Berita & Artikel
Tetap terinformasi dengan berita terbaru seputar kebijakan, pembangunan, dan kegiatan kemasyarakatan di Kabupaten Minahasa Selatan.
Baitel Ranoiapo jadi Safari Natal Pertama Pemkab Minsel di Amurang
minselkab.go.id- Jemaat GMIM Baitel Ranoiapo Wilayah Amurang Satu, Senin (01/12) jadi lokasi pelaksanaan kegiatan safari Natal Pemkab Minsel pertama di tanah Toar Lumimuut di bagian selatan. Buktinya, usai pelaksanaan perayaan menyambut Natal Pemkab di Gedung Waleta. Bupati Minsel Pnt. Franky Donny Wongkar, SH didamping istri tercinta Ketua TP-PKK Minsel Pnt. Elsye W. Sumual bersama dengan Wakil Bupati Pdt. Petra Yani Rembang, MTh langsung bergerak dan menuju ke Gereja GMIM Baitel Ranoiapo untuk menghadiri ibadah Natal Kecamatan Amurang yang dirangkaian dengan perayaan Natal Pelsus GMIM Wilayah Amurang. Diawal sambutannya, Wongkar mengajak jemaat untuk menaikan pujian syukur kepada Tuhan Yesus karena kita semua ada dalam keadaan sehat. "Walaupun Minsel masih ada pasien covid19. Kemarin, Kadis Kesehatan melapor kepada saya bahwa Minsel ada lagi satu pasien Covid19. Oleh karena saya tetap mengajak agar kita tetap menerapkan protokol kesehatan," tegas Ketua Kompelka P/KB Jemaat Imanuel Kawangkoan Bawah Wilayah Amurang II. FDW sapaan populis Bupati Minsel menjelaskan bahwa dirinya saat ini melakukan Safari Natal Pertama di Minsel. dan ini dimulai dari Amurang jemaat GMIM Baitel Ranoiapo. Kegiatan safari ini kata FDW, untuk menumbuh kembangkan hubungan tali persaudaraan yang utuh antara pemerintah dan jemaat serta masyarakat. Mengapa kita harus lakukan safari ini lanjut FDW, agar hubungan keakrapan antara pemerintah, jemaat dan masyarakat bisa selalu berjalan dengan baik. Contohnya, saat kita memasang lilin dan bercakap-cakap tadi. Hal itu akan menjadi simbol bahwa pemerintah memiliki hubungan emosional dengan jemaat, pelsus dan masyarakat. "Kita ada dalam kebersamaan serta ada dalam tali persaudaraan yang erat," ucap FDW. Dalam kebersamaan ini tambah FDW, kita tetap bergandengan tangan menghadapi seluruh pergumulan warga dan jemaat. Apalagi, sejak Juni hingga sebulan yang lalu, kita diperhadapkan dengan bencana alam yaitu amblasnya tanah di pesisir pantai Amurang dan kebakaran di lokasi dan areal Pasat 1954. "Mari kita tetap bersama-sama dengan pemerintah untuk menghadapi ini, terutama saya sangat berharap agar kita saling mendoakan satu sama lain." harap Wongkar. Dalam ibadah ini, bahan bacaan yang menjadi renungan ibadah perayaan menyambut Natal Yesus Kristus, diangkat dari bacaan Kitab Maelakhi 2:17-3:5 dilayani oleh ketua BPMW Amurang Satu Pdt. Rambles Mangalehe, MTh. Usai ibadah, Bupati Minsel langsung memberikan bingkisan hadiah Natal bagi para Lansia. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua-ketua Jemaat se-Wilayah Amurang Satu, para pendeta, penatua, diaken dan para pejabat teras pemkab Minsel serta undangan lainnya. (alvi_kominfo)
Wongkar : Natal jadi Refleksi Bagi Pemerintah Hadapi Pandemi dan Inflasi
minselkab.go.id- Ibadah perayaan menyambut Natal Yesus Kristus Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan Tahun 2022, yang diselenggarakan di Gedung Wale Cita Waya Esa Kantor Bupati Minsel berlangsung khusuk. Pasalnya disamping dihadiri oleh seluruh dan pejabat di jajaran Pemkab Minsel, momen Natal Kudus ini dijadikan sebagai momentum bagi pemerintah Kabupaten untuk merefleksikan tugas tanggung-jawab kita kepada masyarakat. Demikian dikatakan Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH dalam sambutannya. Menurut FDW sapaan populisnya Bupati Minsel, Natal ini harus dijadikan sebagai momentum bagi kita, untuk mengevaluasi kinerja kita selama ini kepada masyarakat. "Saya yakin bahwa kinerja kita akan semakin maksimal, saat kita mengikuti ibadah menyambut Natal ini. Karna disinilah kita akan merefleksi, mengintrospeksi tugas dan tanggung jawab kita, selaku pemerintah Minahasa Selatan dalam menghadapi setiap tugas dan tanggug jawab kita. Terutama di masa pandemi ini, dimasa inflasi dan di masa Ekonomi Global," tegas suami tercinta Anggota DPRD Minsel Elsye W. Sumual. Bahkan ayah tercinta dari Inri, Eldo dan Rael Wongkar ini optimis, kalau dimasa Pandemi, Inflasi dan Ekonomi Global ini, akan menjadi tantangan yang serius bagi kita. Tapi kalau kita yakin, bahwa Tuhan Yesus akan selalu bersama dengan Pemerintah dan Masyarakat yang ada di Minahasa Selatan, maka kita akan dimampukan untuk menghadapi pergumulan ini. Selamat menyambut Natal 25 Desember 2022 dan Tahun Baru 1 Januari 2023, ucap Wongkar yang juga ketua Kompelka P/KB Wilayah Amurang II. Dalam Perayaan Natal tahun 2022 ini, dilayani oleh hamba Tuhan, Pdt. Stien Rondonuwu, MTh Koordinator Bidang Pekerja Gereja dan Pelsus BPMS GMIM yang juga sebagai ketua Forum Komunikasi antar Umat Beragam (FKUB) Kabupaten Minhasa Selatan. Usai ibadah, Bupati FDW memberikan bingkisan Natal kepada jemaat yang hadir dan bantuan sosial bagi para Lanjut Usia yang hadir serta anak-anak yang keterbelakangan mental dalam perayaan Natal Pemkab Minsel. hadir dalam perayaan Natal ini yaitu Ketua TP-PKK Minsel Ny. Elsye Wenda Wongkar-Sumual, Sekretaris TP-PKK Minsel Ny. Rembang-Juliwati, Sekdakab Minsel Glady N. Kawatu, SH, MSi, Kapolres Minsel AKBP Bambang Harlyanto SIK, serta para Forkompimda dan tokoh masyarakat serta Agama di Minsel (alvi_kominfo)
Prognosis OPD Kurang, FDW : Saya Tahu TTP Dinkes Harus Dibayarkan
minselkab.go.id- Pernyataan keras dari Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH akhirnya dialamatkan kepada Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Minsel Drs. James Tombokan dan Kepala Dinas Kesehatan dr. Erwin Schouten. Hal ini disebabkan, munculnya informasi bahwa para ASN yang ada di Dinkes Minsel, bakal tidak mendapat tunjangan tambahan penghasilan (TTP) bulan November dan Desember 2022. Tak heran, jika FDW sapaan akrab Bupati Minsel me-warning pihak BKAD dan Dinkes Minsel agar harus memperhatikan masalah ini. “Saya tidak mau tau’ dengan apa yang terjadi dalam sistem penyusunan APBD-P 2022. Yang saya tahu, TTP Dinas Kesehatan harus dibayarkan. Karena Nakes adalah unjuk tombak pelayanan yang dimiliki oleh Pemkab Minsel dibidang Kesehatan. Jadi sekali lagi, jika memang ada kekeliruan dalam penyusunan dokumen APBD-P 2022, misalkan terjadi pengurangan dalam pengalokasian anggaran, maka BKAD dan Dinkes harus berpikir extra keras. Ingat, TTP Dinkes harus dibayarkan,” tegas suami tercinta Anggota DPRD MInsel Elsye W. Sumual ini dengan nada serius. Sementara itu, di tempat terpisah Schouten juga mengakui bahwa di tahun 2022 ini akan menjadi pelajaran yang berharga bagi Dinas Kesehatan Minahasa Selatan. Pasalnya, permintaan pencairan yang sering dilakukan secara parsial dan mengabaikan pola kolektif. Ternyata membawa dampak serius dalam prognosis atau prediksi dalam penyusunan Rencana Anggaran Kas (RAK) 12 Bulan sebagai suatu fungsi manajemen kas daerah. Ini diakui Erwin, terjadi saat penyusunan APBD-P Minsel 2022 khusus DPA Dinas Kesehatan. “Memang permintaan tagihan contoh TTP bagi ASN yang ada di Dinkes, RSUD dan 17 Puskesmas dilakukan secara parsial bukan kolektif. Karena Dinkes hanya memiliki satu DPA yaitu DPA Dinkes, bukan DPA sub unit seperti DPA RSUD sendiri, DPA Puskemas sendiri dan DPA Dinkes sendiri,” ketus Schouten. Mantan Direktur RSUD Amurang ini juga menambakan, akibat dari permintaan secara parsial, maka terjadi penumpukan pemintaan tagihan yang tidak konsisten sesuai fungsi manjemen kas daerah dan RAK yang mengamanatkan pemintaan tagihan itu dilakukan setiap bulannya, aku Schoten didamping Plt Kadis Kominfo Ir, Max H. Weken. Bersamaan dengan itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Drs. James Tombokan juga mengakui bahwa titik permasalahan ada pada permintaan tagihan dari Dinkes Minsel itu sendiri. Hal ini jelas mempengaruhi penyusunan rancangan APBD Perubahan 2022. Mengapa ?. Karena salah satu prosedur dalam penyusunan tersebut yaitu memperhatikan Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Semester Pertama dan Prognosis dari setiap OPD terkait secara khusus Dinkes. “Nah, pada saat penyusunan rancangan APBD-P, data LRA Semester Pertama yang kita tarik, tidak tergambar realisasi parsial dari DPA Dinkes itu sendiri. Dan yang terlihat dalam data LRA Dinkes adalah data LRA secara keseluruhan. Jadi jangan heran kalau terjadi kekurangan alokasi anggaran gaji dan tunjangan pada Dinkes di APBD-P 2022,” tegas Tombokan yang saat itu didampingi Kabid Anggaran Jhon Wungow, SE dan Kasie Jerry Diman, SE dan Kabid IKP Kominfo Minsel Alvi Ulaan, ST. Sedangkan Ketika disinnggung mengenai solusinya, Tombokan yang juga Mantan Assiten III Setdakab Minsel ini mengatakan bahwa solusi dari permasalahan kekurangan pengalokasian anggaran gaji dan tunjangan di tahun 2022 ini, bisa di bayarkan atau direalisasikan di tahun 2023. “Kami bisa melakukan pembayaran TTP ini di bulan Maret atau lebih cepat lebih baik seperti bulan Februari 2023. Namun hal ini tergantung pemintaan tagihan dari OPD Dinkes itu sendiri. Yang penting berkasnya lengkap, kami akan cairkan. Apalagi masalah ini menyangkut kekurangan pengalokasian anggaran gaji dan tunjangan,” tegas Tombokan sambil meminta agar ASN yang ada di Dinkes untuk tidak kuatir. “Saya minta ASN yang ada di Dinkes ‘ndak usah kuatir. 2 bulan TTP pasti akan dibayarkan,” tegas Tombokan merespon perintah FDW. Tombokan juga menjelas bahwa ketidak-tepatannya prognosis dari OPD sehingga anggaran di DPA Dinkes Minsel semula berjumlah 9 Miliar lebih, menjadi 7 Miliar lebih. Selisih ini bukan digeser ke pos lain. Tetapi dimanfaatkan pada pembangunan di segala bidang, sesuai apa yang diusulkan. “Hal ini saya perlu luruskan agar tidak terjadi multitafsir di kalangan public atau munculnya beragam oponi yang tidak jelas. Intinya, dalam manajemen anggaran ada mekanisme penjelasan yang harus dilakukan jika terjadi masalah seperti ini. Dan ini sesuai dengan amanat aturan perundang-undangan yang berlaku,” jelas Tombokan. (alvi_kominfo)
FDW Pimpin Panji Yosua Minsel Ikut Apel Raya di Bitung
minselkab.go.id- Stadion Dua Sudara Manembo-nembo Kota Bitung, Selasa (29/11) dikepung oleh anggota Komisi Pria/Kaum Bapa (P/KB) Sinode GMIM khususnya yang tergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) Panji Yosua. Rombongan yang datang dari, Kabupaten Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Minahasa, Minahasa Utara, Tomohon dan Manado serta Kota Bitung sendiri ini, tumpa ruah dan memadati kota Cakalang Bitung. Namun yang menarik untuk rayon Minahasa Selatan. Rombongan ini dipimpin langsung oleh Penasehat Panji Yosua Rayon Minahasa Selatan Pnt. Franky Donny Wongkar, SH dan Komandan Panji Yosua Rayon Minsel Pnt. Frangky Jirro Lelengboto, ST. “Saya bersama seluruh personil Panji Yosua yang ada di wilayah Minahasa Selatan, baik yang datang dari ibukota Minahasa Selatan maupun dari jemaat-jemaat yang ada di setiap kecamatan seperti Modoinding, Maesaan, Tompasobaru, Ranoiapo, Motoling, Motoling Timur, Motoling Barat, Tenga, Sinonsayang, Amurang, Amurang Barat, Amurang Timur, Tumpaan, Tatapaan, Tareran serta Suluun Tareran hadir di Manembo-nembo Bitung, untuk menghadiri Apel Raya/Akbar Panji Yosua se-Sinode GMIM, ” tegas Wongkar yang juga Ketua Kompelka P/KB Wilayah Amurang II dan diaminkan Lelengboto. Menurut Wongkar, kehadiran para personil Panji Yosua dalam apel akbar di Stadion Duasudara ini, tujuannya antara lain untuk memupuk kebersamaan serta persatuan dan kesatuan para personil Panji Yosua yang ada di masing-masing jemaat GMIM baik yang ada di rayon Minahasa Selatan maupun rayon-rayon lainnya yang ada di aras pelayanan Sinode GMIM. Apakah kita satu komando atau tidak,?. Dan Ternyata satu komando. Apel akbar seperti ini perlu dipertahankan. Apalagi, lewat kegiatan ini, kita diajak untuk merawat kebersamaan, menjaga persatuan dan kesatuan Kelompok Kerja (Pokja) Panji Yosua Komisi P/KB Sinode GMIM, agar bisa menghadirkan Damai Sejahtera, Keamanan dan Kenyamanan teristimewa boleh menjadi teladan bagi jemaat dan warga masyarakat Sulawesi Utara umumnya,” tegas FDW yang juga Bupati Minsel didampingi Lelengboto. Apel akbar ini diawali dengan laporan dari Panglima Panji Yosua P/KB Sinode GMIM James Sumendap, SH kepada Panglima Tertinggi Panji Yosua Sinode GMIM Pnt. Ir Maurits Mantiri,MM dan Penasehat Panji Yosua Sinode GMIM Olly Dondokambey, SE. Dalam penyampaian laporan tersebut, Sumendap juga menyampaikan maksud dan tujuan dari kegiatan Apel Akbar ini. “Apel Akbar ini dilaksanakan untuk mempersiapkan pasukan dalam rangka perayaan Natal serta Tahun Baru. Kami Panji Yosua yang ada di jemaat-jemaat se-Sinode P/KB GMIM, akan mengambil bagian untuk menjaga persatuan dan merawat kesatuan. Didalamnya, memberikan kenyamanan ke para hamba Tuhan dan jemaat yang beribadah,” tegas Sumendap. Panji Yosus tambah Sumendap akan membantu pihak kepolisian, TNI dan seluruh denominasi gereja. “Kami selalu hadir serta menjaga dan melindungi kegiatan peribadatan gereja, denominasi gereja bahkan agama,” tutup Sumendap dalam menyampaikan laporannya. Selanjutnya Apel panji Yosus dipimpin oleh Penasehat Panji Yosua Olly Dondokambey, SE yang juga sebagai Gubernur Sulut yang ditandai dengan pemeriksaan pasukan oleh Gubernur. Olly dalam sambutannya mengatakan saudara-saudara telah dipilih Tuhan. Sama halnya Nabi Musa yang memilih 12 utusan dari 12 suku Israel sebelum memasuki tanah Kanaan. Kenapa dia memilih laki-laki tanya Olly. Kar’na laki-laki menjadi imam dalam berumah-tangga. Kalau imamnya berkelakukan baik pasti segala keturunan kedepan akan baik. Dan kalau kita baca alkitab secara lengkap, ternyata ada kekuatiran dari 12 utusan ini. Orang kanaan postur tubuhnya tinggi, besar dan kuat dan bisa mengalahkan mereka. Mereka lupa bahwa Tuhan mengirim mereka untuk melihat atau mengintai. Begitu juga kita Panji Yosua diutus untuk mengintai dan menjadi ujung tombak untuk menjaga dan melindungi. Dan ada satu yang dipilih Tuhan yaitu Yosua. Oleh karena itu Panji Yosua diambil dari nama Yosua, tegas Gubernur. Sedangkan dalam ape ini dillakukan ibadah yang dipimpin Wasek Bidang BIPRA dan Lansia BPMS GMIM Pdt Jefri Saisab, MTh dan mengangkat renungan dalam kitab Amsal 4:23. (alvi_kominfo)
JPTP Minsel Ambil Alih HUT KORPRI, FDW Ajak ASN Harus Jadi Perekat Persatuan
Laporan : Alvi Ulaan Kabid IKP Dinas Kominfo Kabupaten Minahasa Selatan ADA YANG UNIK dari pelaksanaan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-51 di Kabupaten Minahasa Selatan Tahun 2022 yang dipimpin oleh Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, SH. Apa itu ?. Seluruh petugas yang bertugas dalam upacara HUT KORPRI itu, di handle langsung oleh para pejabat yang memangku Jabatan Pejabat Tinggi Pratama (JPTP). Buktinya, Sekdakab Minsel Glady N. Kawatu, SH, MSi mengambil alih Pembacaan Panca Prasetya KORPRI, Asisten II Setdakab Minsel Frangky Tangkere, SP sebagai Perwira Upacara, Kadis perhubungan Vera Lasut AP, MSi sebagai Komandan Upacara, Pembawa Acara Kadis Pangan Feybe Pusung SP, Pengibar Bendera Merah Putih, Kaban Kepegawaian dan Pengembangan SDM Sonny Makaenas, AP, SIP, MSi, Kadis Pendapatan Melky Manus, SSTP, Plt Kasat Pol-PP Romy F. Rumagit, SSos. Pembacaan UUD 1945, Kaban Keuangan dan Aset Daerah Drs. James Tombokan dan Assten I Setdakab Minsel Drs. Benny Lumingkewas, Kadis Capilduk Decky Tuwo, SSos dan Camat Modoinding Patrio Tandayu mewakili ASN saat pemasangan pin PNS Berakhlak. Bupati Minsel FDW dalam sambutannya mengajak seluruh ASN yang ada di Minsel, untuk tetap bekerja dan memberi kontribusi nyata dalam melayani masyarakat. Terutama menjalankan fungsi sebagai perekat persatuan yang ada di Minsel secara umum bangsa Indonesia. “Saya berharap agar di peringatan HUT ke-51 KORPRI Tahun 2022, yang mengusung tema “KORPRI Melayani, Berkontribusi dan Berinovasi Untuk Negeri”, seluruh anggota KORPRI tetap bersemangat dalam bekerja dan berkontribusi melayani kepentingan publik dan mewujudkan fungsinya sebagai perekat persatuan bangsa sebagai prasyarat Pembangunan Nasional,” harap suami tercinta anggota DPRD Minsel Elsye W. Sumual. FDW juga mengingatkan bahwa KORPRI telah menjadi wadah yang kuat dan terus bersinergi demi Pembangunan Nasional. Oleh karena itu, anggota KORPRI harus memiliki semangat "KORPRI Melayani, Berkontribusi dan Berinovasi untuk Negeri." Hal ini bagi FDW, sangat urgensi dan fundamental untuk diimplementasikan sebagai manifestasi orientasi Aparatur Sipil Negara (ASN). “Kita harus memiliki komitmen bersama dan berkontribusi membangun peradaban dengan semangat mapalus dan gotong-royong yang kuat diantara anak bangsa guna kemajuan Negeri kita Indonesia. ASN harus hadir sebagai kelompok yang mampu mengkolaborasikan sistem sosial untuk menemukan solusi-solusi konkret dalam kontes pemecahan masalah dan problematika Bangsa melalui tugas dan tanggung jawab ASN, khususnya memberikan pelayanan terbaik bagi Negara dan masyarakat Indonesia,” tegas FDW dalam sambutanya sekaligus di rangkaian dengan upacara peringatan Hari Guru ke-77 di Minahasa Selatan. Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Minsel Pdt. Petra Yani Rembang, MTh bersama seluruh pejabat structural eselon II, III, IV dan Pejabat Fungsional Tertentu, para kepala sekolah dan perwakilan guru yang mengambil barisan sebagai peserta upacara. (***)
JPTP Minsel Ambil Alih HUT KORPRI, FDW Ajak ASN Harus Jadi Perekat Persatuan
Laporan : Alvi Ulaan Kabid IKP Dinas Kominfo Kabupaten Minahasa Selatan ADA YANG UNIK dari pelaksanaan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-51 di Kabupaten Minahasa Selatan Tahun 2022 yang dipimpin oleh Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, SH. Apa itu ?. Seluruh petugas yang bertugas dalam upacara HUT KORPRI itu, di handle langsung oleh para pejabat yang memangku Jabatan Pejabat Tinggi Pratama (JPTP). Buktinya, Sekdakab Minsel Glady N. Kawatu, SH, MSi mengambil alih Pembacaan Panca Prasetya KORPRI, Asisten II Setdakab Minsel Frangky Tangkere, SP sebagai Perwira Upacara, Kadis perhubungan Vera Lasut AP, MSi sebagai Komandan Upacara, Pembawa Acara Kadis Pangan Feybe Pusung SP, Pengibar Bendera Merah Putih, Kaban Kepegawaian dan Pengembangan SDM Sonny Makaenas, AP, SIP, MSi, Kadis Pendapatan Melky Manus, SSTP, Plt Kasat Pol-PP Romy F. Rumagit, SSos. Pembacaan UUD 1945, Kaban Keuangan dan Aset Daerah Drs. James Tombokan dan Assten I Setdakab Minsel Drs. Benny Lumingkewas, Kadis Capilduk Decky Tuwo, SSos dan Camat Modoinding Patrio Tandayu mewakili ASN saat pemasangan pin PNS Berakhlak. Bupati Minsel FDW dalam sambutannya mengajak seluruh ASN yang ada di Minsel, untuk tetap bekerja dan memberi kontribusi nyata dalam melayani masyarakat. Terutama menjalankan fungsi sebagai perekat persatuan yang ada di Minsel secara umum bangsa Indonesia. “Saya berharap agar di peringatan HUT ke-51 KORPRI Tahun 2022, yang mengusung tema “KORPRI Melayani, Berkontribusi dan Berinovasi Untuk Negeri”, seluruh anggota KORPRI tetap bersemangat dalam bekerja dan berkontribusi melayani kepentingan publik dan mewujudkan fungsinya sebagai perekat persatuan bangsa sebagai prasyarat Pembangunan Nasional,” harap suami tercinta anggota DPRD Minsel Elsye W. Sumual. FDW juga mengingatkan bahwa KORPRI telah menjadi wadah yang kuat dan terus bersinergi demi Pembangunan Nasional. Oleh karena itu, anggota KORPRI harus memiliki semangat "KORPRI Melayani, Berkontribusi dan Berinovasi untuk Negeri." Hal ini bagi FDW, sangat urgensi dan fundamental untuk diimplementasikan sebagai manifestasi orientasi Aparatur Sipil Negara (ASN). “Kita harus memiliki komitmen bersama dan berkontribusi membangun peradaban dengan semangat mapalus dan gotong-royong yang kuat diantara anak bangsa guna kemajuan Negeri kita Indonesia. ASN harus hadir sebagai kelompok yang mampu mengkolaborasikan sistem sosial untuk menemukan solusi-solusi konkret dalam kontes pemecahan masalah dan problematika Bangsa melalui tugas dan tanggung jawab ASN, khususnya memberikan pelayanan terbaik bagi Negara dan masyarakat Indonesia,” tegas FDW dalam sambutanya sekaligus di rangkaian dengan upacara peringatan Hari Guru ke-77 di Minahasa Selatan. Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Minsel Pdt. Petra Yani Rembang, MTh bersama seluruh pejabat structural eselon II, III, IV dan Pejabat Fungsional Tertentu, para kepala sekolah dan perwakilan guru yang mengambil barisan sebagai peserta upacara. (***)
FDW-PYR Hadiri Soft Opening Gedung Rektorat UKIT dan Pembukaan SMST ke-35
minselkab.go.id- Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH bersama Wabup Pdt. Petra Yani Rembang, Senin (28/11) di lapangan Rektorat UKIT Tomohon, menghadiri Soft Opening Gedung Rektorat Universitas Kristen Indonesia Tomohon Yayasan GMIM Ds. Albertus Zacharias Roentoerambi Wenas yang juga dirangkaikan dengan ibadah pembukaan Sidang Majelis Sinode Tahunan (SMST) ke-35 GMIM Tahun 2022. Kegiatan ini, ditandai dengan Ibadah Syukur yang dipimpin oleh Ketua BPMS Sinode GMIM Pdt. DR. Hein Arina. Renungan yang diangkat dalam ibadah ini diambil dalam kitab Perjanjian Lama Maleakhi 2:17-3:5 ini, kata Arina menyoroti sikap dan perhatian Allah terhadap umat Israel, penghukuman dan pesan kedatangan tentang penghakiman serta damai sejahtera yang akan disampaikan oleh seorang utusan yaitu Yohanes Pembaptis. Oleh karena itu kita harus memperhatikan sikap kita. "Contoh dalam SMTS ini ada 146 wilayah yang menjadi pesert dalam SMTS. Dan 1057 ketua jemaat yang diundang. Coba yang ketua Jemaat berdiri, tapi hadir saat ini hanya 50 persen. Aneh memang ini pendeta, serta torang undang, eh ndak suka datang. Kalu ndak undang ba'ba konor," sindir Arina terkait sikap dan perhatian para hamba Tuhan dalam khotbahnya. Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE dalam sambutannya mengatakan sangat bersyukur atas kerjasama pemerintah dan gereja. Gotong-royong, mapalus akan membuat kita jadi ringan dalam melayani jemaat dan masyarakat. Pemerintah tidak mencampuri urusan gereja tapi kalau bantu gereja adalah wajib. "Memang pak Ketua Sinode. Kita lia ada ketua-ketua Jemaat yang ndak hadir samua ini. Siapa-siapa dorang pak ketua," gurau Olly. Ketua DPD PDI-P Sulut ini menambahkan, bahwa para hamba Tuhan yang dikut-sertakan dalam program BPJS Tenaga Kerja akan mendapatkan bantuan. Artinya, di rekening ibu/bapak akan masuk 600 ribu rupiah. Itu dari BPJS-TK. "Saya baru menyerahkan secara simbolis tadi sebelum datang kesini. Totalnya di Sulut ada 372 Miliar," ucap Dondokambey sambil meminta agar GMIM harus memiliki masterplan agar kedepan GMIM akan lebih mudah menata dan membangun. Sementara itu, disela-sela acara Sidang SMTS ke-35, Pnt Franky Donny Wongkar, SH yang juga sebagai ketua Kompelka PKB Wilayah Amurang II mengucapkan Banyak untuk UKIT yang sudah memiliki gedung Rektorat dan Selamat menggunakan gedung ini dalam urusan akademik serta slamat bersidang untuk hamba-hamba Tuhan di agenda SMTS ke-35 di tahun 2022 yang akan dilaksanakan di Wilayah GMIM Tompaso. Yang tadi telah dibuka oleh ketua Sinode GMIM, ucap FDW yang juga diucapkan oleh Gubernur OD. (alvi_kominfo)
Wagub Suport Para Cabor, FDW Realisasikan Janjinya untuk Atlit
minselkab.go.id- Janji Ketua KONI Minsel Franky Donny Wongkar, SH yang juga sebagai Bupati Minsel saat melepaskan ratusan atlit Minsel untuk bertarung di Porprov Sulut ke-XI pada (14/11), jika para atlit berhasil mengharumkan nama Kabupaten Minsel dan menyumbangkan Medali, maka atlit tersebut akan diberikan bonus. Janji tersebut direalisasikan di Minggu (27/11) tepatnya di rudis Bupati Minsel di kelurahan Pondang Amurang Timur. Atlit Peraih 14 Medali Emas, 12 Medali Perak dan 35 Medali Perunggu bersama official dan manager ini diundang khusus oleh FDW sapaan akrab ketua KONI Minsel. Bahkan bukan hanya itu, Ketua KONI Sulut yang juga Wakil Gubernur Steven O Kandouw diundang untuk menyaksikan pemberian bonus kepada Peraih Medali serta bingkisan Natal bagi para atlit, official dan manager. Kandouw, dalam sambutannya mengaku sangat optimis di tahun-tahun mendatang Minsel akan tampil lebih baik dari Tahun ini. “Saya optimis Minsel kedepan akan jauh lebih baik. Buktinya apa?. Di catatan saya, baru KONI Minsel-lah yang pertama memberikan reward kepada Peraih Medali Porprov ke-XI. Tidak usaha tanya Kabupaten/Kota mana yang sudah memberi. Yang pasti mereka akan memberikan penghargaan atau bonus kepada atlit, mar’ ada depe mar’ (nanti tunggu APBD 2023 di sahkan atau diketuk). Kalu demikian, maka pasti paling cepat bonus itu diberikan nanti bulan Maret 2023 mendatang. Karena APBD mo’ konsultasi lagi di Provinsi selama 2 bulan,” tegas Wagub Sulut. Dia juga berterima kasih kepada Ketua Koni Minsel FDW. Ingat janji ketua KONI Minsel harus ditepati. Karena ada bahasa yang mengatakan, “Your Mounth is Your Guarantee” yang artinya “Mulutmu adalah jaminanmu”. Dan ini terbukti, b’lum lewat bulan November 2022, Ketua Koni Minsel langsung kase itu bonus atau hadiah bagi atlit yang meraih Medali Emas, Perak dan Perunggu. Bupati Minsel bukan Bupati wanggango, bukan Bupati daun lemong, bukan Bupati Oca-Oca tapi betul-betul Bupati Minahasa Selatan hebat.,” tegas Kandouw yang disambut tepuk tangan oleh para atlit, official dan manger. Kandouw mengaku salut dengan sepak terjang Ketua KONI Minsel Franky Donny Wongkar, SH. Karena Ketua KONI Minsel adalah orang olahragawan. “Pak FDW ini pemain bola yang jago dulu di DPRD Provinsi Sulut. Saya dengan pak Benny Ramdhani Bersama dengan ketua KONI Minsel ini, mereka berdua di penyerang sayap yang suka kocok-kocok bola, saya di belakang kasar sekali, siapa lewat pasti saya tendang,” kenang Wagub Sulut. Dia juga meminta agar KONI Minsel untuk melihat sepak terjang KONI Kota Tomohon. “Saya bincang-bincang dengan Ketua Koni Tomohon. Dia mengaku kalau dirinya tiba-tiba dapat ilham. Torang latih ini atlit karena di kinilow ada kolam renang. Pake pelatih dari Rindam. Pasti banyak Akmil-Akmil yang jago renang. Akhirnya para atlit dilatih dan Tomohon juara umum di renang. Padahal Tomohon tidak ada pantai, kita juga harus mampu mengidentifikasi seperti itu pak ketua KONI Minsel, agar banyak medali. Misalnya di Minsel banyak atletik, cabang-cabang olahraga perorangan seperti beladiri, karete, tinju, muangthay, kick boxing banyak nomor,” ucapnya. Sebenarnya lanjut Kandouw, penanganannya kalau komprehensif pasti lebih dari 14 Medali Emas untuk Minsel. Dan kota Tomohon, Bitung dan Manado jauh-jauh hari telah mempersiapkan ini. Mereka sudah tahu harus ambil apa dan ambil ini-itu. Jadi saya minta kita tetap focus. Dunia belum kiamat. Silakan mainkan ini. Karna 2024, Porprov ke-XII akan dilaksanakan di kota Manado. Kenapa Manado jadi tuan rumah?. Karena, agustus PON di Medan dan Banda Aceh. Bulan Juni yang juara-juara atau peraih medali langsung di training center (TC) di dalam. Jadi ajang Porprov 2024 sekaligus menambah modal pengalaman dan mental menghadapi PON di Medan dan Banda Aceh. “Untuk itu saya sangat berterima kasih untuk Minsel yang sudah berpartisipasi di Porprov. Yang dapat medali pertahankan dan kembangkan. Dan yang belum untuk tetap giat berlatih. Sama dengan bahasa orang Sangihe “Somahe Kai Kehage” arti pendeknya “Kerinduanku Tantanganmu”. Semboyan ini mengandung arti semakin besar tantangan yang kita hadapi, semakin gigih kita menghadapi tantangan sambil memohon kekuatan dari tuhan, pasti akan beroleh hasil yang gilang gemilang. Oleh karena itu orang Sangihe selalu suka tantangan. Kalau semboyan Minsel yaitu Cita Waya Esa,” tuturnya sambil memberi support bagi yang belum mendapat medali, berarti ini merupakan tantangan. Jangan kecil hati tapi ini suatu motivasi. Setiap atlit yang memboyong medali di Porprov Sulut ke-XI di Bolmong mendapat bonus yang berbeda. Untuk atlit beregu yang mendapat medali emas mendapat bonus Rp. 5 Juta. Sedangkan perorangan mendapat Rp. 3 Juta. Begitu juga dengan peraih perak beregu mendapat bonus Rp. 3 Juta, perorangan mendapat Rp.2 Juta. Dan peraih perunggu beregu mendapat bonus Rp. 2 Juta dan perorangan Rp. 1 Juta. Kemudian dari pribadi Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, SH juga memberikan hadiah natal bagi para atlit, official dan manger. (alvi_kominfo)
Wongkar: Guru dan Generasi Muda Perlu Pendidikan Anti Korupsi
minselkab.go.id- Sosialisasi Pendidikan Anti Korupsi dan Ceramah Strategi Peningkatan Kualitas Pendidikan yang dipusatkan pada Perayaan Hari Guru Nasional ke-77 di Kabupaten Minahasa Selatan Jumat (25/11), menjadi ajang pembentukan karakter bagi para guru dan generasi muda yang ada di 17 Kecamatan, untuk mengenal lebih dekat dengan Pendidikan Anti Korupsi serta bagaimana menjalan Strategi Peningkatan Kualitas Pendidikan. Demikian dikatakan Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, SH. Wongkar yang saat itu didampingi oleh Wakil Bupati Pdt. Petra Yani Rembang, MTh tetap mengajak semua penyelenggara pemerintahan didalamnya para kepala sekolah dan guru-guru, yang bersentuhan dengan pelayanan public untuk tidak melanggar aturan hukum yang berlaku. Karena, lewat kegiatan ini, kita semua akan menerima materi yang akan disampaikan oleh Pihak Polres Minsel yang diwakili oleh Kasat Reskrim AKP Lesly Lihawa, Kasie Intel Aldi Hermon, SH dari Kejaksaan Negeri Amurang, Inspektur Daerah Hendra Pandeynuwu, SE tentang seputar Pendidikan anti korupsi. Sedangkan Strategi Peningkatan Kualitas Pendidikan akan diurai oleh Prof Dr Roles Palilingan Dekan FMIPA UNIMA. “Tentu hal ini akan memberikan dampak positif pada kita semua. Apalagi kalau kita bertekat, untuk menghilangkan pungli-pungli yang berhubungan dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan. Termasuk di sekolah-sekolah, agar pungli harus hilangkan. Kita harus memiliki tekat sama untuk brantas pungli-pungli yang ada. Sekali lagi, termasuk di lingkungan sekolah baik di SD dan di SMP,” tutup FDW dalam sambutannya. (alvi_kominfo)