MINSELKAB.GO.ID
Website Resmi Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan

Berita & Artikel

Tetap terinformasi dengan berita terbaru seputar kebijakan, pembangunan, dan kegiatan kemasyarakatan di Kabupaten Minahasa Selatan.

Menampilkan hasil untuk: Kategori: berita Bersihkan filter
Wongkar Ajak UMKM Minsel Harus Bersaing Dengan Pelaku Usaha di Kabupaten/Kota Lain
Berita
15 Nov 2022
Wongkar Ajak UMKM Minsel Harus Bersaing Dengan Pelaku Usaha di Kabupaten/Kota Lain

minselkab.go.id- Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko melalui Sistem Online Single Submission (OSS) seuai UU Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja adalah wajib digunakan oleh Pelaku Usaha di Minahasa Selatan sesuai dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) yang terdiri 1702 klasifikasi dan sudah diteraspkan dalam OSS berbasis resiko terdiri 1349 klasifikasi sebagaimana PP Nomor 5 Tahun 2021. Demikian dikatakan Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, SH saat membuka sosialisasi implementasi perijinan berusaha berbasis resiko di Hotel Sutan Raja Amurang Senin, (14 /11) yang disponsori oleh Dinas Penanaman Modal Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Menurut Wongkar, pemerintah memang wajib dan selalu hadir dengan masyarakat dalam hal mengurus dan mengatur kehidupan daripada masyarakat itu sendiri. Dari 32.000 UMKM yang ada di minsel sesuai laporan dari Dinas Koperasi Minsel, hanya 150 pelaku usaha yang diundang untuk mengikuti Sosialisasi Implementasi ini di Tahun 2022. Hal ini berarti Bapak dan Ibu-lah yang terpilih dan yang terbaik dan kemudaian bakal menjadi teladan serta contoh bagi pelaku pelaku usaha lainnya. “Nah, bimbingan teknis yang akan dilaksanakan Selasa (15/11) saya berharap agar supaya usaha-usaha ibu-bapak jangan hanya begitu-begitu atau biasa-biasa saja. Seharusnya ada peningkatannya, paling tidak di Era Digital seperti sekarang ini kita jangan kalah bersaing dengan masyarakat yang tinggal di kota/kabupaten yang lain yang juga adalah pelaku usaha, agar supaya masyaralat bisa sejahtera, masyarakat bisa bahagia, masyarakat bisa menikmati pembangunan yang ada di kabupaten Minahasa Selatan,” tegas FDW sapaan populis Bupati Minsel. Dia juga menambahkan, kegiatan Sosialisasi dan Implementasi perijinan berusaha berbasis resiko ini dilakukan agar supaya peraturan perundangan-undangan yang diterapkan oleh pemerintah RI dipahami, diketahui dan dilaksanakan oleh warga Negara Indonesia termasuk yang ada di kabupaten Minahasa Selatan. Sedangkan, aturan-aturan secara teknis termasuk Lingkungan Hidup sangat penting sekali bagi kehidupan masyarakat. Apalagi,  kalau sudah tercemar atau merusak lingkungan. Misalnya,  ada bahan bahan kimia yang dibuang sembarangan maka kehidupan yang ada di sekitarnya itu akan terganggu dari sisi kesehatan. Nah, jika terjadi seperti ini, Dinas Kesehatan akan menanggung resiko resiko. Olehnya lanjut FDW, dirinya sangat berharap setelah sosialisasi aturan-aturan yang berkaitan dengan Lingkungan Hidup dan Kesehatan akan dilaksanakan agar para pelaku usaha dalam pengembangan usahanya, harap FDW. Hadir dalam kegiatan tersebut Kadis DPMPTSP Minsel Ronald Paat, SPt. MSi, Kadis Lingkungan Hidup Minsel Roy Sumangkut, ST, Sekretaris Dinas DPMPTSP Jhonly Sumampow, SE bersama para kabid dan staf. (alvi_kominfo)

FDW: Harumkan Nama Minsel di Porprov Sulut, Kita Kase Hadiah pa Ngoni
Berita
15 Nov 2022
FDW: Harumkan Nama Minsel di Porprov Sulut, Kita Kase Hadiah pa Ngoni

minselkab.go.id- Sepenggal untain kata singkat dari Ketua Umum KONI Kabupaten Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH, saat melepas kontingen Minsel untuk bertarung pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Sulawesi Utara ke-XI di Bolaang Mongondow dan Kota Kotamobagu. Berhasil membentuk sikap calon juara, calon peraih medali dari 283 atlit, 46 pelatih dan 25 manajer yang terdiri dari 22 Cabang Olahraga yang akan dikuti oleh kontengen Minsel. Buktinya, FDW sapaan akrab ketua KONI Minsel itu, dengan tegas mengajak para atlit agar mengharumkan nama baik Minahasa Selatan dalam  di PORPROV Sulut ke-XI. “Kita semua memiliki satu tekat, satu tujuan yaitu kita siap untuk menyukseskan perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV)Sulawesi Utara ke-XI di Bolaang Mongondow dan Kota Kotamobagu. Kita siap untuk bertanding dan kita siap untuk menang,  Setuju…, Setuju…, Setuju, ,” ucap FDW membakar semangat para atlit  yang langsung disambut applause oleh peserta kontingen Minsel. Bahkan bukan hanya itu, FDW yang juga sebagai Bupati Minsel dengan tegas merngatakan bahwa kita pergi kesana mendapatkan juara, kita dan kembali membawa medali. Setuju,… Setuju,… Setuju…. ucap FDW membakar kembali semangat para atlit  yang langsung disambut applause oleh peserta. Suami tercinta anggota DPRD Minsel Elsye W Sumual ini menegaskan bahwa bagi atlit yang berhasil memperoleh medali, pasti akan mendapatkan hadiah. Dan hadiah ini bukan hadiah yang hanya sekedar janji tetapi hadiah ini akan diberikan kepada atlit yang memboyong medali. Harumkanla nama baik Minahasa Selatan “Bagi peserta yang mendapatkan medali pasti akan diberikan bonus. Dan bonus ini bukan oca-oca tetapi bonus ini adalah bonus sungguhan bagi para atlit yang mendapat mendali.  Oleh karena itu, selamat bertanding jaga nama baik Minahasa Selatan,” tegasnya lagi langsung disambut applause meriah.   Rombongan kemudian konvoi bersama dengan rombongan Bupati Minsel menuju kantor Bupati Bolaang Mongondow di Lolak untuk mengikuti kegiatan pembukaan. PORPROV Sulut keXI dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulut dan dihadiri oleh Wakil Ketua KONI Pusat Mayjen (Purn) Suwarno. Dalam sambutan ketua Koni Sulut Steven Kandouw mengatakan, ajang PORPROV kali ini untuk mempertajam para atlit Sulut untuk menyukseskan kegiatan PON di Sumatera dan Aceh 2024 nanti. Oleh karena itu, Koni Sulut akan tampil lebih baik di tahun 2024 nanti setelah pengalaman saat mengikuti PON di Papua pada beberapa bulan lalu. Sementara Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE mengatakan bahwa pesta olahraga dua tahunan ini adalah pesta olahraga terbesar dalam sepanjang sejarah pelaksanaan PORPROV Sulut. Karena disamping diikuti oleh 3.933 atlit Sulut. "Pemprov Sulut akan terus berupaya melahirkan para atlit-atlit yang berprestasi di kanca Nasional maupun Internasional,"tegas OD. Tak putus-putusnya, FDW membakar semangat para atlit Minsel. Dari panggung kehormatan, FDW didamping wakil Bupati Minsel Pdt. Petra Yani Rembang, MTh yang duduk tepat dibelakang Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE dan wakil Gubernur Steven Kandouw langsung berdiri dan melambaikan tangan para rombongan atlit saat memasuki arena upacara pembukaan. “Semangat…Semangat dan selamat bertanding, jaga sportifitas terlebih harumkan nama Minsel di PORPROV ke-XI ini,” tegas FDW. (alvi_ulaan)

Gandeng Polres Minsel, PWI Sukses Gelar Workshop Jurnalis
Berita
12 Nov 2022
Gandeng Polres Minsel, PWI Sukses Gelar Workshop Jurnalis

minselkab.go.id- Upaya para jurnalis untuk berbenah serta memantapkan cara penyajian informasi kepada masyarakat, terus dilakukan. Pembenahan kali ini dilakukan oleh wadah perhimpunan para jurnalis Minsel melalui Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bekerjasama dengan Polres Minsel untuk menggelar Workshop Pelatihan dengan tema "Profesionalisme Jurnalis di Era Digital 4.0".  Kegiatan  Workshop Pelatihan Jurnalis yang berlangsung di Gedung/aula Mapolres Minsel ini Jurnalis Jumat (11/11) ini, dibuka secara resmi oleh orang nomor satu dijajaran Polres Minsel yaitu Kapolres AKBP C. Bambang Harleyanto, SIK. Dalam sambutannya, Bambang Harleyanto menekankan bahwa para jurnalis baik Media Online, Media Cetak, Media Visual memiliki berperan strategis untuk menyajikan informasi kepada masyarakat. “Saya berharap melalui kegiatan workshop ini, kemitraan antara Polri dalam hal ini Polres Minsel dengan para jurnalis atau wartawan tetap terjalin erat kedepan. Karena bagi saya, hubungan erat antara personel Polri dengan media massa adalah kunci stabilitas keamanan masyarakat,” ucap Kapolres saat memberikan sambutan. Usai kegiatan Workshop Pelatihan Jurnalis dibuka secara resmi, puluhan jurnalis di Minsel langsung terlibat dalam panel diskusi dengan para menghadirkan panelis masing-masing dari jejaran Polres Minsel, Kejaksaan Negeri Amurang, PWI Provinsi Sulut dan Pemerintah kabupaten Minahasa Selatan yaitu Kasat Reskrim Polres Minsel Iptu Lesly Deiby Lihawa, SH, MKn,  Kasi Intel Kejari Minsel Aldy Herman, SH, Ketua PWI Sulut Voke Lontaan dan  Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika kabupaten Minahasa Selatan Alvi J. Ulaan ST. Diskusi panel sangat alot karna setiap personil wartawan meminta kejelasan tentang tugas kerja peliputan di lapangan yang berhubungan erat dengan pihak Polres Minsel, Kejaksaan Negeri Amurang serta Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan. Bahkan mereka sering mengambil beberapa contoh kasus wartawan di Tomohon hingga aturan atau regulasi kerjasama antara perusahaan media dengan Pemkab Minsel dalam hal ini Dinas Komunikasi dan Informatika. Sementara itu, pihak PWI Sulut selalu mengingatkan bahwa kode etik jurnalis harus menjadi dasar dalam tugas peliputan bagi setiap wartawan. Sementara itu, Ketua PWI Minahasa Selatan Mauren Winerungan didampingi para pengurus lainnya, mengaku sangat berterima kasih kepada Kapolres Minsel AKBP C. Bambang Harleyanto, SIK yang sudah mensponsori serta memfasilitasi kegiatan workshop ini. “Saya berharap Kerjasama ini tetap berjalan terus agar para jurnalis di Minsel lebih professional dengan cara memperkuat kemitraan baik dengan pihak Polres, Kejari bahkan Pemda Minahasa Selatan serta seluruh stakeholder yang ada di Minsel,” tutur Winerungan sambil juga menyampaikan terimakasih untuk para panelis atau narasumber yang sudah memberi materi dalam pelatihan ini. (alvi_kominfo)

Dirjen Bina Keuda Kemendagri Bekali ASN Minsel
Berita
12 Nov 2022
Dirjen Bina Keuda Kemendagri Bekali ASN Minsel

minselkab.go.id- Ungkapan hati dari mantan Pj. Gubernur Sulut DR. Drs Agus Fatoni, MSi yang kini menjabat sebagai Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri bahwa Minahasa Selatan selalu selalu ada dihatinya. “Minsel memang selalu dihatiku. Walaupun jauh tapi terasa dekat, perjalanan yang panjang Namun terasa singkat, jauh dimata namun selalu dekat di hati,” ucap Fatoni saat membuka secara resmi pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Keuangan  dan Implementasi Permendagri Nomor 84 Tahun 2022 tentang Pedoman Penyusunan APBD 2023, Jumat (11/11) di Hotel Sutan Raja Amurang Minsel. Bagi Fatoni, dirinya sudah beberapa kali datang ke Minsel.  Tapi tidak bosan-bosan. “Saya selalu kangen akan Minahasa Selatan. Saya sangat bangga dengan kabupaten Minahasa Selatan yang terus melakukan peningkatan kapasitas. Dan ini penting sekali,  karana pemahaman terhadap penyelenggaran pemerintahan, pemahaman terhadap peraturan perundang-undangan, pemahaman terhadap subtansi dari tugas kita, akan menjadi acuan yang dasar agar tugas kita bisa sukses,” tegas Fatoni. Oleh karena itu lanjut Agus, peningkatan kapasitas seperti ini sangat bagus bagi pada ASN, agar ASN paham terhadap aturan dan ASN paham dalam konsep. Di dalam pengelolaan keuangan, setiap daerah memiliki kewenangan yang cukup luas didalam Pengelolaan Keuangan. Hal ini diatur dalam  Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 Pasal 6 Ayat 2 Huruf C. Dimana dalam point tersebut  menjelaskan bahwa Presiden memegang Kekuasaan Keuangan Negara dan di Pronvinsi dan Kabupaten/Kota, Gubernur, Bupati/Walikota mememang kekuasaan Keuangan Daerah. Jadi pak Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, SH memiliki kewenangan secara penuh karena diserahkan oleh Presiden sesuai dengan amanat UU. Artinya, Gubernur,Bupati, Walikota selaku Kepala Pemerintahan di daerah, berwewenang mengelola Keuangan Daerah dan mewakili pemerintah daerah dalam kepemilikan kekayaan daerah yang dipisahkan, tegas Fatoni. Kewenangan pemerintahan daerah tambah Fatoni, terdiri dari Bupati maupun DPRD. Maka didalam Pengelolaan Keuangan Daerah, sering aturan itu disebut Perda atau Perkada. Nah, didalam Pengelolaan Keuangan Daerah secara umum, pengeluaran itu bisa dilakukan apabila dianggarkan. Itulah rumusnya. Jadi, dana boleh dikeluarkan kalau ada anggaran. Maka penting sekali agar kita mengawal perencanaan,  penganggarannya hingga sampai pada pelaksanaannya. Nah disinilah pentingnya Pengelolaan Keuangan. Dan ilmu keuangan ini bukan hanya di dinas atau badan seperti BPKAD saja, tetapi ilmu keuangan ini harus dimiliki oleh semua pegawai atau ASN. Roda pemerintahan ini, harus direncana dengan baik, kemudian harus dilaksanakan  juga sesuai dengan aturan. Namun dalam keadaan tertentu, yang disebut dengan keadaan darurat, pemerintah memiliki kewenangan terhadap anggarannya. “Tadi benar apa yang disampaikan oleh pak Bupati Minsel, baru ada kebakaran. Bagiamana kalau tidak ada anggaran, apakah boleh kita tangani kebakaran itu?. Jawabannya boleh. Dalam UU Nomor 17 tahun 2003, disitu diatur bahwa dalam keadaan darurat, pemerintah daerah dapat melakukan pengeluaran  yang belum tersedia anggarannya. Tapi kata kuncinya adalah dalam keadaan darurat. Lantas bagimana caranya?. Itulah yang diusulkan dalam perubahan APBD. Atau disampaikan dalam Laporan Realisasi Anggaran (LRA). Jadi kalau siklusnya di APBD Perubahan, maka bisa juga dilakukan dengan cara perubahan Perda tentang APBD atau dilakukan dengan perubahan Peraturan Kepala Daerah tentang Penjabaran APBD. Ini boleh kita ubah jika dalam keadaan darurat dan sifatnya mendesak.  Jadi daerah boleh mengeluarkan anggaran atau boleh melakukan pengeluaran anggaran  yang tidak dianggarkan sebelumnya. Hal ini diperkuat dengan UU Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pemerintahan Derah Pasal 65 disitu diatur sesuatu atau kondisi/keadaan yang mendesak,” tegas Agus dalam penyampain materinya. Bupati Minsel Frangky Donny Wongkar, SH sangat berharap agar para ASN yang tersebar di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bisa memiliki pengetahuan yang lebih luas terhadap perencanaan, penggangaran, pelaksanaan hingga pada pelaporannya. “Saya sangat berharap agar ASN yang ada di Minsel, sember dayanya terjadi peningkatan ketika mengikuti kegiatan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Bimbingan Pengelolaan Keuangan  dan Implementasi Permendagri Nomor 84 Tahun 2022 tentang Pedoman Penyusunan APBD 2023,” ucap FDW saat memberi sambutan singkat dalam kegiatan tersebut. Hadir dalam kegiatan tersebut yaitu Wakil Bupati Minsel Pdt Petra Yani Rembang, MTh, Sekdakab Minsel Glady Kawatu serta seluruh kepala OPD yang ada di Minahasa Selatan. (alvi_kominfo)

Bupati Berharap KPRS GMIM Bisa Membuat Program Untuk Mengatasi Masalah Remaja
Berita
11 Nov 2022
Bupati Berharap KPRS GMIM Bisa Membuat Program Untuk Mengatasi Masalah Remaja

minselkab.go.id- PembukaanRapat Konsultasi Remaja Sinode GMIM tahun 2022 yang dipusat di wilayah Minahasa Selatan, khusus wilayah GMIM Tatapaan jemaat GMIM Sion Paslaten Satu Jumat (11/11) diam-diam, ternyata Bupati Minsel telah menaruh harapan besar bagi para para pembina Remaja untuk bersama-sama mengatasi masalah Remaja yang terjadi di Minahasa Selatan saat ini. Hal ini, terungkap dari bibir orang nomor satu di Minsel yaitu Bupati Franky Donny Wongkar, SH saat memberikan sambutan pada acara pembukaan kegiatan itu. FDW sapaan akrab Bupati Minsel dalam sambutannya mengatakan,  pihak Pemkab Minsel sangat berharap agar ajang Rapat Konsultasi Remaja Sinode GMIM Tahun 2022 di Minsel ini, bisa merumuskan program-program pelayanan dan program atau kegiatan yang menyentuh kehidupan masyarakat, sosial, ekonomi serta kamtibmas di Minahasa Selatan. “Saya berharap agar para kak Pembina atau Komisi Pelayanan Remaja Sinode (KPRS) GMIM yang hadir saat ini, dapat merumuskan program-program bukan hanya program pelayanan tetapi program kegiatan lain yang menyentuh pada kepentingan-kepentingan masyarakat, ekonomi, sosial  dan lainnya,” terang FDW. Hal ini lanjut Wongkar,  menyusul berbagai kasus yang terjadi di kabupaten Minsel saat ini. “Saya perlu sampaikan dalam ibadah ini tentang kondisi Minsel.  Dari hasil rapat Forkompimda, terungkap bahwa di Minsel memiliki masalah yang paling dominan yaitu perkawinan dini. Ini terjadi peningkatan dari tahun ke tahun. Jujur saya kaget mendengar masalah ini. Masalah perkawinan dini, mohon maaf biasanya perempuan sudah hamil. Nah, ini berdampak langsung pada perempuan jika perkawinan itu di tolak. Misalnya perempuan itu mengalami keguguran karena stress, ucap FDW. Bupati Minsel bersama peserta Rapat Konsultasi Remaja Sinode GMIM di Tatapaan Olehnya kata Bupati bahwa pihaknya telah menerima saran dari pak Hakim, bahwa jika masalah seperti ini terulang lagi maka silakan perempuan mengajukan permohonan kembali agar supaya perkawinan itu dikabulkan. FDW juga menyentil dampak dari masalah ini. “Saya yakin pasti ketua Komisi Remaja Sinode GMIM Kak Pnt. dr. Michaela Paruntu, MARS yang lebih tahu. Masalah ini pasti berdampak pada bayi yang akan dilahirkan. Bisa saja, bayi yang lahir  itu stunting. Nah jika masalah ini terjadi maka pemerintah harus ekstra keras untuk mengatasi stunting ini,” urai Wongkar yang akrab dikenal sebagai sekretaris DPD PDI-P Provinsi Sulut. Bupati Minsel bersama peserta Rapat Konsultasi Remaja Sinode GMIM di Tatapaan Begitu juga dengan masalah yang lain tambah FDW. Seperti masalah  percabulan. “Sekali lagi, saya kaget kalau kasus ini sangat tinggi di Minsel dan sudah masuk di pengadilan. Media sosial dan media cetak ramai memberitakan ini. Sudah tentu ibu/bapa sudah membacanya. Kasus hirup eha-bond, miras, perkelahian antar pelajar atau remaja. Mudah-mudahan masalah-masalah  lain tidak terjadi di Minsel. Oleh karena itu, saya sangat berharap agar rapat konsultasi ini, dapat melahirkan program yang bisa menjawab semua permasalahan diatas,” harapnya sambil mengaku sangat berterima kasih kepada KPR Sinode GMIM yang mempercayakan Minsel sebagai tuan rumah kegiatan Konsultasi ini. (alvi_kominfo)

Dilanda Bencana Secara Berturut-Turut, Wongkar Ajak Warga Harus Semangat dan Terus Berdoa
Berita
11 Nov 2022
Dilanda Bencana Secara Berturut-Turut, Wongkar Ajak Warga Harus Semangat dan Terus Berdoa

Foto Dok...Kunjungan Kapolda Sulut di Pasar Amurang '54 didampingi Bupati Minsel minselkab.go.id- Bencana alam yang melanda Minahasa Selatan secara berturut-turut,  khusus wilayah Ibukota Minsel Amurang, mulai dari bencana amblasnya atau abrasi pantai Amurang yang menelan kerugian sejumlah fasilitas umum dan rumah warga Kelurahan Uwuran Satu, Kelurahan Bitung kecamatan Amurang yang diikuti juga dengan peristiwa kebakaran Pasar 1954 Amurang, menjadi bahan refleksi bagi kita warga Minahasa Selatan secara umum. Hal ini disampiakan Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, SH disela-sela acara peletakan batu pertama bangunan rumah RSS korban bencana kebakaran pasar 54 Amurang.   Foto Dok...Kunjungan Kapolda Sulut di Pasar Amurang '54 didampingi Bupati Minsel FDW sapaan populis Bupati Minsel mengatakan bahwa bencana yang melanda di Minahasa Selatan berturut-turut ini, adalah bencana yang memang bencana yang murni tidak dibuat-buat oleh karna ulah pemerintah atau masyarakat. Semua peristiwa yang terjadi di Amurang, diluar kuasa manusia. Siapa saja tidak mau terjadi bencana.  “Bencana ini tidak dibuat-buat. Kita semua ‘ndak mengharapkan ada bencana seperti ini. Dan jika sudah ada bencana, kita semua harus hadapi dengan sukacita dan yang terpenting kita harus bersemangat mengatasi masalah yang terdampak akibat bencana ini. Terutama memberikan bantuan kepada masyarakat yang menjadi korban atau terdampak akibat bencana ini,” tegas ayah tercinta dari Inri, Rael dan Eldo Wongkar ini. Bahkan FDW juga meminta agar warga dan masyarakat Minsel untuk tetap berdoa bersama, agar daerah yang kita cintai ini boleh terlepas dan terbebas dari setiap bencana. “Kami juga pemerintah tetap ada dalam gumul dan doa untuk kelangsungan hidup daerah yang kita cintai didalamnya warga dan masyarakat Minsel. Tanpa pertolongan Tuhan Yang Kuasa, kita semua tidak bisa keluar dari pergumulan hidup. Oleh sebab itu, saya selalu mengajak kita bersatu dan melipat tangan kita untuk berdoa bagi daerah dan masyarakat yang tersebar di 17 kecamatan dan 177 Desa dan Kelurahan,” pinta mantan Wakil Bupati Periode 2016-2021. (alvi_kominfo)

Forkompimda Gelar Aksi ‘Peduli & Prihatin’, FDW Letakan Batu pada Bangunan RSS Korban Bencana Kebakaran
Berita
11 Nov 2022
Forkompimda Gelar Aksi ‘Peduli & Prihatin’, FDW Letakan Batu pada Bangunan RSS Korban Bencana Kebakaran

Suasana Pelatakan-Batu-Pertama-pembangunan-RSS-oleh-Bupati-Minsel.jpeg minselkab.go.id- Perhatian serius dari Bupati, Wakil Bupati, Kapolres, Kajari, Pengadilan Negeri Amurang, Dandim 1302 Minahasa, Pimpinan DPRD yang ada di kabupaten Minahasa Selatan terhadap para korban bencana kebaran Pasar 1954 Amurang pada beberapa bulan kemarin. Akhirnya diwujud nyatakan dalam aksi ‘Kepedulian dan Keprihatinan’ Forkompimda Minsel untuk meringankan beban para korban bencana kebaran Pasar 54 Amurang. “Kepedulian dan Keprihatinan” Forkompimda ini, dibuktikan acara Peletakan Batu Pertama bantuan bangunan rumah sangat sederhana (RSS) dari Forkkompimda bagi 32 Kepala Keluarga yang rumahnya terbakar, Jumat (11/11). Susana Pelatakan-Batu-Pertama-pembangunan-RSS di Minsel.jpeg Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, SH didampingi wakil Bupati Pdt, Petra Yani Rembang, MTh bersama dengan para Forkompimda Minsel lainnya mengatakan, bahwa bantuan pembangunan rumah bagi 32 Kepala Keluarga yang mengalami musibah kebakaran Pasar 54 Amurang, adalah bantuan murni serta inisiatif dari Forkompimda Minsel. Dan tipe bantuan bangunan rumah ini adalah tipe Rumah Sangat Sederhana (RSS). “Kami dari Forkompimda Minsel yaitu Saya Bupati, pak Wabup, pak Kapolres, Pak Kajari, Ketua Pengadilan, Dandim 1302 Minahasa, Pimpinan DPRD bahkan beberapa kepala SKPD, berinisiatif untuk memberikan bantuan bangunan rumah tipe RSS kepada 32 korban bencana kebakaran pasar 54 Amurang,” ungkap Wongkar disela-sela kegiatan itu. Pelatakan-Batu-Pertama-pembangunan-RSS-oleh- wakil Bupati-Minsel.jpeg FDW sapaan akrab Bupati Minsel berharap agar bangunan rumah sangat sederhana ini sekiranya dapat membantu para  korban bencana untuk mereka beraktifitas dan mereka tempati sebagai tempat tinggal, terutama mereka bisa menjaga, merawat bangunan rumah ini dari Forkompimda serta kepala OPD Pemkab Minsel seperti sekretaris daerah dan kepala dinas badan di Minsel untuk bangunan 32 RSS ini. “Kalau juga ada donator yang lain yang ingin  menyumbang atau berpatisipasi dalam program kepedulian dan keprihatinan Forkompimda ini, kami tetap terbuka. Inikan masalah kemanusian, jadi pemkab dan Forkompimda tetap terbuka menanti,” tutur suami tercinta Anggota DPRD Minsel Elsye W. Sumual lembut. (alvi_kominfo) Pelatakan-Batu-Pertama-pembangunan-RSS-oleh-Rohaniawan .jpeg

Momen Hari Pahlawan, FDW Minta Nasehat dari Pejuang LVRI
Berita
10 Nov 2022
Momen Hari Pahlawan, FDW Minta Nasehat dari Pejuang LVRI

KALIMAT yang pernah diucapkan Presiden Indonesia Pertama, Ir Soekarno bahwa “Bangsa yang besar adalah Bangsa yang mengenal sejarah”. Kutipan tersebut bagi sosok Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, SH memberi makna dan arti yang luas dalam kehidupan kita sebagai penerus perjuangan bangsa. Bagi FDW sapaan akrab Bupati Minsel, bahwa sejarah merupakan hal yang sangat penting untuk membangun sebuah bangsa menjadi Negara yang besar," tutur Wongkar usai Upacara di Taman Makam Pahlawan Amurang Kamis, (10/11). Tak heran, ketika FDW melihat para pejuang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) yang sedang duduk di bawah papan Nama Pejuang Taman Makam Pahlawan Amurang, dirinya langsung menghampiri serta memohon nasehat dari para pejuang. “Hallo Oma. Hallo Opa. Nama siapa dang?. Apa rahasianya sehingga Oma dan Opa masih umur panjang, sehat kuat, bersemangat serta masih bisa menghadiri Upacara Hari Pahlawan di Tahun 2022,” tanya FDW membuka percakapan dengan para pejuang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI). Oma Sandra Laoh-pun langsung respon, bahwa rahasia umur panjang   pertama adalah dekat dengan Yang Maha Besar Tuhan. Kedua, sering-sering makan sayur pahit. “Pak bupati ingin umur Panjang? Kong itu buku-buku (lutut) masih kuat, maka Pak Bupati musti dekat dengan Tuhan kong rajin makan sayor pahit,” jawab Oma Sandra yang usianya sudah mendekat 100 tahun. FDW yang didampingi wakil Bupati Pdt Petra Yani Rembang, MTh, terlihat kaget mendengar jawaban Oma Sandra terkait makan sayur pahit. “Apa ?....Jadi kita dengan pak Wakil Bupati musti sering makan sayur pahit dang?,” tanya FDW mencari kepastian. Oma Sandra-pun langsung mempertegas bahwa salah satu rahasia umur Panjang adalah mengkonsumsi sayur pahit. “Iyo pak Bupati. Musti sering makan sayur pahit,” jawab Oma Sandra serius. FDW terlihat kaget dengan rahasia dari para pejuang LVRI di Minsel ini. “Ternyata makan sayur pahit reen depe rahasia umur Panjang,” cetus FDW sambari menyampaikan terima kasih atas nasehat para pejuang yang tergabung dalam LVRI. (alvi_kominfo)

Jadi Irup di Hari Pahlawan, FDW Ajak Satukan Tekad Sekali Merdeka Tetap Merdeka
Berita
10 Nov 2022
Jadi Irup di Hari Pahlawan, FDW Ajak Satukan Tekad Sekali Merdeka Tetap Merdeka

Suasana pengibaran bendera di peringatan Hari Pahlawan Tahun 2022 di RTP Amurang minselkab.go.id- Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2022 di kabupaten Minahasa Selatan, yang dipusat di Ruang Terbuka Publik (RTP) Amurang, dihadiri oleh seluruh ASN yang ada di Minahasa Selatan bersama dengan personil Polri dan TNI.   Tampil sebagai Inspektur Upacara (Irup) adalah Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH sedangkan komandan upacara dipercayakan dari unsur TNI. FDW sapaan akrab Bupati Minsel salam sambutannya mengatakan, peringatan Hari Pahlawan yang dilaksanakan setiap tahun adalah renungan untuk menemukan kembali jejak para Pahlawan dalam hidup kita sebagai Bangsa dan Negara Merdeka. Bupati Minsel Franky D Wongkar, SH menjadi Irup pada Peringatan Hari Pahlawan tahun 2022 “Kita mempunyai semua modal dasar untuk menjadi Bangsa Pemenang. Untuk itu, marilah kita bergerak dan maju bersama dengan tekad untuk menang. Sekali Merdeka, Tetap Merdeka. Kita harus hidupkan kembali dalam benak kita, semangat perjuangan para Pahlawan Bangsa yang dengan bekal bambu runcing mereka tetap bergandeng tangan dengan para Tokoh Masyarakat dan Pemuka Agama laskar-laskar pemuda dan pejuang dari seantero Nusantara, semuanya melebur menjadi satu dalam semangat Merdeka atau Mati,” tegas FDW mengutip sambutan tertulis Menteri Sosial RI Tri Rismaharini. Peserta Upacara Peringatan Hari Pahlawan di RTP Amurang Bahkan bukan hanya itu, suami tercinta Anggota DPRD Minsel Elsye Sumual ini mengatakan bahwa  para Pejuang sepenuhnya percaya bahwa masa depan kita, anak dan cucu kita layak untuk diperjuangkan. “Mereka telah berkorban sampai tetes darah penghabisan untuk Kemerdekaan yang sesungguhnya. Hari ini pun kita berada dalam perjuangan besar menaklukkan Ancaman dan Tantangan yang nyata- nyata di hadapan kita, pemanasan global yang memicu beragam bencana alam, serta kelangkaan pangan, energi dan air bersih, pandemi Covid–19 serta kelangkaan Sumber Daya, harus senantiasa diperjuangkan secara bersama dengan kesungguhan,” kutip ayah tercinta dari Inri, Eldo dan Rael Wongkar. Bupati Minsel Franky D Wongkar, SH menjadi Irup di Siara Taman Makam Pahlawan Kamis 10/11 2022 Dia juga mengatakan bahwa teladan dari para Pahlawan Bangsa, kiranya menjadi penyemangat kita di Peringatan Hari Pahlawan tahun ini melalui semangat “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”, untuk terus memberikan energi tambahan terutama menggugah kesadaran segenap elemen bangsa untuk terus bersatu tanpa memandang sekat. Janganlah kita mau, untuk dipecah belah,. Ingatlah slogan Bhinneka Tunggal Ika. “Ayo kita berantas kebodohan, perangi kemiskinan dan upaya pecah–belah Bangsa untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur. Kita lawan paham radikal, kita tumbuh kembangkan semangat gotong royong untuk menyongsong masa depan yang cerah,” ajak mantan wakil Bupati Minsel periode 2016-2021 itu. Bupati Minsel Franky D Wongkar, SH menabur bunga di Taman Makam Pahlawan Amurang Usai pelaksanaan upacara di RTP Amurang,  Bupati Minahasa Franky Donny Wongkar, SH menyerahkan secara simbolis 10 ribu kartu BPJS Kesehatan kepada penerima manfaat. Selanjutnya FDW menjadi Irup pada kegiatan upacara di Taman Makam Pahlawan Amurang. Hadir dalam upacara peringatan Hari Pahlawan masing-masing Wakil Bupati Minsel Pdt. Petra Yani Rembang, MTh, Kapolres Minsel, Kajari Amurang, Ketua Pengadilan Negeri Amurang unsur TNI, Polri, LVRI dan tokoh masyarakat bersama tokoh rohaniawan, para pejabat teras serta seluruh ASN yang ada di Minahasa Selatan. (alvi_kominfo)