MINSELKAB.GO.ID
Website Resmi Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan

Berita & Artikel

Tetap terinformasi dengan berita terbaru seputar kebijakan, pembangunan, dan kegiatan kemasyarakatan di Kabupaten Minahasa Selatan.

Padamkan Kebakaran Pasar 54 Amurang, Water Canon Polres & Damkar Minsel Dibantu Damkar Minahasa
Berita
01 Oct 2022
Padamkan Kebakaran Pasar 54 Amurang, Water Canon Polres & Damkar Minsel Dibantu Damkar Minahasa

minselkab.go.id- Peristiwa yang kebakaran yang terjadi di areal Pasar 1954 Amurang khususnya yang terletak di areal Kelurahan Ranoiapo kecamatan Amurang Kabupaten Minahasa Selatan, sekitar pukul 23.35 Wita pada Jumat (30/9) malam. Membuat Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Minahasa Selatan dan Polres Minsel bergerak cepat. Bahkan bukan hanya itu, dua armada Damkar Minsel serta Water Canon milik Polres Minsel, kesulitan untuk memadamkan api yang sangat besar itu. Nikson Mukuan, SSos Kadis Damkar Minsel Bersama dengan timnya terlehat bergerak cepat dan harus bolak-balik untuk memadamkan api dan mengisi air di tank untuk memadamkan api secara bertahap. Sementara dari pemantauan tim Dinas Komunikasi dan Informatika kabupaten Minahasa Selatan, khususnya Bidang Informasi Komunikasi Publik Alvi J. Ulaan, ST, terlihat Kapolres Minsel  AKBP C. Bambang Harleyanto bersama para Kepala Satuan (Kasat) Kapolsek Amurang serta puluhan anggota. Begitu juga dengan petugas TNI dari Koramil 1302 Amurang bahu-membahu untuk mengendalikan lokasi tersebut dan memadamkan api yang terus menjalar. Tapia da yang menarik. Apa itu ?. Peristiwa kebakaran ini,  ternyata bukan hanya menjadi perhatian dari Dinas Damkar dan Polres Minsel tetapi menjadi perhatian khusus dari Dinas Damkar Kabupaten Minahasa. Bukitnya, sekitar pukul 01.05 WITA Sabtu (01/10) dini hari, armada Damkar kabupaten Minahasa yang dipimpin oleh Ronald Sparman, SSos ini bergabung Bersama dengan tm Damkar Minsel dan regu Water Canon Polres Minsel untuk memadamkan titik-titik api yang kemungkinan besar bisa merembet ke areal yang luar. Alhasilnya, areal yang ada di kompleks Bioskop Nona Amurang ke arah pantai berhasil di kendalikan atau diantisipasi oleh petugas. “Kami bergerak dari Tondano Minahasa ketika kami mendapat kabar terjadinya peristwa kebakaran di Pasar Amurang,” ucap Ronald yang akrab dikenal mantan Kepala Bidang Polhut Dinas Kehutanan Minsel sewaktu dia masih bekerja di kabupaten Minsel. (afi kominfo_minsel)

Pasar ‘54 Amurang Ta’Bakar, Ribuan Warga Padati Pertokoan
Berita
01 Oct 2022
Pasar ‘54 Amurang Ta’Bakar, Ribuan Warga Padati Pertokoan

minselkab.go.id- Kebakaran Pasar 1954 Amurang,  sekitar pukul 23.35 Wita pada Jumat (30/9). Membuat areal kompleks Benteng Potugis, Ruang Terbuka Publik (RTP), Bioskop Nona, GMIM Syalom Sentrum yang ada di Pertokoan Amurang dibanjiri oleh ribuan warga yang datang baik dengan kendaraan roda dua, empat dan berjalan kaki. Fasilitas jalan yang ada di areal tersebut, menjadi lautan manusia. Namun kebiasaan saat ini, berbeda dengan kebiasaan saat Pasar 1954 Amurang yang terbakar pada Jumat 11 April 2003 silam. Peristiwa kebakaran yang terjadi pada 2003 silam itu, warga Amurang belum kenal dengan dunia Media Sosial (medsos). Jadi, saat peristiwa terjadi warga yang berdatang ke lokasi, tidak dengan tangan kosong tetapi tangan yang memegang ember berisikan air untuk membantu memadamkan api. Namun sekarang, dari pemantauan tim Dinas Komunikasi dan Informatika kabupaten Minahasa Selatan, khususnya Bidang Informasi Komunikasi Publik Alvi J. Ulaan, ST, warga yang datang ke lokasi peristiwa hanya dengan ponsel. Mereka bukan sibuk  membantu namun hanya sibuk melaporkan peristiwa tersebut melalui medsos. Bahkan bukan hanya itu, kehadiran warga di lokasi, terpantau memperkecil ruang gerak petugas pemadam kebakaran. Armada Damkar saja sulit membubar warga yang memadati jalur transportasi di areal pertokoan walaupun mobil damkar seharusnya diberi ruang agar bisa bergerak dengan cepat untuk memadamkan api yang semakin membesar. (afi kominfo_minsel)

Peristiwa 19 tahun Lalu Terulang Lagi,  Pasar 1954 Amurang Jadi Lautan Api
Berita
01 Oct 2022
Peristiwa 19 tahun Lalu Terulang Lagi, Pasar 1954 Amurang Jadi Lautan Api

minselkab.go.id- Masih ingat dengan peristiwa kebakaran Pasar 1954 Amurang yang terletak di wilayah kepolisian kelurahan Uwuran Satu Kecamatan Tombasian pada pada 11 April 2003 silam ?. Kali ini,  peristiwa yang sama terulang kembali, sisa lokasi Pasar 1954 Amurang yang letaknya ada, di wilayah kepolisian Kelurahan Ranoiapo kecamatan Amurang (dahulu kecamatan Tombasian,red) kini jadi lautan api dan tinggal puing-puing, setelah api membungkus areal tersebut pada pukul 23.35 Wita pada Jumat (30/9).   Dari pemantuan tim Dinas Komunikasi dan Informatika kabupaten Minahasa Selatan, khususnya Bidang Informasi Komunikasi Publik Alvi J. Ulaan, ST dilokasi kejadian. Tak pernah terlintas di benak pikiran warga yang ada disekitar pertokoan, kalau api ini akan membumi hanguskan areal pasar itu. Pasalnya, kebakaran itu, awalnya api masih kecil. Namun tiupan angin darat kearah laut-lah yang membuat api semakin membesar dan dengan cepat merembet kearah kios-kios jualan pakaian milik para pedagang yang berjualan di sampai SD Negeri 1 Amurang itu. Peristiwa ini, membuat warga yang ada di kompleks pertokoan Amurang langsung panik, mereka langsung bahu-membahu untuk memadamkan api yang makin membesar itu dengan air yang ada di areal Ruang Terbuka Publik (RTP) Amurang. Namun sayang seribu sayang kapasitas air dan tenaga tidak bisa memadamkan api yang semakin membesar dan merembet kearah SD Negeri 1 Amurang, kemudian bergerak meluas kearah kios Reparasi Senjata Angin Song Lie, Toko Orlane Amurang milik Alm. Cawo dan Tote yang kini disewa oleh Indomaret. Lidah api yang bergerak sesuai arah angin ini, kemudian menjilat tidak beraturan dan membakar kios-kios bangunan yang terbuat dari beton dan papan,  milik para pedagang sembako, pakaian dan  rumah makan dalam waktu yang sangat singkat. Sekitar pukul 24.00 WITA, api kemudian dengan cepat bergerak kearah pemukiman warga yang ada di Pasar membelakangi pesisir pantai Amurang. Waktu terasa berjalan sangat singkat, warga yang panik terpantau kocar-kacir untuk mengamankan barang dagangan dan barang berharga mereka. Api-pun mulai menjalar hingga pemukiman warga yang ada di areal Lingkungan 15 kelurahan Ranoiapo atau tepatnya puluhan anggota jemaat Kolom 5 GMIM Baitel Ranoiapo, sekitar pukul 00.30 WITA (01/10) dini hari. Rumah warga-pun akhirnya diludes dan tinggal puing-puing. Sil seorang pedagang mengaku bahwa awalnya dia Bersama beberapa warga melihat titik api itu ada sangat kecil. Namun selang beberapa menit tiba-tiba menjadi besar. “Api, awalnya masih kecil, Cuma angin yang bertiup kencang ke arah laut atau pantai Amurang, membuat api yang ada di titik komplek toko sembako milik Ci Hoa dan Ape Moniaga ini, menjilat kios-kios jualan pakaian yang ada dibelakangnya semakin membesar dan langsung membumi hanguskan areal sisa pasar 1954 itu dengan cepat,” ungkapnya. (afi kominfo_minsel)

Tandatangani BAST-BMN, KemenPUPR-RI Serahkan 50 Unit Rusus Nelayan Pada FDW
Berita
28 Sep 2022
Tandatangani BAST-BMN, KemenPUPR-RI Serahkan 50 Unit Rusus Nelayan Pada FDW

minselkab.go.id- Program dan kegiatan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (PUPR-RI) dalam rangka meningkatkan ketersediaan rumah hunian yang layak bagi Nelayan, Mahasiswa, Pelajar, Santri, Pekerja, Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri maupun petugas di daerah perbatasan dan pulau terpencil di  Provinsi Nyiur Melambay Sulawesi Utara, secara khusus pembangunan 50 unit Rumah Khusus  (Rusus) Nelayan yang telah selesai dibangun pada tahun 2018 di Desa Matani Satu Kecamatan Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan, akhirnya diserah-terimakan dari Kementerian PUPR-RI kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan. Demikian dikatakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten  Minsel Royke Mandey, SH. Dikatakan Mandey, Proses serah terima ini, berlangsung di Swisbell Hotel Manado Rabu (28/9) di tandai dengan penandatangan Berita Acara Serah Terima (BAST) Barang Milik Negara (BMN) berupa 50 Rumah Khusus Nelayan yang berdiri di wilayah kepolisian Desa Matani Satu Kecamatan Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan oleh Menteri PUPU RI yang diwakili oleh Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprianto, ST, MT kepada Bupati Minahasa Selatan Frangky Donny Wongkar, SH, Sedangkan, Dirjen Perumahan Kementerian PUPR-RI Iwan Suprianto dalam sambutannya mengatakan, bahwa  pembangunan Rusus Nelayan ini menelan anggaran Rp. 5,35 Miliar. Dan kegiatan ini,  telah selesai dibangun pada Tahun 2018 silam. Oleh karena itu, lanjut mantan Direktur Prasarana Strategis, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian PUPR-RI, bahwa 50 unit Rusus Nelayan telah menjadi Barang Milik Negara (BMN) yang perlu kami serah-terimahkan kepada Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati Minahasa Selatan, ungkap lelaki yang dikenal mantan Kepala Pusat Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan, Olahraga, dan Pasar, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian PUPR-RI. Pada kesempatan yang sama, Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar juga mengaku sangat berterima kasih kepada Pemerintah Pusat secara khusus Kementerian PUPR-RI yang sudah bergandengan tangan dengan Pemerintah Daerah khusus Minahasa Selatan dalam rangka upaya bersama antara Pemerintah Pusat dan Kabupaten Minsel untuk mengatasi dan mengantisipasi terciptanya Kawasan Kumuh dipesisir laut melalui pembangunan Rusus Nelayan ini. “Intinya,  bentuk perhatian dan keseriusan Pemerintah dalam penyediaan rumah layak huni bagi para nelayan bisa terwujud. Secara khusus kami bisa mengantisipasi serta mengatasi peluang terjadinya Kawasan Kumuh Dipesisir Laut di Kecamatan Tumpaan Desa Matani Minahasa Slatan,”tegas  orang nomor satu di Minsel itu. (afi_kominfo)

Usaha FDW Tidak Sia-sia, Menteri Koperasi & UKM Bakal Lakukan Groundbreaking Factory Sharing di Minsel
Berita
22 Sep 2022
Usaha FDW Tidak Sia-sia, Menteri Koperasi & UKM Bakal Lakukan Groundbreaking Factory Sharing di Minsel

minselkab.go.id - Kerja keras Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH bersama wakil Bupati Pdt. Petra Yanni Rembang, MTh,  akhirnya membuahkan hasil yang nyata untuk warga Minahasa Selatan. Apa pasal ?. Kunjungan orang Nomor Satu Minahasa Selatan di gedung Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI pada Selasa 18 Januari 2022 silam, mendapat respon positif dan khusus dari Menteri Koperasi dan UKM  RI Drs. Teten Masduki. Demikian dikatakan Kepala dinas Koperasi dan UMKM Minahasa Selatan DR. Meidy M. Maindoka, MSi dan Kadis Komunikasi dan Infomatika Royke Mandey SH. Menurut Maindoka dan Mandey, respon baik ini, ditandai dengan rencana kunjungan Menteri Koperasi dan UKM  RI Drs. Teten Masduki di tanah Toar Lumimuut bagian Selatan.  “Sesuai dengan rencana, bahwa mantan Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia ini, akan melakukan kunjungan di daerah Nyiur Melambay Sulawesi Utara Kabupaten Minahasa Selatan, Kecamatan Amurang Barat khususnya Desa Kapitu,”kata Maindoka dan Mandey. Kunjungan Drs. Teten Masduki bersama rombongannya Deputi Bidang Perkoperasian Ahmad Zabadi,  Deputi Bidang UKM Hanung Harimba Rachman, Staf Khusus Menteri Riza Damanik di Desa Kapitu lanjut Maindoka dan Mandey, untuk melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking,red) pembangunan rumah produksi bersama (Factory Sharing) yang menelan anggaran total 95 Miliar dalam kurun waktu selama 3-4 Tahun. Dan Tahap I ini, dimulai Tahun 2022 dengan anggaran mencapai 10,8 Miliar. “Kalau tidak ada aral melintang Jumat, (23/9) pak Menteri Drs Teten Masduki, akan melakukan groundbreaking pembangun Factory Sharing,” tegas Mandey dan Maindoka bersamaan. Sementara ketika disingung mengenai kegiatan apa saja yang akan dilakukan oleh Menteri Koperasi dan UKM RI di Minsel, Mandey mengaku bahwa kegiatan Menkop & UKM RI ini usai melakukan peletakan batu pertama, beliau akan mengunjungi pelabuhan Amurang sekaligus berdialog dengan pengelola pelabuhan. Dan usai kegiatan tersebut, pak Menteri Drs Teten Masduki bersama rombongan bertolak ke Manado untuk menghadiri Sidang Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Sulawesi Utara dalam rangka Peringatan HUT Provinsi Sulawesi Utara ke-58, tambah Mandey. (alvi_kominfo)

Sampaikan Keluh Kesah Petani, FDW ‘Curhat’ di Kementerian Pertanian RI
Berita
20 Sep 2022
Sampaikan Keluh Kesah Petani, FDW ‘Curhat’ di Kementerian Pertanian RI

minselkab.go.id- Kepiawaian Franky Donny Wongkar (FDW) belakangan ini menjadi buah bibir bagi warga Minahasa Selatan. Apa pasal ?. Lelaki yang akrab dikenal sebagai Bupati Minahasa Selatan ini, diam-diam mulai menunjukkan kemampuannya untuk mewujudkan Visi Minsel Maju Berkepribadian dan Sejahtera. Bahkan, dibalik kecakapan dan kepandaiannya, suami tercinta anggota DPRD Minsel Elsye R. Sumual ini, rela “curhat” di kota Metropolitan Jakarta hanya untuk memperjuangkan aspirasi warga Minahasa Selatan, setelah-sebelumnya ayah tercinta dari Inri, Rael dan Eldo Wongkar ini melakukan lobi-lobi khusus di DPR-RI pada Senin (19/9) kemarin. Namun, hari ini Selasa (20/9), mantan Direktur YBLH-LBH Manado selama 3 periode (1996-2002) nekat menyambangi Gedung Kementerian Pertanian-RI di Jalan Harsono RM Nomor.3 Ragunan-Jakarta. Kunjungan tersebut menurut FDW, untuk melakukan audensi dengan Kementerian Pertanian RI terkait dengan program prioritas Minahasa Selatan di sektor Pertanian. “Saya berkunjung di kantor Kementerian Pertanian ini, untuk menyampaikan berbagai keluh-kesah warga Minsel khususnya di para petani. Mulai dari benih, pupuk, teknologi pertanian moderen seperti alat dan peralatan pertanian dan lain-lain. Pokoknya semua yang menjadi keluh-kesahnya petani Minsel, saya sampaikan ke Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian saat ini,” ucap FDW. Bahkan, mantan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara tiga (3) periode ini, mengaku sangat bersyukur. Karena dalam kunjungan tersebut, dirinya disambut baik oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Dr. Ir. Kasdi Subagyono, M.Sc dan telah menerima serta merespon baik permohonan dari daerah Minahasa Selatan, melalui Proposal terkait Sarana & Prasarana Pertanian Kab. Minahasa Selatan. “Saya sangat bersyukur kar’na Pemerintah Pusat selalu memberi signal yang baik terhadap usulan-usulan dari kabupaten Minahasa Selatan begitu juga dengan dan DPR-RI,” tegas. Respon baik itu juga lanjut FDW, dapat  dirinya rasakan ketika melakukan kunjungan pada Senin (19/9) di Gedung DPR-RI Jakarta untuk memperjuangkan rencana program pengembangan pembangunan di sector Pariwisata termasuk sektor Pertanian dan Perternakan. “Saya akan tetap berusaha untuk melakukan lobi-lobi baik di DPR-RI maupun Kementerian untuk mewujudkan Visi dan Misi kami di Kabupaten Minsel. Secara khusus, upaya kami agar program-program prioritas ini bisa direalisasikan secara cepat dan tepat,” tambah FDW menutup percakapannya dari seberang ponsel. (afi_kominfo)

Wabup Ajak OPD Bantu BPS Sukseskan Regsosek 2022
Berita
20 Sep 2022
Wabup Ajak OPD Bantu BPS Sukseskan Regsosek 2022

minselkab.go.id- Rendahnya akurasi data penerima manfaat dari setiap program pemerintah akibat data yang belum dimutakhirkan dan data peningkatan kesejahteraan penduduk secara berkala serta lemahnya sistem data rujukan yang tidak inklusi, membuat  Lembaga setara Kementerian seperti Badan Pusat Statistik (BPS) harus ekstra keras untuk mewujudkan arahan Presiden RI Jokowi Widodo pada Sidang Kabinet Pencapaian Kemiskinan Ekstrim. Buktinya, Selasa (20/9) di Hotel Sutan Raja Amurang, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Minsel dan Mitra  menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Minahasa  Selatan Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) Tahun 2022. Demikian dikatakan Wakil Bupati Minsel Pdt. Yanni Petra Rembang, MTh usai mewakili Bupati Minsel pada acara Rakorda Regsosek Minsel. Petra saat membacakan sambutan tertulis Bupati Minsel mengatakan, bahwa kegiatan Regsosek yang mengusung tema “Mencatat untuk Membangun Negeri Satu Data Program Perlindungan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat” ini, adalah kegiatan yang telah menjadi agenda khusus pemerintah RI di Tahun 2022. Oleh karena itu, hampir semua  pemda di tana air bergerak serentak untuk menyukseskan program ini, tegasnya. Apa terlebih Minahasa Selatan, 2 tahun terakhir masa pandemic covid-19, membuat  membuat Minahasa Selatan harus mencetuskan Reformasi Structural  sebagai Langkah strategis untuk mengakselesarasi pertumbuhan ekonomi. Dan satu diantara dari Reformasi Structural ini,  adalah Reformasi Perlindungan Sosial melalui Regsosek. “Saya berharap agar data  Regsosek ini akan menjembatani eratnya koordinasi antara pemerintah daerah dan BPS untuk sekiranya bisa berbagi data, dan pemakaian data yang valid serta konsisten. Hal ini sangat penting. Karna menyangkut  ketepatan sasaran program dan  kegiatan pemerintah. Memang harus kita sadari bahwa, pemerintah pusat dan daerah telah berupaya untuk melakukan berbagai bentuk social protection atau perlindungan masyarakat dan pemberdayaan ekonomi, namun selalu terkendala dengan data yang tidak valid sehingga sering terjadi permasalahan di kalangan masyarakat,” tegas Petra mengutip sambutan tertulis Bupati. Rembang juga sangat optimis dan selalu berharap bahwa program Regsosek ini, akan melahirkan data terbaru di kabupaten Minsel untuk menjadi dasar terwujudnya kesejahteraan sosial di kalangan masyarakat. Oleh karena itu lanjut Rembang,  hal yang perlu diperhatikan dalam regsosek ini yaitu, seluruh jajaran pemkab Minsel harus bersinergi untuk menyukseskan kegiatan ini. Kemudian Para Camat tidak jenuh mengsosialisasikan kegiatan Regsosek ini kepada masyarakat. Dan yang paling penting Regsosek ini harus menjadi tangungjawab bersama oleh jajaran Pemerintah Daerah dan BPS, tutupnya. Dalam kegiatan Rakorda Regsosek tersebut, berlangsung diskusi tanya-jawab  antara pemateri dan peserta rakorda. Tampil sebagai pembicara  dari unsur BPS adalah Kepala BPS Hirsfeld Manullang, SSi, MSi. Unsur perencanaan dan pembangunan oleh Plt Kaban Bapelitbangda Minsel Brando Tampemawa, MH, Unsur Wali Data yaitu Kadis Kominfo Minsel Royke Mandey, SH, Unsur pemberdayaan masyarakat oleh Kabid Pembangunan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Minsel Edwin Tampi, SE. Hadir dalam kegiatan tersebut, Sirly Catharina Worotican, SE, MSi Pejabat Fungsional Statistik Ahli Madya BPS Provinsi Sulut, Kapolres Minsel diwakili oleh Kasat Intel Polres Minsel AKP Jose Trisko, Dandim 1302 Minahasa diwakili oleh Danramil Letda Adri Kandowangko, Kajari Amurang diwakili oleh Kasie Pidsus Roger Laurens Van Hermanus, SH, Para Organisasi Perangkat Dearah (OPD), Para Camat serta pemangku kepentingan lannya. (afi_kominfo)

Demi Minsel, FDW Nekat ‘Terobos’ Kantor DPR-RI
Berita
20 Sep 2022
Demi Minsel, FDW Nekat ‘Terobos’ Kantor DPR-RI

Bupati Minsel Franky D Wongkar, SH audensi dengan anggota DPR-RI fraksi  PDI-P utusan Sulawesi Utara  Dra. Adriana Charlotte Dondokambey, M.Si di ruang kerjanya. AMURANG- Semangat Bupati Franky D. Wongkar, SH untuk melakukan perubahan-perubahan di Kabupaten Minahasa Selatan semakin sulit dibendung. Kali ini, FDW sapaan akrab Bupati Minsel, gerak cepat. Suami tercinta anggota DPRD Minsel Elsye Sumual ini, Senin (19/9) nekat bertolak ke kantor DPR-RI Jakarta untuk memperjuangkan rencana program pengembangan pembangunan di sektor Pariwisata, Pertanian dan Peternakan. “Saya akan tetap berusaha untuk melakukan lobi-lobi baik di kementerian maupun di DPR-RI untuk mewujudkan Visi dan Misi kami di Kabupaten Minsel. Khususnya, bagaimana kami bisa merealisasikan cepat dan tepat berbagai program prioritas di sektor Pariwisata, Pertanian dan Perternakan.” tegas FDW. Bahkan bukan hanya itu, pria yang dikenal low profile ini, mengaku bahwa dirinya bersama rombongan telah melakukan kunjungan dan audensi dengan anggota DPR-RI fraksi  PDI-P utusan Sulawesi Utara  Dra. Adriana Charlotte Dondokambey, M.Si di ruang kerjanya. “Saya sudah menyampaikan aspirasi warga Minsel  tentang rencana pembangunan  Pariwisata. Dan puji syukur, proposal terkait beberapa program dan kegiatan sektor Pariwisata berserta dengan rencana anggarannya telah diterima langsung oleh Ibu Adriana dan beliau siap memperjuangkan proposal ini ke pihak eksekutif ,”ungkap FDW. Usai audensi dengan mantan Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Bitung Dra. Adriana Charlotte Dondokambey, M.Si yang saat ini telah menjadi wakil rakyat Sulut di Gedung Senayan, Wongkar juga melakukan kunjungan ke ruang kerja Wakil Ketua Komisi IV DPR-RI Ir. Mindo Sianipar. Dalam kunjungan tersebut, Franky yang juga akrab dikenal sekretaris PDIP Provinsi Sulut melakukan audensi serta menyampaikan berbagai aspirasi warga terkait dengan pemulihan ekonomi  di kabupaten Minahasa Selatan, khususnya di sektor pertanian dan peternakan.   “Kunjungan saya dan rombongan diterima langsung oleh Pak Mindo personil Fraksi PDI-P daerah pemilihan Jawa Timur VIII. Bahkan beliau juga sangat responsive dengan usulan atau proposal kami dari Minsel. Dia mengaku siap berjuang bersama untuk rakyat Minsel,” tutup FDW dari seberang ponselnya melalui Plt. Kaban Bapelitbang Minsel Brando Tampemawa, SH. MH  dan Reza Giroth Dinas Pariwisata Minsel. (afi_kominfo)