Berita & Artikel
Tetap terinformasi dengan berita terbaru seputar kebijakan, pembangunan, dan kegiatan kemasyarakatan di Kabupaten Minahasa Selatan.
Wongkar Hadiri Serah Terima Ketua BPMJ ‘Papokeian’ Pakuure Satu
minselkab.go.id- Pengutusan Ketua BPMJ GMIM ‘Papokeian’ Pakuure Satu Pdt. Juliana Tumbelaka, STh dan Penerimaan Pdt. DR. Djemy Sinubu sebagai Ketua BPMJ GMIM ‘Papokeian’ Pakuure Satu yang baru, dipimpin oleh Wakil Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM Bidang Ajaran Dan Tata Gereja DR. Djoli Sondakh, Minggu (04/12). Acara serah terima pelayanan ini, dihadiri oleh orang nomor satu di kabupaten Minahasa Selatan yaitu Bupati Franky Donny Wongkar, SH. Dalam sambutannya Bupati FDW yakin bahwa tugas panggilan Gereja seringkali diperhadapkan dengan berbagai pergumulan dan tantangan. Namun tugas Pdt Juliana telah menghasilkan buah bagi pertumbuhan iman jemaat dan terutama bagi kemuliaan Nama Tuhan, sehingga warga jemaat GMIM 'Papokeian' Pakuure Satu jadi saksinya, ujarnya sambil mengucapkan selamat melayani di tempat yang baru untuk Pdt Juliana dan keluarga. Ayah tercinta dari Inri, Rael dan Eldo Wongkar ini mengucapkan selamat atas tugas dan tangung jawab yang dipercayakan Tuhan kepada Pdt Djemmy bersama keluarga untuk melanjutkan kepelayanan sebagai Ketua BPMJ GMIM ‘Papokeian’ Pakuure Satu dalam tuntunan dan penyertaan tuhan sang Kepala Gereja. Dalam ibadah tersebut, khadim Pdt Djoli mengingatkan kepada Pdt Juliana dan Pdt Djemy, bahwa rotasi pelayanan adalah hal yang bisa dalam organisasi GMIM. Sementara Pdt Juliana sendiri dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jemaat, pelayan khusus mulai dari penatua dan diaken yang sudah bersama-sama membangun, melayani selama dirinya dipercayakan menjadi ketua BPMJ dalam kurun waktu 5 Tahun. Lain lagi dengan Pdt Djemy. Mantan Pendeta Fungsional Pemkab Minsel ini meminta dukungan dan kebersamaan dari para pelayan khusus serta jemaat untuk melayani dan membangun bersama demi kemulian Nama Tuhan Yesus Kristus. Hadir dalam acara serah terima ini masing-masing Camat Tenga Petrus Ulaan, ST, Ketua Badan Pekerja Majelis Wilayah (BPMW) GMIM Tenga Satu Pdt Ritha Paat, MTh, Keluarga Pdt. Juliana Tumbelaka, S.Th dan keluarga DR. Djemmy Sinubu serta para tokoh masyarakat dan Agama, jajaran Pemkab Minsel seperti Plt Kadis Kominfo Minsel Ir Max Weken dan para undangan lainnya. (alvi_ulaan)
FDW: Minsel Berduka, S’lamat Jalan Pak Budi Tujuwale
GORESAN tinta “Yang Putus dan Yang Terhempas” jadi simbol istimewa, bahwa manusia bisa terputus dari kehidupan di dunia. Tetapi karyanya, terhempas dan abadi dalam kata dan makna. Itulah.... sepenggal kalimat untuk mengenang sosok Drs. Budi Tujuwale, MS saat menjadi Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan. Lelaki yang penuh kelembutan ini, mengabdikan diri di Minahasa Selatan, setelah dirinya melayani masyarakat Kota Bitung dan Provinsi Sulawesi Utara. Jabatan yang dipercayakan oleh Bupati Minahasa Selatan Drs RM Luntungan kepada Tujuwale saat itu, Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) Kabupaten Minahasa Selatan. Keuletan dari jebolan Universitas Hassanudin Makassar Jurusan Perencanaan Wilayah ini, membuat Budi mendapat kepercayaan yang lebih tinggi di tahun 2006-2008 pada era Bupati Drs. Ramoy Markus Luntungan dan wakil Bupati Ventje Tuela, SSos. Namun, bagai disambar petir. Sosok, pejabat penghubung pembentukan daerah otonom Kabupaten Minahasa Tenggara tahun 2007 ini, dikabarkan telah kembali ke Rumah Bapa di Sorga. Sontak saja, kabar tentang meninggalnya putra Desa Wuwuk Kecamatan Tareran ini, membuat para pejabat serta ASN bahkan warga dan masyarakat Minahasa Selatan terkejut. Apalagi, pak Budi adalah sosok pejabat yang selalu ramah dan dekat dengan para pegawai. Buktinya, Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, SH dan Wabup Pdt. Petra Yani Rembang, MTh bersama seluruh pejabat dan ASN terkejut mendengar kabar duka ini. FDW-pun langsung respon cepat dan menugaskan para pejabatnya untuk mengkomunikasikan dengan keluarga. Apakah almarhum Bapak Drs. Budi S. Tujuwale, MS ini akan disemayamkan di Kantor Bupati Minsel atau tidak?. Jika keluarga menginginkan agar almarhum disemayamkan di kantor Bupati Minsel, maka kami akan mengatur serta mengfasilitasi proses persemayaman di kantor termasuk penghormatan yang terakhir bagi beliau, ujarnya melalui Plt Kadis Kominfo Ir. Max Weken. “Saya telah menugaskan beberapa pejabat untuk mempersiapkan ini semua. Oleh karena itu, saya menyampaikan rasa simpati dan belasungkawa yang terdalam, mewakili masyarakat, pemerintah, pribadi dan keluarga atas meninggalnya almarhum pak Drs. Budi S. Tujuwale, MS. Semoga apa yang baik dan telah dikerjakan oleh almarhum selama mengabdikan diri sebagai PNS di Minsel, akan menjadi kenangan dan ditindaklanjuti oleh para ASN untuk mewujudkan Minsel Hebat, Berkepribadian dan Sejahtera. Dan untuk keluarga yang ditinggalkan, anak-anak dan cucu-cucu semoga dikuatkan, teristimewa mendapat penghiburan yang sejati dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Slamat Jalan pak Budi,” ucap FDW yang akrab dikenal sebagai pengacara Megawati Soekarnoputri, saat membela kisruh dualisme kepemimpinan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) dan berhasil memenangkan gugatan Megawati Soekarnoputri di Pengadilan Negeri Manado sehingga putri Bung Karno itu diakui sebagai Ketua Umum PDI. (alvi_kominfo)
Natal Motoling, Wongkar Ajak Warga Bergandengan Tangan dan Jaga Kebersamaan
minselkab.go.id- Sabtu, (03/12) bertempat di gedung Gereja GMIM Eben Haezer Motoling, Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, SH bersama Wabup Minsel Pdt. Petra Yani Rembang, MTh menggelar kegiatan Safari Natal Yesus Kristus Pemkab Minsel untuk Motoling Raya yaitu Kecamatan Motoling, Motoling Barat, Motoling Timur dan Kumelembuai serta Ranoiapo. Ibadah perayaan menyambut Natal yang dilayani oleh hamba Tuhan Pdt. Simon Goni, MTh ini, menjadi momentum 'temu kangen untuk melepas rindu' antara Bupati Minsel bersama jajarannya dengan para Tokoh Masyarakat, Lansia, Tokoh Agama seperti Pendeta, Gembala, Penatua, Diaken yang ada di empat kecamatan. "Saya senang sekali boleh bertemu dengan rakyatku, Opa-Oma lansia-ku, tokoh agama serta tokoh masyarakat seperti saat ini. Karena di suasana inilah, kami boleh menjalin hubungan yang baik dalam rangka mewujudkan Minsel Hebat Berkepribadian dan Sejahtera. Momentum ini menggambarkan bahwa di Motoling Raya ada kedamaian. Untuk itu, mari kita saling bergandengan-tangan agar kebersamaan dapat dijaga dan dipelihara. Itulah, makna Natal saat ini." tegas FDW sapaan populis Bupati Minsel dalam sambutan. Ayah tercinta dari Inri, Rael dan Eldo Wongkar ini mengajak warga Motoling Raya untuk memanfaatkan sumber daya alam yang ada. Hal ini, untuk mengendalikan inflasi. "Saya dan pak Wabup setiap minggu, selalu melaksanakan zoom meeting dengan Kemendagri terkait masalah pengendalian inflasi. Dan langka untuk mengantisipasi inflasi ini adalah program "Mari Jo Ba' Tanam". Oleh karena itu, Pemkab Minsel sangat berharap agar kita bisa membudayakan program menanam hingga hasilnya bisa kita manfaatkan untuk kehidupan kita, ajak istri tercinta Anggota DPRD Minsel Elsye W. Sumual. Selain itu Wongkar yang juga Ketua Kompelka P/KB GMIM Wilayah Amurang IV ini, tetap mengajak agar warga Motoling Raya tetap berdoa dan terus bermohon agar Minsel selalu diberkati. "Kita semua harus berdoa agar supaya Minahasa Selatan terhindar dari berbagai bencana alam dan non alam. Karna persoalan besar yang akan kita hadapi pasca Pandemi Covid19 adalah dampak atau gejolak Ekonomi Global. Untuk itu jangan pernah berhenti untuk terus berdoa," ajak FDW yang juga beberapa kali menjadi Anggota Deprov Sulut. Usai ibadah, FDW memberikan bantuan kepada para Lansia dan melakukan Penyerahan Hibah Keagamaan dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan di Tahun 2022. (alvi_kominfo)
Cek Progress Pembangunan Factory Sharing, Arief Minta Bantuan FDW
minselkab.go.id- Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH didampingi Wabup Pdt. Petra Yani Rembang, MTh, Sabtu (03/12) menerima kunjungan resmi dari Sekretaris Kementerian Koperasi UKM RI, Ir. Arief Rahman Hakim, M.Si di Minsel untuk memantau Pembangunan Factory Sharing yang ada di Desa Kapitu Kecamatan Amurang Barat. Kunjungan ini dilakukan setelah sebelumnya Menteri Koperasi UKM Republik Indonesia Drs. Teten Masduki melakukan peletakan batu pertama di Pembangunan Factory Sharing 23 September 2022 silam. Dalam kunjungan Sekretaris Kementerian ini, menurut FDW, untuk melakukan pemantauan atau melihat secara langsung terhadap progress penyelesaian Pembangunan Factory Sharing yang ada di Desa Kapitu Kecamatan Amurang Kabupaten Minahasa Selatan. "Hari ini, beliau memang dijadwalkan untuk melakukan pemantauan terhadap pembangunan di sini (Kapitu-Amurang,red). Termasuk melakukan wawancara langsung dengan pihak pemborong yang melakukan pekerjaan proyek ini," jawab suami tercinta Anggota DPRD Minsel Elsye W. Sumual. Sementara itu Arief yang akarab dikenal sebagai lulusan Pasca Sarjana Policy Economics, University of Illinois at Urbana Champaign, USA Tahun 1999 ini, meminta kepastian dari pemborong untuk penyelesaian pekerjaan Factory Sharing ini. "Saya merasa lebih tenang, karena telah melihat langsung dan ketemu dengan pihak pemborong. Dan mereka mengatakan sanggup untuk menyelesaikan pekerjaan ini sebelum akhir Tahun Anggaran 222. Artinya mungkin 5 hari sebelum tanggal 27 Desember mendatang, pekerjaan itu sudah bisa selesai. Mudah-mudahan itu bisa di tepati dan saya juga meminta bantuan kepada Bupati Minahasa Selatan. Agar di Tahun 2023 mendatang, pembangunan Factory Sharing ini bisa dioperasikan. Saya minta agar pak Bupati Minsel bisa meng-kawal pembangunan dan bisa beroperasi di Tahun 2023," Arief yang juga jebolan Sarjana Teknik Industri, ITB, 1990. Arief juga menyingung soal SDM yang akan mengoperasikan Factory Sharing ini. "Saya titip pesan kepada Bupati Minsel, agar dapat memperhatikan masalah SDM yang akan mengelola Pembangunan Factory Sharing ini. Karena kedepan, pasti akan ada program/kegiatan lanjutan dari Kementerian Koperasi UKM untuk Minahasa Selatan. Oleh karena itu, penempatan SDM harus diprioritaskan, pinta Arief sambari menambahkan bahwa dirinya berkunjung disini, karena ditugaskan oleh Pak Menteri, setelah sebelumnya Menteri Koperasi UKM RI Drs Teten Masduki pada 23 September silam dan telah melakukan peletakan batu pertama pada kegiatan ini. Hadir juga dengan rombongan Sekretaris Keenterian Koperasi UKM yaitu Kasubag Penganggaran Biro MKOS M. Irsan Ali, Kabid Rantai Pasok Deputi UKM Edy Hariana dalam kunjungan tersebut. Sedangkan, pejabat teras pemkab Minsel yang hadir dalam kunjungan ini antara lain Asisten I Setdakab Minsel Drs Benny Lumingkewas, Kepala BKSDM Minsel Sonny Makaenas, AP, SIP, MSi, Kadis Nakertrans Drs. Sonny Maleke, Plt Kadis Kominfo Ir Max. H. Weken, Kadis Koperasi dan UMKM Minsel Meydi Maindoka, Plt. Kasat Pol-PP Romy F Rumangit, SSos, Koperasi Megataru Dolly Tampemawa. (alvi_kominfo)
Gelar Safari Natal di Sinonsayang, FDW Ajak Warga Atasi Dampak Ekonomi Global
Laporan : Alvi Ulaan (Kabid IKP Dinas Kominfo Kab. Minahasa Selatan) “SAAT INI pemerintah dan masyarakat mengalami berbagai masalah yang harus kita hadapi, yang harus kita kendalikan dan yang harus kita selesaikan dipasca Pandemi COVID-19. Kemudian, kita juga mulai menghadapi dampak terjadi Inflasi. Oleh karena untuk mengatasi dampak dari masalah ini, maka di Tahun 2022 ini Pemerintah Kabupaten Minsel telah mencanangkan “Mari Jo Ba’ Tanam” yang difokuskan pada dua sektor unggulan yaitu sektor pertanian dan sektor perkebunan.” Itulah sepenggal kalimat sambutan Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar SH dalam kegiatan Safari Natal Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan di Kecamatan Tenga dan Sinonsayang yang dipusat di jemaat GMIM Getsemani Poigar kecamatan Sinonsayang. Bagi suami tercinta anggota DPRD Minsel Elsye W. Sumual ini, Tema yang diusung pada Natal Tahun 2022 ini adalah “Pulanglah mereka ke negeriNya Melalui Jalan Lain”. Jalan lain itu, kita pahami juga secara rohani bahwa sesudah bertemu Tuhan Yesus, orang tidak lagi menjalani hidup dengan cara lama. Tetapi dengan cara yg baru dan kemudian menjadi manusia baru. Maka dengan demikian, tambah Wongkar, Natal juga mengajak kita untuk menemukan jalan baru dalam mewartakan kasihNya kepada sesama dan semua makhluk ciptaan Tuhan. “Nah, ini akan menjadi momentum yang mulia, dimana kita diingatkan untuk harus bergandengan tangan, sehingga kita di mampukan untuk pulih lebih cepat bangkit lebih kuat. Dan hal yang paling tepat untuk pulih dan bangkit lebih kuat terletak pada dua sektor tadi. Yaitu pertanian dan Perkebunan. “Saya optimis ekonomi kita akan tetap terjaga jika kita galakan Mari Jo Ba’ Tanam. Semua dampak persoalan-persoalan ekonomi global yang akan terjadi, dapat kita atasi secara bersama-sama di dalam Tuhan. Wongkar yang juga pernah menjabat Wakil Bupati Minsel periode 2016-2021 ini memberi apresiasi kepada pemerintah kecamatan dan masyarakat Sinonsayang yang PBB-nya di Tahun 2022 ini, sudah realisasinya sudah 100 persen. “Ini semua berkat kerja dari pemerintah dan masyarakat. Sedangkan Kecamatan Tenga ada diposisi 91,43%. Bagi saya, pajak yang ditagih oleh pemerintah desa ini, akan dikembalikan lagi pada masyarakat dalam bentuk pembangunan seperti perbaikan jalan, jembatan, kesehatan dan lain-lain,” tutur FDW. Oleh karena dirinya sangat berharap agar sinergitas kolaborasi antara pemerintah dan warga serta tokoh-tokoh Agama, tokoh masyarakat dan generasi pemuda untuk tetap dijaga sehingga terjalin dengan baik agar bisa mendatangkan suatu kebahagiaan dan sukacita bagi masyarakat demi tercapainya Visi dan Misi Minsel Maju Berkepribadian dan Sejahtera. Dan diakhir sambutan ini, saya atas Nama Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan mengucapkan Selamat menyambut Natal Yesus Kristus 25 Desember 2022 dan Tahun Baru 2023, tutup Wongkar dalam sambutannya. Usai ibadah perayaan menyambut Natal Yesus Kristus, FDW Bersama dengan ketua TP-PKK Minsel Elsye W. Wongkar-Sumual dan Wakil Bupati Pdt. Petra Yani Rembang, MTh dan Sekretaris TP-PKK Minsel Ny. Rembang-Juliwati menyerahkan bantuan atau bingkisan Natal bagi para Lansia. (***)
Wongkar Ingatkan Peran Seorang Ibu di Natal WKI Sinode GMIM
minselkab.go.id- Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH, didampingi istri tercintanya ketua TP-PKK Minsel Elsye W. Sumual yang juga sebagai ketua panitia pelaksana kegiatan ini, bersama dengan Wabup Minsel Pdt Petra Yani Rembang, MTh dan istri tercintanya sekretaris TP-PKK Minsel Ny. Rembang Juliawati, Jumat (02/12) menghadiri Ibadah perayaan menyambut Natal Yesus Kristus Komisi Pelayanan Kategorial (Kompelka) Wanita Kaum Ibu (W/KI) Sinode GMIM Tahun 2022. Kegiatan yang dipusatkan di wilayah Amurang Tiga ini, digelar di Gedung Waleta Kantor Bupati Minsel. Ibadah perayaan yang dilayani oleh hamba Tuhan Pdt Vanny Arina Suoth, MTh Ketua Kerukunan Keluarga Pendeta dan Guru Agama Sinode GMIM mengugah hati pimpinan daerah kabupaten Minahasa Selatan. Tak heran dalam sambutannya, FDW sapaan akrab Bupati Minsel ini, mengutip beberapa pokok renungan yang disampaikan oleh istri tercinta Ketua BPMS GMIM DR. Hein Arina. “Dari dasar refleksi yang disampaikan oleh ibu Pendeta tadi, saya sangat tertarik agar para hamba Tuhan yang ada di Kompelka WKI GMIM, untuk menjaga keseimbangan dalam melayani. seorang Ibu harus baku’ bar’bage waktu dalam melayani. Jangan hanya bingung dengan satu tugas pelayanan contoh seperti ini. Kong itu suami, torang so’ kase tinggal urus diri sandiri. Karna melayani suami juga adalah pelayanan,” gurau FDW yang disambut tepuk tangan. Wongkar yang dikenal akrab sebagai ketua Kompelka P/KB Wilayah Amurang II ini menyampaikan kondisi Kabupaten Minsel saat ini. “Saya perlu sampaikan dalam ibadah ini tentang kondisi Minsel. Di daerah kit aini memiliki masalah yang paling dominan yaitu perceraian dan perkawinan dini. Ini terjadi peningkatan dari tahun ke tahun. Jujur saya kaget mendengar masalah ini. Masalah perkawinan dini, mohon maaf biasanya perempuan sudah hamil. Nah, ini berdampak langsung pada perempuan jika perkawinan itu di tolak. Misalnya perempuan itu mengalami keguguran karena stress, ucap FDW. Masalah ini lanjut FDW pasti berdampak pada bayi yang akan dilahirkan. Bisa saja, bayi yang lahir itu stunting. Nah jika masalah ini terjadi maka pemerintah harus ekstra keras untuk mengatasi stunting ini,” urai Wongkar yang akrab dikenal sebagai sekretaris DPD PDI-P Provinsi Sulut. Begitu juga dengan masalah yang lain tambah FDW. Seperti masalah perceraian. “Sekali lagi, saya kaget kalau kasus ini sangat tinggi di Minsel dan sudah banyak masuk di pengadilan. Dan ini harus menjadi perhatian bagi para ibu-ibu khususnya Komisi W/KI, agar kita bisa menjaga dan merawat anak-anak kita dengan baik agar terhidar dari masalah yang sudah saya sebutkan tadi,” tegasnya. Hadir dalam kegiatan tersebut Sekjen Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) RI Heemlyvaartie D. Danes yang sempat memberi sambutan singkat dan membagikan buku saku bagi Bupati dan Wakil Bupati serta para WKI terkait dengan Komnas Perempuan. Selanjutnya Komisi WKI Sinode menyerahkan hadiah-hadiah dalam perlombaan yang digelar oleh Komisi WKI Sinode. (alvi_kominfo)
PYR Wakili FDW Dalam Penyerahan CPPD dan Bazaar Pangan Murah di Matani
minselkab.go.id- Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, SH yang diwakili oleh Wabup Minsel Pdt. Petra Yani Rembang, MTh, Jumat (02/12) di Aula Kantor Hukum Tua Desa Matani kecamatan Tumpaan membuka secara resmi kegiatan Bazaar Pangan Murah atau Operasi Pasar serta Penyerahan secara simbolis Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) bagi masyarakat yang terdampak bencana Cuaca Ekstrim di Desa Matani Kecamatan Tumpaan. PYR dalam sambutannya mengatakan, program ini adalah Program Strategis yang dilakukan oleh Pemda Minsel sesuai dengan amanat Presiden RI Joko Widodo pada saar Rakor Nasional beberapa bulan kemarin. “Hari ini kita boleh berkumpul bersama dalam sebuah program strategis yaitu Bazaar Pangan murah atau Operasi Pasar yang dirangkaikan dengan Penyerahan secara simbolis Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) bagi masyarakat yang terdampak bencana Cuaca Ekstrim di Desa Matani Kecamatan Tumpaan. Kegiatan ini bazaar ini so ke-dua kali dilaksanakan di Kabupaten Minahasa Selatan. Ini merupakan langkah yang dasar dari Pemerintah Daerah sesuai dengan Instruksi Presiden dalam rangka Pengendalian Inflasi 2022,” ucap PYR. Apalagi lanjutnya, kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi dan mengurangi dampak inflasi serta menjadi bagian dalam upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan yang berdampak pada aktivitas perekonomian daerah. “Kami juga telah turun ke lapangan untuk mengecek semua stok. Ternyata semua kebutuhan-kebutuhan dasar masyarakat masih tersedia dan tidak terjadi kelangkaan. Daerah kita ini, adalah daerah yang sangat diberkati oleh Tuhan, makanya kami juga terus berupaya mempengaruhi masyarakat untuk memanfaatkan alam ini dengan menanam berbagai jenis bahan makanan, tapi juga kita bukan hanya menjadi produsen dari bahan makanan. Kita juga harus jadi konsumen,” tambah PYR. Hadir dalam kegiatan tersebut, Kadis Pangan Provinsi Sulawesi Utara Drs Royke Kodoaty, Asisten II Setdakab Minsel Frangky Tangkere, SP, Plt Kadis Kominfo Minsel Ir. Max Weken, Perwakilan Forkompimda Minsel, Kapolsek Tumpaan, Danramil Tumpaan, Hukum Tua Desa Matani, para tokoh masyarakat, agama dan undangan lainnya serta masyarakat yang terdampak bencana ekstrim. (alvi_kominfo)
Pimpin EPRA Akhir Tahun, Wongkar Optimis Anggaran Akan Terealisasi Dengan Baik
DIBALIK kesibukan yang sangat padat, baik dalam pelayanan Gerejawi maupun Partai Politik. Namun, sosok Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, SH tetap tidak pernah lupa dengan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi)-nya sebagai Kepala Daerah di tanah Toar-Lumimuut paling Selatan Minahasa. Buktinya, Wongkar yang juga tercatat sebagai Wakil Bupati Minsel Periode 2016-2021 ini, tetap memperhatikan serta memprioritaskan perhatiannya kepada kinerja masing-masing Kepala SKPD. Lihat saja agenda disetiap awal bulan berjalan. Suami tercinta anggota DPRD Minsel harus Elsye W. Sumual ini, selalu mengecek penyerapan serta pengawasan anggaran yang ada di setiap SKPD. Ini dilakukan dalam bentuk Rapat Koordinas Evaluasi Dan Pengawasan Realisasi Anggaran (Rakor-EPRA). “Kitakan sudah sepakat bahwa setiap awal bulan akan dilakukan Rapat Koordinasi EPRA. Maka hal ini, akan saya lakukan secara terus menerus. Jika Rakor setiap bulan ini sudah membawa dampak yang baik, maka kedepan kita bisa buat setiap dua bulan sekali. Kalau juga, dua bulan sekali kong semakin baik, maka Rakor Epra bisa kita lakukan setiap tiga bulan sekali,” tegas ayah tercinta dari Inri, Rael dan Eldo Wongkar ini saat memimpin Rakor EPRA awal Bulan Desember (01/12) di Gedung Lantai IV Pemkab Minsel. Oleh karena itu, FDW sapaan akrab Bupati Minsel meminta agar semua SKPD harus dan wajib memperhatikan penyerapan anggaran, kemudian dievaluasi secara internal realisasi anggarannya. “Saya optimis anggaran yang ada pada program dan kegiatan disetiap SKPD bisa terealisasi hingga akhir Desember mendatang dengan baik. Kalau hal ini dapat kita maksimalkan, maka Minsel akan menjadi daerah yang lebih baik. Begitu seterusnya,” ujar mantan Direktur LBH Manado ini. Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Minsel Pdt. Petra Yani Rembang, MTh, Sekdakab Minsel Glady N. Kawatu, SH, MSi, Assisten II Setdakab Minsel, Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Kabag, para Camat, Kepala Seksi/Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan, Para Bendahara OPD. (alvi_kominfo)