupaten Minahasa Selatan memiliki keunikan tersendiri. Buktinya, pagar Kantor Desa Ranoketang Tua, dirancang untuk menampilkan identitas desa dan bernuansa wisata. Inovasi ini, diprakarsai oleh Hukum Tua Desa Ranoketang Tua Alvi J. Ulaan, ST.Ini memang inovasi pak Kumtua Alvi J. Ulaan, ST. Karna bagi pak Kumtua, bangunan pagar kantor seperti ini akan menjadi bagunan pagar yang bisa menampilkan identitas yang unik untuk diingat oleh warga, diingat oleh pengunjung yang melintasi Desa Ranoketang Tua dan bangunan pagar yang bisa menjadi icon tersendiri di kecamatan Amurang, Minahasa Selatan, Provinsi Sulut bahkan Indonesia, ungkap Luther Unsong, Decky Tumaken, Frans Liwan, Bernat Tampongagoy, Johan Ottay dan Sartje Kading.Sementara itu, mantan Hukum Tua Yan Doros Kading dan Youke Mangagantung menambahkan, Pagar yang dirancang seperti ini akan mempermudah Desa Ranoketang Tua diingat oleh public. Apalagi, potensi pertanian dan perkebunan perkelapaan yang terbesar di Minahasa Selatan. Pagar dengan Indentitas unik ini akan mempermudah untuk mempromosikan Desa Ranoketang Tua, Amurang dan Minsel, tambah keduanya.Di tempat terpisah Hukum Tua Alvi J. Ulaan, ST mengatakan bahwa konsep pembangunan ini, sebagai bentuk keterpanggilan warga dan masyarakat Desa Ranoketang Tua untuk mengintegrasi Pembangunan Desa sesuai dengan Visi dan Misi Bupati Minahasa Selatan DR. Christiany Eugenia Paruntu, SE dalam bidang Keperawisataan.Pokoknya semua perencanaan Pembangunan Desa harus terintegrasi dengan perencanaan Pembangunan Kabupaten Minahasa Selatan, Provisi Sulawesi Utara bahkan Nasional, jelas Ulaan yang juga sebagai Kepala Bidang Komunikasi dan Informatika di Dinas KOMINFO Minahasa Selatan.(Alno)
Bupati Minsel Tandatangan Hibah Kapal Pelra Bersama Kementerian Perhubungan RI
Teti Paruntu sapaan akrab Bupati Minahasa Selatan melakukan penandatanganan NPHD dan BAST Kapal Pelayaran Rakyat dari Kementerian Perhubungan RI, dengan Menteri Perhubungan, Ir.Budi Karya Sumadi Di pelabuhan Soekarno Hatta Makasar pada hari kamis, 19 april 2018.Hibah Kapal 35 GT dengan daya tampung penumpang 24 orang ini, merupakan salah satu Program Kerja Nyata Kementerian Perhubungan dalam menunjang Nawa Cita, khususnya untuk meningkatkan peran serta Pemerintah Daerah dalam pelayanan transportasi angkutan laut bagi masyarakat lokal diwilayahnya, baik untuk penumpang, barang maupun wisata. Kapal Pelra ini telah dilengkapi dengan fasilitas peralatan keselamatan yang cukup modern dan lengkap, seperti perlengkapan keselamatan jiwa, perlengkapan navigasi, radio komunikasi dan pencegahan pencemaran, serta tetap memperhatikan aspek kenyamanan penumpang. Bupati CEP berharap dengan adanya bantuan ini, dapat menunjang aspek transportasi laut Yang juga Merupakan kearifan lokal, Dalam menstimulasi daerah membangun sendiri, disamping ada bantuan sekolah dari Kemenhub. untuk pendidikan vokasi (Keahlian) bagi masyarakat agar mengerti keselamatan. Pelaksanaannya di daerah diatur sebaik2nya secara legal, baik untuk wisata, penumpang, maupun barang, serta dipelihara dengan baik agar tidak ditarik lagi. ;kapal Ini bisa digunakan sarana transportasi komersil demi menunjang sektor-sektor seperti Pariwisata, Perdagangan, transportasi antar pesisir, dan Lainnya, ; kata Bupati CEP sambil Meninjau langsung Kapal Hibah dari Kementrian Perhubungan ini.(TIM humas-Kominfo)
Lantik 80 Kepsek, Tetty Ingatkan Jangan Coba-coba Korupsi
Keseriusan Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu SE untuk mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang disandang oleh Pemkab Minsel terus berkumandang. Buktinya, Selasa (11/7) di ruang rapat Lantai IV Kantor Bupati, dalam acara pelantikan sekaligus pengambilan Sumpah Janji 80 Kepala Sekolah (Kepsek) yang ada di jajaran Dinas Pendidikan, Pemuda serta Olahraga Minsel, Tetty sapaan akrab Bupati Minsel mengingkatkan para Kepala Sekolah yang baru saja di lantik untuk jangan coba-coba melakukan korupsi. Saya ingatkan kepada Kepsek-kepsek yang baru saja dilantik agar jangan coba-coba korupsi, tegasnya.Jadi kepsek lanjut Bupati Minsel dua periode, harus menjadi teladan bagi guru-guru teristimewa bagi murid atau siswa-siswi. Karena pembentukan karakter itu ada dalam keteladanan. Jika Kepsek jadi teladan dan panutan dari guru-guru, maka guru akan menjadi teladan bagi siswa-siswi, baik dalam hal disiplin, maupun dalam hal etika serta moral, tegasnya lagi. Bahkan peraih penghargaan Bintang Jasa Utama dari Presiden RI Joko Widodo Tahun 2015 silam ini, mengingatkan lagi, soal loyalitas kepada 80 Kepsek yang baru saja dilantik serta pengawas dan tenaga medis (dokter dan bidan) PTT yang baru saja menerima SK.Loyalitas itu penting hellip;Karena saya bersama pak Wakil telah berkomitment untuk melayani dan memimpin daerah ini sampai 2021 mendatang, tambahnya lagi. Selain itu anak tertua ketua DPRD Minsel Jenny Johana Tumbuan,SE ini meminta para Kepsek yang baru saja di memangku jabatannya untuk selalu menyiapkan mental terhadap tuntutan-tuntutan dari amanat aturan tentang Keterbukaan Informasi Publik di era digitalisasi. Mari kita semua siapkan mental kita, kita jadikan institusi kita sebagai rumah kita yang harus dijaga dan mampu memberikan pelayanan yang terbaik untuk publik dengan baik sesuai aturan yang berlaku, ajak Paruntu. Hadir dalam pelantikan tersebut, Kepala BKD Kabupaten Minahasa Selatan Drs. Roy F. Tiwa dan Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda serta Olahraga Minsel DR. Feibert Raco, MPd, tokoh agama Pdt. Jelly Mawey, MTh bersama pejabat teras pemkab Minsel lainnya.(afi_kominfo)