Berita & Artikel
Tetap terinformasi dengan berita terbaru seputar kebijakan, pembangunan, dan kegiatan kemasyarakatan di Kabupaten Minahasa Selatan.
Kian Lama Cap Tikus Tidak Diberi Ijin, Akhirnya Tetty Ukir Sejarah Baru Bagi Petani Sulut
Sejarah baru kembali terukir di kabupaten Minahasa Selatan. Kali ini perjuangan panjang para petani cap tikus di tanah Toar Lumimuut Minahasa Selatan untuk menjadikan minuman khas Cap Tikus berhasil dan terwujud. Ini terbukti dengan di Launchingnya Cap Tikus Berlabel resmi dan legal dilaksanakan di Aula Waleta Kantor Bupati Minahasa Selatan, Senin (07/1) oleh Bupati Minahasa Selatan DR. Christiany Eugenia Paruntu, SE.Tak pelak kalau petani-petani yang ada di Minsel khusus yang hadir di Waleta Kantor Bupati menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Bupati Minsel atas kerja nyata-nya yang mampu menjadikan minuman tradisional ini, sebagai minuman yang legal. Jujur saja kami sangat bangga dan wajib berterima kasih kepada Ibu Bupati atas perjuangannya. Karena sejak dahulu kala, baru kali ini Cap Tikus bisa dilegalkan. Kami sangat bangga dengan upaya keras ibu Tetty. Ibu Tetty telah mengukir sejarah baru di mata petani cap tikus yang ada di Minsel bahkan Sulawesi Utara. Ini baru bilang pemimpin yang mampu memperjuangkan nasib rakyat, ucap Hengky dan Linda Umar petani yang datang dari Desa Ranoketang Tua Amurang, Luis Paat Motoling, K. Tutu Ritey Amurang Timur dan Robi Karundeng Kaneyan Tareran.Lain lagi dengan petani cap tikus yang ada di Lodi Rampisela Rumoong Bawah Amurang Barat, dia mengaku sangat bangga karna karyanya bisa dinikmati bukan hanya warga Minahasa tetapi warga Nusantara bahkan warga yang ada di luar Negeri. Apalagi, minuman cap tikus berlabel ini sudah bisa didapati di Bandara dan Pelabuhan serta pertokoan yang ada di Sulawesi Utara. Bayangkan saja diwaktu yang lalu, saudara-saudara kami yang ada di luar daerah, ketika pulang kampung sulit sekali membawa minuman ini, sebagai hadiah bagi mereka untuk kembali ke luar daerah. Tapi skarang mereka bebas membeli dan membawa ke rumah mereka karena telah dilegalkan oleh perjuangan Ibu Bupati Tetty. Makaseh banyak ibu ,namamu terukir selalu di hati kami petani cap tikus, tuturnya bersyukur.(alvi_kominfo)
Launching Cap Tikus, APINDO Sulut Bangga Perjuangan Bupati Minsel
Ada yang menarik dari Launching Cap Tikus Berlabel resmi atau legal yang dilaksanakan di Aula Waleta Kantor Bupati Minahasa Selatan, Senin (07/1). Apa itu ?. ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (ASPINDO) Provinsi Sulawesi Utara Nicho Lieke mengaku sangat bangga dengan perjuangan Bupati Minahasa Selatan DR. Christiany Eugenia Paruntu,SE. Jujur saja saya sebagai ketua ASPINDO Sulut sangat bangga dengan perjuangan Ibu Tetty yang mampu memperjuangkan agar minuman tradisional Minahasa Selatan ini, bisa berlabel resmi dan legal serta bisa dipasarkan di tanah Nusantara bahkan di dunia Internasional, ucapnya dengan gembira.Kenapa kami sangat bangga saudara-saudara ?. Karena kami tahu untuk melegalkan minuman beralkohol tinggi ini, bukan hal mudah dan yang gambang. Untuk mendapatkan ijin resmi bagi minuman beralkohol seperti cap tikus ini, bukan sesuatu yang mudah atau atau waktu yang singkat. Tetapi sangat sulit dan butuh energi ekstra untuk memperjuangkan ini semua, sehingga bisa memiliki label resmi dan legal, tegas Lieke yang disambut meriah oleh ratusan petani cap tikus yang hadir saat launching. Selain itu lanjut Nicho Cap Tikus 1978 berlabel resmi ini telah dibuat atau diracik sedemikian rupa dan memiliki kemampuan mengubah glukosamenjadialkohol dan COmelalui Saccharomyces. Apa terlebih kita tahu Bersama cap tikus terbuat dari pohon seho.Bau dan aroma Cap Tikus yang tajam telah dibuat dengan sangat baik sehingga rasanya bisa dinikmati dengan oleh semua kalangan. Inilah yang membuat kami sangat berterima kasih kepada Ibu Bupati Minsel apa terlebih mampu memperkenalkan Minahasa Selatan kepada dunia Internasional, melalui produk Cap Tikus Berlabel Resmi atau Legal ini. Dan jika produk ini mendunia maka peningkatan taraf hidup petani cap tikus di Minsel juga akan membukit dan bisa menopang kebutuhan hidup dan peningkatan perekonomian baik keluarga maupun masyarakat Minahasa Selatan secara umum, tutup Nicho yang disambut meriah oleh petani Minsel.(afi_kominfo)
Wujudkan Kemandirian Petani, Tetty Hadirkan Klinik Pertanian di Minsel
Bukan hanya Rumah Sakit atau Lembaga Kesehatan yang memiliki klinik. Tetapi di kabupaten Minahasa Selatan akan hadir Klinik Pertanian untuk melakukan pengamatan terhadap kasus tanah, untuk mengdiagnosa penyakit yang diderita oleh tanaman atau pertanian. Ini merupakan gebrakan yang luar biasa oleh Bupati Minahasa Selatan DR. Christiany Eugenia Paruntu, SE di awal Tahun 2019, untuk mewujudkan kemandirian Petani yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan, maka setiap Desa/Kelurahan akan memiliki Klinik Pertanian. Demikian dikatakan Tetty sapaan akrab Bupati Minsel saat membuka sosialisasi Klinik Pertanian di hadapan para Lurah/Hukum Tua serta Camat se-Kabupaten Minahasa Selatan di Gedung Lantai IV Kantor Bupati Minsel Kamis (03/1).Dikatakannya, kehadiran Klinik Pertanian ini akan sangat membantu para petani di Minsel, untuk mengdiagnosa atau mengidentifikasi kualitas tanah, apakah tanah itu memiliki kadar asam yang tinggi atau rendah, atau apakah tanah memiliki kadar basahnya tinggi atau rendah, semua dapat diketahui dengan mudah. Bahkan bukan hanya itu, Klinik Pertanian juga bisa mengidentifikasi kualitas tanah dengan cara mengambil sampel tanah dan dimasukan kegelas kimia dan diiukur dengan alat ukur yang ada, sehingga bisa diketahui apakah tanah itu mengandung Nitrogen, Fosfat, Kalium, Sulfur dan lain-lain. Nah, jika tanah kita mengandung unsur N atau P atau K sudah ketahui, maka jenis tanaman apa yang cocok untuk ditanami pada tanah itu. Semuanya bisa di lihat sesuai dengan aplikasi yang yang ada.Saya ingin agar Klinik Pertanian hadir di Minsel sebagai wadah yang pertama di Sulawesi Utara dapat memberi solusi bagi para petani dalam menanam serta meningkatkan produksi pertaniannya. Ini merupakan bagian dari mewujudkan kemandirian petani di Minsel. Lebih jelasnnya akan disampaikan oleh tenaga ahli dalam kegiatan ini, tegas Paruntu disambut gembira oleh Hukum Tua dan Lurah se-Minsel sambil memohon pamit untuk bertolak ke Modoinding untuk menghadiri Ibadah KKR. Hadir dalam acara ini Asisten I Bidang Pemerintahan dan KESRA Drs Handri Sondak, Kadis Pertanian Minsel Franky Pasla, SE, MSi, Kadis PMD Minsel Drs. Evert Poluakan.(alvi_kominfo)
Paruntu : 2019, TPP ASN di Minsel Full 12 Bulan, Plus Gaji 13 dan 14
Kabar gembira bagi seluruh ASN di Lingkungan Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa Selatan. Apa itu ?. di tahun 2019 ini, Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ada di Minsel akan mendapatkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) plus Gaji 13 dan Gaji 14. Hal ini dikatakan Bupati Minsel DR. Christiany Eugenia Paruntu, SE saat memimpin Apel Perdana ASN dan Tenaga Harian Lepas (THL) di Gedung Waleta Kantor Bupati Kamis (03/1).Tahun 2019 ini, seluruh PNS yang ada di lingkungan kerja Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan akan mendapatkan TPP 12 bulan full, tegas Paruntu yang disambut meriah oleh ribuan PNS yang hadir saat Apel Perdana. Bahkan bukan hanya itu, Tetty juga mengatakan bahwa di tahun 2019 ini, PNS di Lingkungan Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa Selatan akan mendapatkan Gaji Bulan 13 dan Gaji Bulan 14. Selain TPP 12 bulan, kalian semua juga akan mendapatlan gaji 13 dan gaji 14, ucap Paruntu yang juga disambut tepuk tangan oleh ribuan PNS di Minsel. p>Seiring dengan pemberian TPP 12 bulan plus gaji 13 dan 14, Tetty mengharapkan agar seluruh ASN bisa meningkatkan kinerjanya dalam melayani masyarakat. Saya sangat berharap agar semua PNS bisa bekerja maksimal dan berjalan seiiring dengan tunjangan 12 bulan plus gaji 13 dan gaji 14. Saya juga akan mengawal proses ini. Agar jangan ada yang mengeluh, instansi lain 12 bulan sementara instansi lainnya 8 bulan. Jadi sampaikan kepada istri atau suami saudara/i bahwa tahun ini kita akan mendapatkan TPP 12 bulan plus gaji 13 dan gaji 14, untuk menopang kesejahteraan para PNS, tambah anak tertua mantan Rektor Unsrat Manado Alm. Prof. DR. Ir. Jopie Paruntu, MS yang disambut meriah oleh ribuan PNS yang di gedung Waleta Kantor Bupati.Hadir dalam Apel Perdana ASN dan THL masing-masing Wakil Bupati Frangky D. Wongkar, SH, Sekdakab Minsel Denny Kaawoan, SE, MSi serta seluruh pejabat teras lainnya mulai dari Asisten I, II, III, Staf Ahli, Kadis, Kaban, Kabag, Camat, Lurah serta seluruh pejabat eselon lainnya. Usai apel perdana dilanjutkan dengan ibadah awal Tahun 2019.(alvi_konimfo)
Tetty : Saya Tahu Ada Kepala SKPD Minta-minta Duit
Warning keras terus dialamatkan kepada kepala SKPD yang ada di kabupaten Minahasa Selatan. Warning keras ini keluar dari mulut Bupati Minahasa Selatan DR Christiany Eugenia Paruntu, SE saat membawakan sambutan dalam kegiatan Apel Perdana ASN dan Tenaga Harian Lepas (THL) di Gedung Waleta Kantor Bupati Kamis, (3/01). Menurut Paruntu, dirinya telah menerima laporan bahwa ada kepala-kepala SKPD yang meminta duit dalam menjalankan tugasnya.Saya sudah menerima laporan bahwa ada kepala SKPD yang meminta-minta duit kepada masyarakat dalam menjalankan tugas pelayanan sebagai ASN, tegasnya. Bahkan bukan hanya itu, Bupati mewarning keras dua SKPD yang ada di Minsel masing-masing Bappelitbang dan DPMPTSP atau Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu. Itu yang ada di Bappelitbang dan DPMPTSP Minsel, saya tahu apa yang kalian lakukan disana. Jadi saya tidak mau lagi di tahun 2019 ada yang melapor kalau kalian minta-minta duit kepada warga atau masyarakat yang membutuhkan pelayanan kalian, tegas Paruntu.Lebih jauh lagi ungkap Tetty sapaan akrab Bupati Minsel, ada kepala SKPD juga yang minta-minta duit kepada bawahannya. Ada juga kepala SKPD yang menyuruh bawahannya untuk minta-minta duit. Ada juga kepala SKPD yang menakuti-nakuti bawahannya. Ini semua saya sudah dengar hellip; Jadi kalau ada kepala SKPD seperti itu, silakan lapor saya. Dan saya akan tindaki oknum pejabat itu, tambah Paruntu sambil meminta agar para pejabatnya untuk bertobat. Kita kase waktu untuk kalian, agar bertobat dan jangan berbuat lagi di tahun 2019. pintanya.(alvi_kominfo)
Paruntu Tahu Tahun 2019 Kepala SKPD Mulai ‘Main Cantik’
Gelombang panas di Tahun politik 2019 mulai bergulir. Kali ini gelombang panas itu, mulai dirasakan oleh Bupati Minsel DR. Christiany Eugenia Paruntu, SE, ketika ada beberapa kepala SKPD yang mulai \"main cantik \" dengan mengatakan berbagai pernyataan yang menusuk hati Bupati tercantik ini. Hal ini diakui oleh Bupati perempuan pertama yang hamper dua periode memimpin kabupaten Minahasa Selataan , saat memberikan sambutan dalam apel perdana ASN dan Tenaga Harian Lepas (THL) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Minsel, di Gedung Waleta Kantor Bupati Kamis (03/1).Paruntu mengatakan, ada beberapa kepala SKPD yang mengatakan bahwa kepemimpinan saya akan segera berakhir. Saya tahu orangnya. Seharusnya kata-kata ini tidak perlu terjadi. Kita harus punya etika, sudah 8 tahun kita melayani bersama, masak harus ungkapkan kata-kata seperti itu. Eh hellip;busuk-busuk begini, saya dan pak Wakil Bupati ditetapkan Tuhan Yesus untuk menjadi Bupati dan Wabub bagi kalian dan masyarakat Minahasa Selatan, ucapnya. Bahkan bukan hanya itu, ada juga yang mengatakan bahwa kepemimpinan saya tinggal dua Tahun. Jadi torang kepala SKPD musti main cantik, supaya siapapun yang menjadi Bupati Minsel berikut torang tetap Kadis atau Kaban. Pernyataan ini juga saya sudah dengar. Dan kita lihat saja nanti walaupun hanya dua tahun kepemimpinan saya dengan pak Wakil Bupati, tegas Paruntu dalam sambutannya.Lebih parah lagi lanjut Tetty, bahwa ditahun politik 2019 ini, ada pejabat saya yang mengatakan 2019 ganti Bos. Ini juga lanjut Tetty, tidak perlu terjadi. Karena seorang pejabat seharusnya memiliki etika. Jadi saya sangat berharap agar semua pejabat di lingkungan pemerintah kabupaten Minahasa Selatan agar memiliki etika yang baik terhadap atasan dan bawahan. Dan walaupun tinggal dua Tahun kepemimpinan saya di Minsel, bahkan jika diperkenankan selesai nanti, saya janji akan mengawal pembangunan di Minahasa Selatan, ketus Paruntu.(afi_kominfo)
Pimpin Apel Perdana, Bupati Ingatkan ASN Minsel Wajib Miliki Empat Spirit
Bupati Minahasa Selatan DR. Christiany Eugenia Paruntu, SE Kamis, (03/1) memberikan peringatan keras bagi para ASN baik pelaksana maupun para pejabat yang memangku jabatan Eselon di lingkungan pemerintahan kabupaten Minahasa Selatan. Apa itu ?. Setiap pejabat maupun pelaksana wajib memiliki 4 (empat) Spirit dalam melayani warga dan masyarakat kabupaten Minahasa Selatan di tahun 2019 ini. Hal ini disampaikan oleh Tetty sapaan akrab Bupati Minsel, saat memimpin Apel Perdana bagi ribuan ASN dan Tenaga Harian Lepas (THL) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan di Gedung Waleta Kantor Bupati. Dikatakan Tetty, Empat Spirit itu, pertama adalah Spirit of Love , ini harus ada dalam diri kita ASN dan THL agar semangat saling mengasihi dan menyanyangi terus bertumbuh dalam kehidupan pelayanan kita. Kedua Spirit of Obedience adalah semangat ketaatan kita sebagai ASN dan THL untuk wajib dan taat terhadap aturan dalam rangka meningkatan kinerja apalagi sudah ada e-Kinerja dan e-Absen. Jangan hari ini hadir dan besok tidak masuk kerja. Kemudian Ketiga adalah Spirit of Responbility , yaitu memiliki rasa bertanggungjawab terhadap apa yang menjadi tugas kita, dan bertanggungjawab terhadap apa yang kita kerjakan. Dan yang Keempat atau yang terakhir adalah The Spirit of Hard Work semangat untuk bekerja keras dalam melayani warga dan masyarakat Minahasa Selatan, urai Tetty.Bahkan lanjut anak tertua mantan Rektor Unsrat Manado Alm. Prof. DR. Ir. Jopie Paruntu, MS, jika keempat spirit ini ada dalam diri kita sebagai ASN dan THL, maka pelayanan kita pasti akan membawa dampak yang baik bagi masyarakat Minahasa Selatan. Tahun 2018 kemarin, mungkin diantara kita masih ada sifat malas-malasan, mari kita yang buang jauh-jauh dan kita hadirkan empat spirit ini dalam hidup kita. Saya tadi sebelum pimpin apel perdana ini, baca alkitab dan Tuhan Kasih Hikmat kepada saya agar saya harus katakan empat spirit ini kepada saudara-saudari sekalian. Jadi sekali lagi saya ingatkan agar seluruh ASN dan THL untuk dapat memperhatikan empat spirit ini. Apalagi, tahun 2019 ini saya telah canangkan sebagai Tahun Hikmat dan Berkat, tegas peraih Penghargaan Bintang Tanda Jasa dari Presiden RI Jokowi Tahun 2015.(alvi _kominfo)
Rindengan Pensiun, Tetty Lantik Kaawoan Jadi Sekda Minsel
Jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Selatan yang pegang oleh Drs Danny Rindengan, MSi sejak 23 Juli 2013 yang silam. Akhirnya secara resmi diserahkan kepada Drs Denny Kaawoan, MSi (Kadis Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Minsel) melalui acara pelantikan di Lantai IV Kantor Bupati Minahasa Selatan Senin (15/10/2018). Dalam acara pelantikan tersebut, Kaawoan dilantik secara resmi oleh Bupati Minsel DR. Christiany Eugenia Paruntu, SE sesuai dengan Surat Keputusan No : 821/833/BKD/IX/2018 tertanggal 15 oktober yang disaksikan oleh Wakil Bupati Minsel Franky D Wongkar, SH, Ketua DPRD Minsel JJ. Tumbuan, SE dan Gubernur Sulut yang diwakili oleh staf ahli Gubernur Roy Tumiwa.Usai pengemabilan sumpah dan janji jabatan Sekretaris Dearah yang baru Denny Kaawoan, SE, MSi, Tetty sapaan akrab Bupati Minsel menyampaikan banyak selamat kepada Kaawoan. Banyak slamat untuk pak Denny. Dan selamat menjalan tugas yang baru, ucap Tetty yang juga dikenal sebagai anak tertua mantan Rektor Unsrat Manado Prof. DR. Ir. Jopie Paruntu, MS. Selain itu, lanjut Tetty dalam sambutannya, dirinya sangat berharap agar Sekda yang baru ini bisa bekerja lebih gesit untuk menjawab semua kebutuhan masyarakat Minahasa Selatan umumnya.Sedangkan, untuk mantan Sekda Drs. Danny Rindengan, MSi sendiri, Tetty yang juga Ketua DPD Golkar Sulut ini menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya buat pak Rindengan yang sudah mengabdikan diri untuk melayani masyarakat Minahasa Selatan sejak menjadi Kadis Perindagkop hingga jabatan terakhir sebagai Sekda. Memang saya melayani dan mengabdi bersama dengan pak Rindengan kurang lebih 8 Tahun. Sejak beliau menjadi Asisten Bidang KESRA (Asisten I) Setdakab Minsel hingga memangku jabatan Sekda. Kebersamaan yang sangat Panjang, beliau ini mendampingi saya dari periode pertama hingga kedua ini sebagai Bupati. Jadi wajarlah kalau saya harus merasa sedih, tutup Paruntu.Hadir juga dalam acara pelantikan, masing-masing Ketua KONI Minsel James A. Kojongian, ST.MT yang juga caleg Golkar Provinsi Dapil Minsel, Ketua PMI dr. Michaela Elsiana Paruntu, SE, Kapolres Minsel, Kepala Kejaksaan Negeri Amurang, Ketua Pengadilan murang, mantan Sekda Minsel Drs Danny Rindengan, MSi, Panitia Seleksi jabatan Sekda, Wakil Ketua DPRD Minsel Frangky Lelengboto, ST dan Rommy Pondaag, SH. MH serta seluruh pejabat teras pemkab Minsel mulai daera eselon II, III dan IV serta para Hukum Tua.(alvi)
Negeri Di Atas Awan, Kaki Langit Di Minahasa Selatan
Kala itu waktu menunjukan jam 05.00 lewat 15 menit.Matahari mulai menampakan tanda-tanda kehadirannyaKabut malam tersingkapawan putih kuning keemasan terkapar cahaya sinar mentari , Saat dimana manusia menyadari bahwa Sang Khalik tetap menyertai bahkan menganugerahkan kehidupanGelap berganti Terang, Malam berganti Siang , Embun menetes, Bunga bermekaran, Burung berkicau, Keindahan yang luar biasaItulah khilas keindahan Negeri diatas awan di Desa Poopo Kecamatan Ranoyapo Kabupaten Minahasa Selatan. Gunung Payung atau Kuntung Payung adalah nama lokasi tersebut. Banyak orang yang telah berkunjung ditempat ini baik dari desa sekitar maupun berasal dari luar Minahasa Selatan bahkan jika cuaca bagus kita akan menemukan banyak warga bagaikan sebuah perkampungan kecil diatas gunung ini. Pengunjung mengakui kepenatan perjalanan telah ditebus keindahan yang luar biasa. Memang rute yang ditempuh sedikit ekstrim, kendaraan roda empat tidak bisa sampai kepuncak. Jarak tempuh dari pusat kota Amurang ke desa Poopo kurang lebih 30 menit. Dari desa Poopo tepatnya di sekitar Timbunan pengunjung menempuh perjalanan lagi kurang lebih 3,5 kilometer dengan waktu tempuh rata-rata 2,5 jam. Adapun medan yang akan dilewati berupa tanjakan naik sekitar 60 derajat berupa jalan kebun. Jika menggunakan kendaraan roda dua jenis trail maka tentu akan menghemat tenaga namun memerlukan keahlian mengendara yang baik juga. Saat ini Pemerintah Kabupaten bersama Desa Poopo dan Warga yang ada sementara berembuk untuk mengembangkan Potensi Wisata yang ada di daerah ini. Mulai dari Akses jalan hingga pengelolaan tempat menjadi sasaran utama pengembangan nantinya. DISKOMINFO-MINSEL (sumber : Altin S. / Pejabat Hukum Tua Poopo Barat )